• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News
  • Dumai

Rumah Sakit Awal Bros Abaikan Keselamatan Pekerja (K3), Pihak Wasnaker Provinsi Riau Diminta Turun ke Proyek Pembangunan

PantauNews

Jumat, 26 Mei 2023 19:40:14 WIB
Cetak
Proyek Pembangunan Rumah Sakit Awal Bros

PANTAUNEWS.CO.ID, DUMAI  - Melakukan pekerjaan pada ketinggian memang membutuhkan kemampuan khusus dan tidak sembarang orang mempunyai kompetensi untuk melaksanakannya. 

Ilmu Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada pekerjaan ketinggian adalah salah satu kompetensi yang harus dikuasai, dikarenakan tingginya risiko kecelakaan seperti potensi jatuh. 

Serta bekerja pada ketinggian harus memenuhi standar pada setiap perencanaan, prosedur kerja, teknik yang aman, APD, Perangkat Pelindung Jatuh, dan Tenaga Kerja. 

Terpantau dilapangan bahwa pada hari Rabu 24 Mei 2023 dan Khamis 25 Mei 2023 pengerjaan proyek pembangunan Rumah Sakit Awal Bros Dumai, Jalan Jenderal Sudirman terlihat pekerja yang melakukan pekerjaan di area ketinggian tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap berupa Body Harness, bahkan ada yang tidak memakai helm. 

Menyikapi adanya informasi tersebut, Ismunandar yang akrab disapa Ngah Nandar Ketua Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (Fap Tekal) Kota Dumai yang juga Ketua Umum Serikat Tenaga Kerja Lokal (SB Tekal) angkat bicara, ia mengatakan Sudah beberapa kali ditemukan pihak perusahaan lalai dan tidak melindungi pekerjanya dengan perlengkapan kerja sehingga membahayakan nyawa pekerja. Jum'at, (26/05/2023). 

"Sudah seharusnya ini menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Kota Dumai untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja," kata Ismunandar mengawali. 

Ia menambahkan, Kami mendesak kepada Disnaker Provinsi Riau di bidang pengawasan agar turun ke lapangan untuk memeriksa hasil temuan ini sebagai upaya pencegahan dan jangan menunggu kecelakaan terjadi baru sibuk turun ke lapangan. 

"Kami menunggu pihak Wasnaker untuk turun ke Dumai di area kerja RS AWAL BROS. Jika masih slow respon menanggapi masalah ini, maka kami dengan terpaksa akan turun aksi di lapangan dengan menyetop pekerjaan dan itu salah satu upaya pencegahan kecelakaan kerja yang bisa kami lakukan karena kami bukan pejabat pemerintah, tetapi kami peduli dengan keselamatan buruh/pekerja khusus di Kota Dumai," pungkasnya. 

Dr. Erik Direktur RS Awal Bros saat dikonfirmasi Via WhatsApp menyampaikan, Bang, nanti ada tim kita yang hubungi abg di Dumai ya bang. 

Setelah awak media berjumpa dengan Reno Setiawan dan Yudha perwakilan Manajemen RS Awal Bros, Reno Setiawan menyampaikan bahwa memang benar saat itu pekerja tidak memakai alat pelindung diri saat melakukan pekerjaan. 

Namun beliau mengatakan bahwa kita dari Manajemen sudah menyediakan APD, namun pekerja ini bandel tidak mau memakainya. 

Awak media melontarkan pertanyaan, apakah dilokasi kerja ada pengawas K3 nya, ia menjawab, ada namun saat itu pengawas K3 nya lagi bertugas di daerah Bagan Batu. 

Untuk melanjutkan penelusuran, awak media mencoba mencari kebenaran akan informasi yang disampaikan perwakilan manajemen RS Awal Bros tersebut dan mendapatkan informasi dari narasumber yang tidak ingin namanya dipublikasi, saat ditanyakan apa benar di lokasi kerja pembangunan RS Awal Bros memiliki pengawas K3 dan disediakan APB lengkap untuk pekerjaan di ketinggian, narasumber menjelaskan bahwa dilokasi kerja RS Awal Bros tidak ada pengawas K3 nya dan Alat Pelindung Diri (Body Harness) nya juga tidak ada, namun sepertinya nanti bakal disediakan. 

Sementara Kadis Disnakertrans Provinsi Riau melalui Kabid Pengawasan saat dikonfirmasi via WhatsApp menyampaikan akan turun ke Dumai untuk pengecekan


" terkait laporan masyarakat atas kejadian ini tim akan segera turun untuk penerapan K3 konstruksinya," Ucapnya 

Sungguh sangat miris kejadian ini, bahwa proyek pembangunan yang akan diperuntukkan untuk Rumah Sakit, namun saat pengerjaannya sangat-sangat berpotensi bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja dan juga bahkan bisa menyebabkan hilangnya nyawa pekerja jika terjatuh karena tergelincir atau hal lainnya. 

Apakah investasi selalu menyepelekan tentang keselamatan kerja? Apakah dalam membangun gedung Rumah Sakit harus menumbalkan nyawa pekerja ? Atau masih ada hal-hal lain yang  sedang di sembunyikan pihak Awal Bros mengenai penyerepan tenaga kerja? Semoga saja tidak, makanya pencegahan-pencegahan perlu dilakukan agar meminimalisir kecelakaan kerja, salah satunya memakai APD yang lengkap saat bekerja di areal ketinggian. 

Dan juga perlu diketahui bahwa kami dari pihak jurnalis punya tanggung jawab dalam pengawasan sosial dan memberikan informasi terang benderang agar masyarakat mengetahui.***


 Editor : Dedi ssputra

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Dentuman dan Desiran Suara yang Cukup Kuat ini, Warga Sebut Dugaan Berasal dari 2 Pabrik CPO

DPP SKPPHI: Dihari Lahirnya Pancasila, Mari Kita Teguhkan Tekad dalam Mengaplikasikannya

PRPH Rumah Halal Hadir di Acara Seminar UMKM Alisya Khadijah Kabupaten Bekasi

Menag: Banyak Mudaratnya, Sistem Khilafah Musuh Semua Negara

GRIB JAYA Dumai Berkomitmen Lawan Politik Uang, Siapkan Langkah Strategis di Lapangan

Ahmad Salim, Siap Maju di Pilkades Kampung Besar

Pemilihan Ketua RT/RW Di Cimone Jaya, Kota Tangerang Berlangsung Demokratis dan Guyub

2Tak Corner Dumai Bersama Kasatlantas Serahkan Puluhan Bantuan Sembako di Kelurahan Tanjung Palas

Sanggar Seni Karinding Rawacana Buktikan Eksistensinya

Kerap Mencuri, Ayah Kandung Bunuh Anak dan Lukai Istrinya

Daun Kelor Banyak Sekali Manfaatnya, Berikut Penjelasan Remon Toriq

Diduga Terlibat Percaloan Paspor, Pangkat 2 Pegawai Imigrasi Pekanbaru Terancam Turun Selama Setahun

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 842 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 364 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1192 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 933 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved