SPN Kota Dumai Ikut Andil dalam Bagian Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan 2025
PANTAUNEWS, Dumai — Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Dumai resmi diundang dan turut serta dalam Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan Kota Dumai Tahun 2025 yang digelar Kamis, 22 Mei 2025, bertempat di Hotel The Zuri Dumai. Forum ini difasilitasi oleh Kejaksaan Negeri Dumai dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam pengawasan ketenagakerjaan dan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Kepala BPJS Kesehatan Cabang Dumai Nomor: 442/II-02/0525 tanggal 8 Mei 2025, dengan tujuan memperkuat sinergi pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Dumai.
Forum dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Pri Wijeksono, S.H., M.H. selaku Ketua Tim Koordinasi.
Selain SPN, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai, BPJS Kesehatan Cabang Dumai, serta unsur kejaksaan yang tergabung dalam Tim Jaksa Pengacara Negara.
Kehadiran Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Dumai menjadi sorotan penting dalam forum ini. SPN diundang sebagai representasi resmi pekerja yang selama ini aktif memperjuangkan hak dan kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan. Kehadiran mereka dianggap strategis dalam mendukung efektivitas pengawasan dan pemeriksaan di lapangan.
“SPN berperan penting dalam mewakili suara pekerja serta menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan aturan ketenagakerjaan. Ini sekaligus bentuk komitmen forum dalam memperhatikan semua kepentingan, termasuk buruh,” ucap ketua SPN Dumai Mhd. Alfien Dicky Khasogi saat dijumpai di kantornya pada Senin (19/5).
Dengan keterlibatan SPN, forum berharap dapat mendorong perusahaan untuk lebih patuh terhadap peraturan yang berlaku, terutama terkait kepesertaan dan iuran BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan.
SPN juga dianggap mampu memberi kontribusi dalam mencegah konflik industrial melalui penyampaian langsung kondisi nyata di tempat kerja.
Ketua SPN Kota Dumai Mhd. Alfien Dicky Khasogi menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi aktif.
“Kami akan menyampaikan data, kondisi di lapangan, dan masukan konstruktif agar forum ini benar-benar bisa mendorong perbaikan sistem ketenagakerjaan yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya.
Forum Koordinasi ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menjamin kepatuhan dan perlindungan hak-hak pekerja. Hadirnya unsur pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga jaminan sosial, dan serikat pekerja menciptakan dialog sosial yang lebih kokoh dalam membangun hubungan industrial yang harmonis di Kota Dumai.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga selesai dan menghasilkan sejumlah rencana aksi untuk pengawasan terpadu sepanjang tahun 2025.


Berita Lainnya
5 Kapal Pelni Pedana Sukses Bongkar Muatan Direct Call ke Pelabuhan Dumai
Wabup Jhoni Charles dan Istri Hadiri HUT ke-14 Partai NasDem Rohil, Sekaligus Ikut Aksi Donor Darah
PT Sari Dumai Sejati Raih Dua Penghargaan dalam Ajang Riau Downstream Proposal Project Challenge 2025
Shopee Dukung Perkembangan Industri Fashion Indonesia 2022
Sekitar 200 Produk UKM Riau Dipromosikan Via Jual.Buy.com
Tingkatkan Produktivitas Sektor Pertanian Di Rokan Hilir, PT SPRH Rohil Bersinergi dengan Kementrian Pertanian RI
Antisipasi Inflasi Harga Sembako Bupati Bistamam Buka Gerakan Pangan Murah di Bagan Sinembah
Kadis PUTR Rohil Bersama Camat Bangko Dan Ketua ROLI Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Jalan Satria Tangko
PT KPI Unit Dumai Berhasil Menghemat Biaya Operasional Hingga Rp 176,4 Miliar
Di Hari Ke 5 Tim satgas Dlh Rohil Gercep Bersihkan Sampah di 3 Lokasi
Hutan Mangrove di Rambah Pada kawasan konservasi, Ketua Pecinta Alam Bahari Angkat Bicara
FSMAP Goro Jalan Datuk Laksamana, GM Pelindo Dumai: Ini Kesepakatan 11 Perusahaan di Areal Pelabuhan