Aksi Hari Kedua Fap Tekal: Ultimatum untuk PT KPI RU II Dumai Soal PHK Andi Setiawan
DUMAI - Bahasa Analogi PT. KPI RU II Adalah Merupakan "Pembantu Durhaka" disampaikan oleh Ismunandar Ketum Fap Tekal Dumai saat hari ke-2 pelaksanaan aksi Penyampaian Pendapat Dimuka Umum oleh Fap Tekal di PT. Kilang Pertamina Internasional (PT. KPI) RU II Dumai. Rabu, (07/05/2025).
Setelah dilakukannya orasi, akhirnya pihak GM PT. KPI RU II Dumai yang diwakili Agustiawan, Area Manager Comm. Rel. & CSR RU II Dumai dan Flanzi, Section Head Security RU II Dumai hadir untuk menjumpai peserta aksi.
Agustiawan, Area Manager Comm. Rel. & CSR RU II Dumai menyampaikan bahwa saya bersama pak Flanzi mewakili pak GM untuk hadir menjumpai kawan-kawan dari Fap Tekal.
"Kami mewakili Pimpinan meminta maaf karena hari ini pak GM belum bisa hadir untuk menjumpai kawan-kawan serta juga minta maaf karena saat aksi pertama semalam kami tidak hadir saat kawan-kawan Fap Tekal menyampaikan aspirasinya," ujar Agustiawan mengawali.
"Terhadap adanya permintaan untuk memanggil sdr Andi Setiawan untuk duduk bersama tim management, kami meminta waktu untuk didiskusikan kepada atasan kami dahulu," ujarnya.
Sementara itu Ismunandar dengan tegas menyampaikan bahwa panggil lah Andi Setiawan untuk duduk bersama pimpinan PT KPI RU II, karena banyak hal yang ingin disampaikannya langsung kepada Pimpinan serta ia akan menunjukkan bukti-bukti yang ada terkait permasalahan yang dihadapinya saat ini.
"Kami memberikan waktu hingga hari Selasa untuk memanggil sdr Andi Setiawan, jika hal tersebut belum juga terlaksana maka dihari Rabunya, 14 Mei 2025 kami akan kembali melakukan orasi di depan Gate PT KPI RU II Dumai," tegasnya.
Disini Ismunandar merasa heran terhadap hubungan kerja Andi Setiawan, karena Pertamina mengutus seorang Andi Setiawan untuk diperbantukan di PT KPI RU II, tapi tiba-tiba PT KPI mengeluarkan Surat PHK. Jadi dapat kita analogikan bahwa PT KPI RU II adalah merupakan "Pembantu Durhaka".
"Karena masak pekerja Pertamina dipecatnya. Pertamina kan 'Majikan', sementara KPI kan 'Pembantu'," begitulah Ismunandar menganalogikannya.
Pada kesempatan ini ia juga mempertanyakan apakah PT KPI RU II Dumai memiliki Peraturan Perusahaan nya sendiri atau tidak?.
"Saya menantang PT. KPI RU II untuk menunjukkan PERATURAN PERUSAHAAN nya sendiri agar di akui keberadaan nya di Kota Dumai," tantang Ismunandar sembari mengakhiri.
Aksi Penyampaian Pendapat Dimuka Umum ini terpantau berjalan dengan Tertib dan Aman dengan dikawal langsung oleh Kasat Pamovit Polres Dumai AKP M. Sahudi, S.H, M.H, beserta jajaran dan Kapolsek Dumai Timur Kompol Abdul Rahman, S.H., M.Han beserta jajaran.***


Berita Lainnya
Berprestasi atas Pengungkapan Kasus Pembunuhan, Kapolsek Rengat Barat Terima Penghargaan
Dumai Kian Modern, Pembangunan dan Kebersihan Jadi Fokus Utama di Bawah Kepemimpinan Wali Kota Paisal
Kapolres Inhu AKBP Dody Wirawijaya Sebut Indonesia Bakal Jadi Macan Asia
Kapolda Riau Cek Langsung Proses Pelaksanaan PSU Pilkada Rokan Hulu
Ini Tiga Nama yang Disebut Sebagai Kandidat Ketua Defenitif Nasdem Riau
Polsek Bukit Kapur Ciptakan Program BUKKER, Upaya Penekanan Covid-19
Pandawa Salurkan Bantuan Korban Banjir di Kelurahan Bumi Ayu Kota Dumai
Pimpin Apel Kesiapsiagaan, Kapolres Rohil Minta Tingkatkan Kekompakan dan Pelayanan Kepada Masyarakat
Junaidi: Perayaan HUT Kampung Baru Tahun 2021 Dilaksanakan Secara Sederhana
Fraksi PKB DPRD Kuansing Pertanyakan Kebijakan Bupati
Terima Penghargaan dari Wapres RI, Kota Dumai Dinilai Berkomitmen dalam Optimalisasi Program JKN
Resmi Jadi Mualaf, Ketum Santan NU Angkat Putri Sebagai Anak