• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Opini

Nikel Sultra: Potensi Terpendam di Antara Kemiskinan dan Bencana

PantauNews

Ahad, 12 Mei 2024 09:54:12 WIB
Cetak
Rusmin Abdul Gani, Ketua Umum PB HIPTI.

PANTAUNEWS.CO.OD, - Sulawesi Tenggara (Sultra) diberkahi dengan kekayaan alam yang melimpah, salah satunya nikel. Potensi cadangan nikel di Sultra diperkirakan mencapai 23,7 juta ton, menjadikannya salah satu daerah dengan kandungan nikel terbesar di dunia. Harapannya, kekayaan alam ini dapat menjadi kunci untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat Sultra yang masih tertinggal. 

Namun, ironisnya, meskipun memiliki potensi nikel yang begitu besar, Sultra masih masuk dalam kategori daerah miskin di Indonesia. Pada tahun 2022, angka kemiskinan di Sultra mencapai 11,81%, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 9,70%. Hal ini menunjukkan bahwa kekayaan nikel belum memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat setempat. 

Di mana letak permasalahannya? Salah satu faktor utama adalah minimnya hilirisasi industri nikel di Sultra. Saat ini, mayoritas nikel di Sultra diekspor dalam bentuk bahan baku mentah, sehingga nilainya jauh lebih rendah dibandingkan jika diolah menjadi produk akhir. 

Kurangnya infrastruktur dan sumber daya manusia yang terampil juga menjadi hambatan lain dalam pemanfaatan potensi nikel di Sultra. Banyak masyarakat lokal yang tidak memiliki keahlian yang dibutuhkan untuk bekerja di industri nikel, sehingga mereka harus menjadi penonton di tanah mereka sendiri. 

Pemerintah perlu mengambil langkah tegas untuk mengatasi permasalahan ini. Salah satu solusinya adalah dengan mendorong investasi di sektor hilirisasi industri nikel di Sultra. Hal ini akan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat lokal dan meningkatkan nilai tambah dari nikel. 

Selain itu, pemerintah juga perlu meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi di Sultra untuk membekali masyarakat dengan keahlian yang dibutuhkan di industri nikel. 

Pemanfaatan tenaga kerja lokal dalam industri nikel juga perlu dioptimalkan. Pemerintah dapat bekerja sama dengan perusahaan tambang untuk memberikan pelatihan dan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.


Selain itu, kerjasama antara pemerintah, perusahaan, dan perguruan tinggi dapat mempercepat inovasi dalam industri nikel. Kemitraan ini dapat menghasilkan teknologi baru untuk pengolahan nikel yang lebih efisien dan ramah lingkungan, sambil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kerja lokal. 

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan potensi nikel di Sultra dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membawa Sultra keluar dari bayang-bayang kemiskinan.(##)

Oleh: Rusmin Abdul Gani
Ketua Umum PB HIPTI (Himpunan Pengusaha Tambang Tolaki)


 Editor : DEDI SAPUTRA

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Ekonomi Politik: Meninjau Kaitan Antara Kebijakan dan Distribusi Kekayaan di Indonesia

Pengamat Sebut UU Cipta Kerja Jamin Kepastian Hukum Bagi Tenaga Kerja

Fenomena || Berorganisasi

Kenapa Lebih Senang Melaksanakan Rapat Malam hingga Dini Hari?

Rancangan Peraturan Presiden tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas Sebuah Langkah Anti Demokrasi

Isu Korupsi dan Dampaknya pada Industri Pertambangan Timah di Bangka Belitung

'Kader Instans vs Kader Militan'

SEMANGAT || TETAP OPTIMIS

Reza Fahlepi Lagi Sedang Membangun Framing dan Takkan Mungkin Melawan 'Sang Matahari'

Catatan Mahmud Marhaba (untuk kalangan sendiri)

Obstruction of Press Freedom

SARJANA || TUGAS AKHIR

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 543 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1183 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved