• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News
  • Dumai

Rumah Sakit Awal Bros Abaikan Keselamatan Pekerja (K3), Pihak Wasnaker Provinsi Riau Diminta Turun ke Proyek Pembangunan

PantauNews

Jumat, 26 Mei 2023 19:40:14 WIB
Cetak
Proyek Pembangunan Rumah Sakit Awal Bros

PANTAUNEWS.CO.ID, DUMAI  - Melakukan pekerjaan pada ketinggian memang membutuhkan kemampuan khusus dan tidak sembarang orang mempunyai kompetensi untuk melaksanakannya. 

Ilmu Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada pekerjaan ketinggian adalah salah satu kompetensi yang harus dikuasai, dikarenakan tingginya risiko kecelakaan seperti potensi jatuh. 

Serta bekerja pada ketinggian harus memenuhi standar pada setiap perencanaan, prosedur kerja, teknik yang aman, APD, Perangkat Pelindung Jatuh, dan Tenaga Kerja. 

Terpantau dilapangan bahwa pada hari Rabu 24 Mei 2023 dan Khamis 25 Mei 2023 pengerjaan proyek pembangunan Rumah Sakit Awal Bros Dumai, Jalan Jenderal Sudirman terlihat pekerja yang melakukan pekerjaan di area ketinggian tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap berupa Body Harness, bahkan ada yang tidak memakai helm. 

Menyikapi adanya informasi tersebut, Ismunandar yang akrab disapa Ngah Nandar Ketua Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (Fap Tekal) Kota Dumai yang juga Ketua Umum Serikat Tenaga Kerja Lokal (SB Tekal) angkat bicara, ia mengatakan Sudah beberapa kali ditemukan pihak perusahaan lalai dan tidak melindungi pekerjanya dengan perlengkapan kerja sehingga membahayakan nyawa pekerja. Jum'at, (26/05/2023). 

"Sudah seharusnya ini menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Kota Dumai untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja," kata Ismunandar mengawali. 

Ia menambahkan, Kami mendesak kepada Disnaker Provinsi Riau di bidang pengawasan agar turun ke lapangan untuk memeriksa hasil temuan ini sebagai upaya pencegahan dan jangan menunggu kecelakaan terjadi baru sibuk turun ke lapangan. 

"Kami menunggu pihak Wasnaker untuk turun ke Dumai di area kerja RS AWAL BROS. Jika masih slow respon menanggapi masalah ini, maka kami dengan terpaksa akan turun aksi di lapangan dengan menyetop pekerjaan dan itu salah satu upaya pencegahan kecelakaan kerja yang bisa kami lakukan karena kami bukan pejabat pemerintah, tetapi kami peduli dengan keselamatan buruh/pekerja khusus di Kota Dumai," pungkasnya. 

Dr. Erik Direktur RS Awal Bros saat dikonfirmasi Via WhatsApp menyampaikan, Bang, nanti ada tim kita yang hubungi abg di Dumai ya bang. 

Setelah awak media berjumpa dengan Reno Setiawan dan Yudha perwakilan Manajemen RS Awal Bros, Reno Setiawan menyampaikan bahwa memang benar saat itu pekerja tidak memakai alat pelindung diri saat melakukan pekerjaan. 

Namun beliau mengatakan bahwa kita dari Manajemen sudah menyediakan APD, namun pekerja ini bandel tidak mau memakainya. 

Awak media melontarkan pertanyaan, apakah dilokasi kerja ada pengawas K3 nya, ia menjawab, ada namun saat itu pengawas K3 nya lagi bertugas di daerah Bagan Batu. 

Untuk melanjutkan penelusuran, awak media mencoba mencari kebenaran akan informasi yang disampaikan perwakilan manajemen RS Awal Bros tersebut dan mendapatkan informasi dari narasumber yang tidak ingin namanya dipublikasi, saat ditanyakan apa benar di lokasi kerja pembangunan RS Awal Bros memiliki pengawas K3 dan disediakan APB lengkap untuk pekerjaan di ketinggian, narasumber menjelaskan bahwa dilokasi kerja RS Awal Bros tidak ada pengawas K3 nya dan Alat Pelindung Diri (Body Harness) nya juga tidak ada, namun sepertinya nanti bakal disediakan. 

Sementara Kadis Disnakertrans Provinsi Riau melalui Kabid Pengawasan saat dikonfirmasi via WhatsApp menyampaikan akan turun ke Dumai untuk pengecekan


" terkait laporan masyarakat atas kejadian ini tim akan segera turun untuk penerapan K3 konstruksinya," Ucapnya 

Sungguh sangat miris kejadian ini, bahwa proyek pembangunan yang akan diperuntukkan untuk Rumah Sakit, namun saat pengerjaannya sangat-sangat berpotensi bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja dan juga bahkan bisa menyebabkan hilangnya nyawa pekerja jika terjatuh karena tergelincir atau hal lainnya. 

Apakah investasi selalu menyepelekan tentang keselamatan kerja? Apakah dalam membangun gedung Rumah Sakit harus menumbalkan nyawa pekerja ? Atau masih ada hal-hal lain yang  sedang di sembunyikan pihak Awal Bros mengenai penyerepan tenaga kerja? Semoga saja tidak, makanya pencegahan-pencegahan perlu dilakukan agar meminimalisir kecelakaan kerja, salah satunya memakai APD yang lengkap saat bekerja di areal ketinggian. 

Dan juga perlu diketahui bahwa kami dari pihak jurnalis punya tanggung jawab dalam pengawasan sosial dan memberikan informasi terang benderang agar masyarakat mengetahui.***


 Editor : Dedi ssputra

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Defia Rosmaniar Sumbang Emas Pertama Untuk Indonesia

Besok DPRD Akan Gelar Pemilihan Wagub DKI, Polisi: Bisa Kita Bubarkan

Hari Pertama Bertugas, PJs Penghulu Suak Air Hitam Langsung Berhentikan Kaur Keuangan Tanpa Alasan Jelas

Ketua ORSOS SMPS: Fakir Miskin dan Orang Terlantar Menjadi Atensi Kita Bersama

Edi Taufik Terpilih Sebagai Ketua PAC Pemuda Pancasila Dumai Timur Secara Aklamasi

Walikota Dan Wakil Walikota Dumai Hadiri Acara Ramah Tamah

Ganja Bisa Diekspor, Berikut Pernyataan Menteri Perdagangan!

Ketua KOI Siap Satukan Persepsi PB Djarum dan KPAI

Jika Jadi Bos Pertamina Ahok Bisa Bawa Pulang Rp 3,2 M/Bulan

Dugaan Dijadikan Lokasi Prostitusi, Tewasnya Tamu Hotel Wisata ini Perlu Ditelusuri Mekanisme Chek In

As SDM Polri Tegaskan Pengungkapan Kasus Penipuan di Karawang Bentuk Komitmen Berantas Calo-KKN

Satgas TNI Yonif 413 Kostrad Amankan Puluhan Paket Ganja Kering di Perbatasan RI-PNG

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1887 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 502 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved