• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Perang Jamal: Saat Aisyah binti Abu Bakar Berhadapan dengan Ali bin Abi Thalib, Umat Islam Terbelah

PantauNews

Rabu, 08 April 2026 13:43:18 WIB
Cetak
Ilustrasi Perang Jamal

PANTAUNEWS, DUNIA ISLAM – Sejarah mencatat sebuah peristiwa paling mengguncang umat islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW . Bukan melawan musuh dari luar, melainkan konflik yang pecah dari dalam tubuh umat Islam sendiri. Peristiwa itu dikenal sebagai Perang Jamal. 

Perang yang terjadi pada tahun 656 M di Basra ini mempertemukan dua tokoh besar: Aisyah binti Abu Bakar, istri Nabi, melawan Ali bin Abi Thalib, khalifah keempat sekaligus sepupu Nabi. 

Akar konflik bermula dari terbunuhnya Utsman bin Affan. Kematian khalifah ketiga ini memicu gelombang kemarahan dan tuntutan keadilan dari berbagai pihak. Aisyah bersama dua sahabat besar, Talhah dan Zubair, mendesak agar para pelaku segera dihukum. 

Namun Ali memilih jalan berbeda. Ia menilai situasi politik saat itu terlalu kacau untuk langsung menegakkan hukuman. Stabilitas negara, menurutnya, harus didahulukan. 

Perbedaan sikap ini berubah menjadi bara konflik. 

Aisyah menggalang kekuatan dan bergerak menuju Basra. Di sana, pasukannya berhasil menguasai wilayah strategis. Sementara itu, Ali datang dari Madinah dengan pasukan yang lebih besar, membawa harapan penyelesaian damai. 

Sumber sejarah menyebut, kedua kubu sempat berunding selama beberapa hari. Kesepakatan hampir tercapai. 

Namun, malam yang seharusnya menjadi awal perdamaian justru berubah menjadi pemicu perang. Sejumlah pihak yang diduga sebagai provokator memanfaatkan situasi dan memicu bentrokan. 

Pagi harinya, pertempuran tak terhindarkan. 

Perang berlangsung sengit. Ribuan nyawa melayang dalam konflik yang seharusnya bisa dihindari. Di tengah medan tempur, Aisyah memimpin pasukan dari atas seekor unta—yang kemudian menjadi simbol dan asal nama Perang Jamal. 

Satu per satu tokoh penting gugur. Talhah tewas. Zubair mundur dari perang, namun kemudian terbunuh dalam perjalanan. 

Titik balik terjadi saat pasukan Ali berhasil menjatuhkan unta yang ditunggangi Aisyah. Seketika, perlawanan melemah. Perang pun berakhir. 

Ali keluar sebagai pemenang. Namun yang menarik, tidak ada balas dendam. 

Aisyah diperlakukan dengan penuh hormat. Ia dipulangkan ke Madinah dengan pengawalan khusus. Tidak ada penghinaan, tidak ada hukuman. 

Sikap ini menjadi salah satu momen penting dalam sejarah Islam: kemenangan tanpa dendam. 

Meski demikian, luka yang ditinggalkan Perang Jamal tidak pernah benar-benar sembuh. Peristiwa ini menjadi awal dari konflik panjang yang kemudian berkembang menjadi perpecahan politik dan ideologis di dunia Islam. 

Perang Jamal bukan sekadar pertempuran. Ia adalah cermin betapa rapuhnya persatuan ketika kepentingan, emosi, dan kekuasaan saling bertabrakan. 

Dan hingga hari ini, gaungnya masih terasa dalam diskursus sejarah dan politik umat Islam.


Sumber : Redaksi /  Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Gegara Syarat PCR, Wisatawan Batalkan Bookingan Hotel di Bali

6 Kali Raih WTP Serta DID, Pemkab Bireuen Kaji Ulang Kembali Kinerja SKPK

Video Ceramah Ustaz Abdul Somad Diunggah di Situs Dewasa

Bahayakan Pengendara, PUPR-PKPP Riau Bongkar Ornamen Flyover di Pekanbaru

Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah

Ratusan Dosen Ikuti Konferensi Nasional Hukum Perdata VII di UNTAG Semarang

Ketua KOI Siap Satukan Persepsi PB Djarum dan KPAI

Jajaran Polda Riau Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024

Mengimplementasikan Polri Hadir Ditengah Masyarakat, Polres Dumai Adakan Kegiatan Jumat Berkah

Israel Temukan Vaksin Virus Corona, Budiman Sudjatmiko: Beli, Jangan Gengsi

Berkat Laporan Masyarakat, Satpol PP Dumai Sambangi Pelaku Usaha KTV yang 'Membangkang'

Ahli: Tak Ada Peningkatan Risiko COVID-19 pada Ibu Hamil

Terkini +INDEKS

JMSI Dumai Serahkan Santunan Duka kepada Keluarga Ir. Toga Tampubolon, Perkuat Solidaritas Antaranggota

08 Juli 2026
Pedestrian Jalan Janur Kuning Diperbaiki Tanpa Bebani APBD, Komitmen Pemeliharaan Proyek Terus Berjalan
08 Juli 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Luncurkan Program JITU, Perkuat Budaya Inovasi dan Continuous Improvement untuk Mendorong Operational Excellence
07 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Dumai Barat Dampingi Petani Semangka, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
06 Juli 2026
Wapres Dorong JCI Indonesia Cetak Pemimpin Muda yang Siap Bersaing di Tingkat Dunia
05 Juli 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Terima Kunjungan PT Pertamina Petrochemical Trading, Perkuat Sinergi Bisnis Petrokimia Nasional
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Dumai Barat Dampingi Petani, Jagung Manis Tumbuh Subur Dukung Ketahanan Pangan Nasional
03 Juli 2026
Diduga Bayar Upah di Bawah UMK dan Abaikan BPJS, Wisma Cemara Dilaporkan ke Desk Ketenagakerjaan Polda Riau
02 Juli 2026
Kolaborasi Polisi dan Petani Berbuah Harapan, Ketahanan Pangan Dumai Barat Terus Menguat
02 Juli 2026
Menembus Pulau demi Senyum 115 Anak, PT ITA dan Yayasan Bakrie Amanah Jemput Bola Layanan Khitan
02 Juli 2026

Terpopuler +INDEKS

Erwin Sitompul Sebut Data Kemendagri Membuktikan Program MBG Tidak Menurunkan PAD Riau, Justru Menghemat APBD Rp45 Miliar

Dibaca : 303 Kali
Dua Perusahaan Galangan Kapal di Siak Riau Kebanggan Bupati Afni.z di Hentikan, Dugaan Memanfaatkan Ruang Laut Tanpa Izin
Dibaca : 338 Kali
Viral Video Hiburan di City Mall Dumai Tuai Kecaman, LHMB Layangkan Teguran Keras: Jangan Cederai Marwah Melayu
Dibaca : 365 Kali
Wali Kota Dumai Tegaskan Komitmen Jaga Investasi dan Dorong Penyelesaian Polemik TKBM Secara Kondusif
Dibaca : 535 Kali
Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang
Dibaca : 286 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved