• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Riau
  • Pekanbaru

4 Saksi Dipanggil Gedung Merah Putih,

KNPI Riau Dorong KPK Tahan Adik PJ Wako Pekanbaru, Larshen Yunus: Mardiansyah Berpotensi Mengaburkan Kasus dan Alat Bukti

PantauNews

Selasa, 11 Juli 2023 12:33:18 WIB
Cetak

PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Kasus adik kandung Penjabat (PJ) Walikota Pekanbaru, Muflihun S.STP M.AP kembali menguap. Aroma Busuk terkait perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang telah menjebloskan Eks Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil tempo lalu, ternyata melibatkan Mardiansyah, selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR) Kepulauan Meranti.

Sebagai adik kandung PJ Walikota Pekanbaru, Mardiansyah diduga kuat berada dalam pusaran kasus Korupsi Eks Bupati Muhammad Adil.

"Penyidik KPK secara resmi memanggil empat orang saksi, terkait kasus Tipikor pemotongan anggaran seolah-olah sebagai utang kepada penyelenggara negara pada Tahun Anggaran 2022-2023. Kasus Tipikor penerimaan fee jasa travel Umroh dan juga terkait Kasus Pengondisian Pemeriksaan Keuangan Tahun 2022 di Lingkungan Pemerintahan Kebupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau" ujar Juru Bicara KPK, Ali Fikri dilansir dari beberapa media, Senin kemarin (10/7/2023).

TERKAIT
  • Kodim 0320 Dumai Amankan 23 Pekerja Migran Indonesia
  • Digugat Rp 5 M Soal Dugaan Gelapkan Dana, Ini Tanggapan Yusuf Mansur
  • Patut diapresiasi, Polsek Tandun bantu terlapor pencurian buah sawit Perkebunan

Keempat Saksi yang dipanggil itu langsung mendatangi Gedung Merah Putih KPK RI, di Jalan Kuningan Persada Kavling 4, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Informasinya, dari keempat waksi tersebut, terselip nama Adik Kandung PJ Walikota Pekanbaru Muflihun. Kasus ini mesti dijadikan atensi bersama, karena Mardiansyah saat ini juga masih aktif menjadi salah satu pejabat teras, yakni Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Kasus Adik Kandung PJ Wako Muflihun Dipanggil KPK, Ketua KNPI Riau: Tahan Saja Dulu, Untuk Supremasi Hukum

Bagi Pimpinan dari induk organisasi kepemudaan terbesar dan tertua itu, KPK didorong untuk segera menahan Mardiansyah dan ketiga saksi lainnya. Hal itu perlu dilakukan, sebagai bentuk menghormati semangat supremasi hukum.

Karena, sebagaimana yang kita ketahui, sewaktu Operasi Tangkap Tangan (OTT) Mardiansyah juga menjadi bahagian yang sangat penting dari proses penangkapan Ex Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil.

"Empat saksi ini diundang Penyidik KPK, untuk dimintai Keterangan masing-masing dalam seputaran kasus Korupsi Eks Bupati Muhammad Adil, termasuk bagi saksi kunci Mardiansyah. Adik kandung PJ Wako Pekanbaru itu juga ikut terseret, bahwa, keempat saksi itu dipanggil ke KPK," tegas Jubir KPK Ali Fikri, seperti dikutip dalam siaran Pers.

Hingga berita ini diterbitkan, Selasa (11/7/2023) Ketua DPD KNPI Provinsi Riau lagi-lagi mengatakan, bahwa pihaknya konsentrasi dalam memantau setiap perkembangan kasus tersebut. Jangan sampai karena Mardiansyah adalah adik kandung PJ Walikota Pekanbaru, lantas hukum juga bisa dibeli. Masyarakat mendesak, agar KPK tegak lurus dalam setiap penanganan perkara tersebut.

"Tolong Kami Pak Ketua beserta para Pimpinan dan Komisioner KPK. Tahan saja dulu saksi atas nama Mardiansyah itu. Karena potensinya dalam mengaburkan bukti-bukti terkait kasus Tipikor sangat besar. KPK diminta sekaligus didesak untuk segera menahan adik kandung PJ Walikota Pekanbaru itu, sebagai perwujudan dalam menghormati semangat supremasi hukum," akhir Larshen Yunus, Ketua KNPI Provinsi Riau.  (*)


Sumber : Larshen Yunus /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

PT KPI RU II Dumai Selenggarakan Turnamen Tenis Lapangan

Paripurna Laporan Banggar Terhadap Pertanggungjawaban APBD TA 2021, DPRD Berikan Beberapa Rekomendasi Terhadap Pemda Rohul

Susunan Fraksi DPRD Kota Dumai Disampaikan Ketua DPRD, H. Johannes MP Tetelepta

Jelang Ramadhan, Wabup dan Kapolres Rohul Lakukan Pemusnahan Barang Bukti

Pangdam I/BB Tinjau Langsung Karhutla di Rohil, Apresiasi Sinergi Penanggulangan

Wawako Amris: Jadikan Pers Sebagai Mitra Dalam Bekerja

Polsek Rengat Barat Sembelih 4 Ekor Hewan Qurban

Antusias Masyarakat Semakin Tinggi Menjajal Jalan Tol Permai Sebelum Berbayar

Tol Pekanbaru - Pangkalan Rampung Tahun Ini, Jarak Tempuh Hanya Satu Jam

Tahun 2020 Kembali PT SDS Menguncurkan Dana CSR ,Semenisasi Jalan Sukajadi

Jumat Curhat Polsek Rengat Barat di Desa Rantau Bakung

Peringatan Harganas Ke-30, Bupati Rohul Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 255 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 302 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1504 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved