• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Perang Jamal: Saat Aisyah binti Abu Bakar Berhadapan dengan Ali bin Abi Thalib, Umat Islam Terbelah

PantauNews

Rabu, 08 April 2026 13:43:18 WIB
Cetak
Ilustrasi Perang Jamal

PANTAUNEWS, DUNIA ISLAM – Sejarah mencatat sebuah peristiwa paling mengguncang umat islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW . Bukan melawan musuh dari luar, melainkan konflik yang pecah dari dalam tubuh umat Islam sendiri. Peristiwa itu dikenal sebagai Perang Jamal. 

Perang yang terjadi pada tahun 656 M di Basra ini mempertemukan dua tokoh besar: Aisyah binti Abu Bakar, istri Nabi, melawan Ali bin Abi Thalib, khalifah keempat sekaligus sepupu Nabi. 

Akar konflik bermula dari terbunuhnya Utsman bin Affan. Kematian khalifah ketiga ini memicu gelombang kemarahan dan tuntutan keadilan dari berbagai pihak. Aisyah bersama dua sahabat besar, Talhah dan Zubair, mendesak agar para pelaku segera dihukum. 

Namun Ali memilih jalan berbeda. Ia menilai situasi politik saat itu terlalu kacau untuk langsung menegakkan hukuman. Stabilitas negara, menurutnya, harus didahulukan. 

Perbedaan sikap ini berubah menjadi bara konflik. 

Aisyah menggalang kekuatan dan bergerak menuju Basra. Di sana, pasukannya berhasil menguasai wilayah strategis. Sementara itu, Ali datang dari Madinah dengan pasukan yang lebih besar, membawa harapan penyelesaian damai. 

Sumber sejarah menyebut, kedua kubu sempat berunding selama beberapa hari. Kesepakatan hampir tercapai. 

Namun, malam yang seharusnya menjadi awal perdamaian justru berubah menjadi pemicu perang. Sejumlah pihak yang diduga sebagai provokator memanfaatkan situasi dan memicu bentrokan. 

Pagi harinya, pertempuran tak terhindarkan. 

Perang berlangsung sengit. Ribuan nyawa melayang dalam konflik yang seharusnya bisa dihindari. Di tengah medan tempur, Aisyah memimpin pasukan dari atas seekor unta—yang kemudian menjadi simbol dan asal nama Perang Jamal. 

Satu per satu tokoh penting gugur. Talhah tewas. Zubair mundur dari perang, namun kemudian terbunuh dalam perjalanan. 

Titik balik terjadi saat pasukan Ali berhasil menjatuhkan unta yang ditunggangi Aisyah. Seketika, perlawanan melemah. Perang pun berakhir. 

Ali keluar sebagai pemenang. Namun yang menarik, tidak ada balas dendam. 

Aisyah diperlakukan dengan penuh hormat. Ia dipulangkan ke Madinah dengan pengawalan khusus. Tidak ada penghinaan, tidak ada hukuman. 

Sikap ini menjadi salah satu momen penting dalam sejarah Islam: kemenangan tanpa dendam. 

Meski demikian, luka yang ditinggalkan Perang Jamal tidak pernah benar-benar sembuh. Peristiwa ini menjadi awal dari konflik panjang yang kemudian berkembang menjadi perpecahan politik dan ideologis di dunia Islam. 

Perang Jamal bukan sekadar pertempuran. Ia adalah cermin betapa rapuhnya persatuan ketika kepentingan, emosi, dan kekuasaan saling bertabrakan. 

Dan hingga hari ini, gaungnya masih terasa dalam diskursus sejarah dan politik umat Islam.


Sumber : Redaksi /  Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Ketua SPN Kota Dumai Serahkan SK Kepada PUK PT STA, Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Buruh

Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Syaiful Milah: PPDB Sistem Zonasi Kurang Berkeadilan

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pelaksanaan PPKM Skala Mikro di Sleman

Sinergitas Dinas PUPR Dalam Melancarkan TMMD Ke 107

Apical Rayakan Hari Susu Sedunia dengan Memberdayakan Peternak dan Komunitas Sekitar

Oral Seks : Meningkatkan Resiko Berbagai Penyakit

Bukan Salah Ketik, Ini Penjelasan Terbaru Pemprov DKI soal Lem Aibon Rp 82 M

Media PantauNews Berbagi Di Suasana Ramadhan

Drg Luciana dan Seno Benteng Launching Lagu

Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah Lakukan Kunjungan Kerja Ke Makodim 0320/Dumai

Pemerhati Minta Walikota Tuntaskan Polemik Pasar Kelakap Tujuh, Mufaidnuddin: Jangan Ada yang Cuci Tangan

ESDM : Potensi 5 Kawasan Timur Dengan Ladang Minyak Yang Besar

Terkini +INDEKS

Perang Jamal: Saat Aisyah binti Abu Bakar Berhadapan dengan Ali bin Abi Thalib, Umat Islam Terbelah

08 April 2026
Kemendikdasmen Gandeng 113 LPTK, 17.930 Guru Difasilitasi Kuliah S-1/D-IV pada 2026
08 April 2026
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
07 April 2026
Polsek Dumai Timur Berikan Reward Bibit Pohon kepada Pendemo Baffer Zone Aliansi AMPIZONE
06 April 2026
Ratusan Peserta Jalani TPA Berbasis CBT, SMAN Plus Riau Saring Bibit Unggul
06 April 2026
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
06 April 2026
Setelah Jemput ke Kementrian, Wabup Rohil Jhony Charles Sidak Dinas Kesehatan, Minta Alat Penanganan Karhutla Segera Didistribusikan,
03 April 2026
Pererat Kemitraan dan Sinergitas, Kajari Rohil Gelar Ngopi Bareng Dengan Insan Pers
01 April 2026
Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil, PH: Hanya Pindah Tanggung Jawab, Bukan Penegakan Hukum
01 April 2026
DPRD Rohil Rekomendasikan Bubarkan Karyawan SPBU Batu Empat atau Restar Dari NOL
01 April 2026

Terpopuler +INDEKS

FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses

Dibaca : 761 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 520 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 817 Kali
Diduga Abai Keselamatan, Jalur Licin Ramayana Dumai Kembali Makan Korban
Dibaca : 239 Kali
Apical Wujudkan Kebersamaan Lewat Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Duma
Dibaca : 486 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved