PILIHAN
51.2 Persen Saham Freeport Sudah Di kuasai Negara.
RIAU INVESTIGASI-Jakarta jumat 13 juli 2018 Presiden jokowi baru baru ini memberikan penjelasan ke publik bahwa sudah 50 tahun freeport{ PT FI} mengelola tambang di papua, sementra indonesia masih memiliki 9,36 oersen saham di sana.

melalui negosiasi yg beliau lakukan bersama jajaran terkait dengan alot,holding tambang indonesia,inalum sepakat dengan freeport untuk meningkatkan kepemilikan saham kita menjadi 51,2 persen saat ini.
Dalam penjelan itu beliau menegaskan bahwa kepentingan nasional harus tetap di utamakan atau dinomorsatukan. Dengan kebijakn pro rakyat yg beliau lakukan menambah citra beliau di mata masyarakat indonesia saat ini.

melalui negosiasi yg beliau lakukan bersama jajaran terkait dengan alot,holding tambang indonesia,inalum sepakat dengan freeport untuk meningkatkan kepemilikan saham kita menjadi 51,2 persen saat ini.
Dalam penjelan itu beliau menegaskan bahwa kepentingan nasional harus tetap di utamakan atau dinomorsatukan. Dengan kebijakn pro rakyat yg beliau lakukan menambah citra beliau di mata masyarakat indonesia saat ini.


Berita Lainnya
Diduga Black Campign Sajadah VS Karpet Merah di Medsos, Oknum Dinkes Dumai Minta Maaf
Sederet Ungkapan Masyarakat Dumai Perayaan Imlek Tahun 2021 di Tengah Pandemi
Destiansi Wisata Pulau Pinang Ramai Dikunjungi Wisatawan, Tapi Minim Fasilitas Bagi Pengunjung
Sambut Ramadan 1447 H, LDK STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Gelar Peringatan Isra Mikraj Penuh Khidmat
Perkumpulan Perangkap Akan Melaporkan Kelalaian Pihak Dinkes Kota Tangerang Kepada Pihak Berwajib
Habib Rizieq Resmi Ditahan Terkait Kasus Penghasutan Kerumunan
Viral Jenazah Dibawa Pulang Keluarga Pakai Motor, Ada Kisah di Baliknya
Tukang Jok Kaki Lima Dirikan Rumah Cahaya Qurani
Tim RRWP Mabesal Ungkap Aset TNI AL Lanal TBA Terkini dan Terlengkap
Diduga Lompat ke Bengawan Solo, Kakek di Sragen Belum Ditemukan
Ini Tampang 2 Anggota Moge Tersangka Pengeroyok Prajurit TNI di Bukittinggi
Terima Audiensi DPP SKPPHI, KPK Bangun Kolaborasi Dalam Berantas Korupsi