PILIHAN
Dianggap Ramah dan Peduli, Himpunan Waria Solo Dukung Gibran Maju Pilkada
Solo, (Pantaunews.co.id) - Himpunan Waria Solo (Hiwaso) mendukung penuh jika Gibran Rakabuming Raka, anak sulung Presiden Joko Widodo maju dalam Pilkada Solo.
Di mata para waria Soloraya, Gibran adalah sosok yang care, ramah, dan peduli. Hal itu setidaknya diungkapkan Ketua Hiwaso, Cinthya Marames.
"Sangat luar biasa. Dia (Gibran) sangat care dengan teman-teman waria. Bila dengar sosok Gibran kami sangat setuju kalau dia dicalonkan. Kami bisa paham sosok dia. Karena selama ini Mas Gibran sangat peduli dengan teman-teman," ujarnya dikutip Solopos.
Kepedulian Gibran kepada kaum waria yang dimaksud Cinthya yaitu mau melayani permintaan swafoto dan mengobrol saat bertemu dalam suatu acara. Seperti saat ada kegiatan yang melibatkan waria di Graha Saba Buana Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo.
"Beberapa kali teman-teman bertemu Mas Gibran saat ada acara di Graha Saba Buana di Sumber. Dia tidak sombong, mau bersalaman, mengobrol, dan foto dengan teman-teman. Teman-teman kadang ada job menari atau merias di Graha Saba," tutur dia.
Lebih jauh Cinthya mengaku belum tahu banyak siapa saja figur yang digadang-gadang menjadi cawali-cawawali Solo. Yang pasti menurut dia, Solo butuh figur pemimpin yang merakyat, ramah, dan peduli terhadap kaum waria utamanya dalam hal kesehatan.
Cinthya mengatakan para waria yang tergabung dalam Himpunan Waria Solo membutuhkan layanan kesehatan rutin seperti pemeriksaan HIV/AIDS. Tapi sebagian dari mereka kesulitan mengakses layanan tersebut karena tidak mempunyai kartu identitas yang aktif.
"Sebagian dari teman-teman kan ada yang dari luar Solo. Di daerah asal mereka beridentitas laki-laki, dan berani menjadi diri mereka sendiri sebagai waria saat di Solo. Lah mereka tidak berani mengurus atau memperbarui kartu identitas yang mati," katanya.
Saat ini tercatat ada 180 anggota Hiwaso Solo yang 30 persennya berasal dari Solo. Dari 180-an waria Solo, sekitar 15 persennya tidak punya identitas atau kartu identitasnya mati. Untuk menyikapi hal itu Hiwaso mengeluarkan kartu anggota Hiwaso.
"Teman-teman ingin dipermudah dalam mendapatkan layanan kesehatan. Contohnya untuk pemeriksaan HIV/AIDS sekarang harus punya identitas. Padahal ada beberapa teman waria yang tidak punya identitas atau kartu identitasnya mati," katanya.
Sumber : Liputan6.com



Berita Lainnya
Pakai Embel-embel Dibelakang Namanya, Ternyata Balon Wako Dumai Edi Sepen Bermarga Panggabean
Mendagri: Dana Pilkada 2020 Segera Dituntaskan
Lirik 3 Parpol Besar, Paruntungan Pane Dikabarkan 'Angkat Kaki' dari Partai NasDem
Terkait Pengganti Wakil Walikota Dumai, Yulia Putra Dinilai Layak
Anggota DPRD Bukittinggi Merasa Tersinggung Sikap Wali Kota Erman Safar
Optimis Maju Bersama dengan Eko Suharjo di Pilkada Dumai, Syarifah 'Incar' Parpol Lain
Mukhtar: Ingat, NasDem Sudah Dua Kali Mengantarkan Kepala Daerah Menang di Pilkada
Plt Ketua Demokrat Dumai: Pengajuan Rancangan Perda APBD Murni, Kok Kenapa Harus Diwakilkan?
DPC dan DPAC PKB Pelalawan Siap Sukseskan MUSCAB PKB
Beredar 'Rekom' Golkar 5 Balon Kepala Daerah di Riau, Syarifah Dampingi Eko Suharjo di Pilkada Dumai
Memastikan Kelancaran Logistik Pilkada 2024, Polres Dumai Lakukan Pengecekan
Berharap Masyumi Reborn Dapat Berkompetisi Dengan Baik dan Sehat