• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News
  • Pekanbaru

Beredar Rekaman Suara Wagubri Marah-marah,

KNPI Riau Desak KPK Periksa Syamsuar dan Edy Natar Terkait Polemik Dana CSR

PantauNews

Ahad, 09 April 2023 17:29:36 WIB
Cetak
Foto saat masih mesra Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edy Afrizal Natar Nasution saat mencalonkan di Pilkada 2017 silam (Foto: Net)

PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Beredarnya rekaman suara Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Brigjen (Purn) TNI Edy Afrizal Natar Nasution S.IP yang terdengar tampak penuh amarah, membuat semua kalangan jadi tanda tanya.

Pasalnya, sepanjang durasi rekaman tersebut, Wagubri Edy Nasution terdengar kesal, geram dan penuh amarah. Apalagi bila disinggung terkait kesepakatan rapat bersama saat itu antara dirinya dengan Gubernur Riau Drs H Syamsuar M.Si bersama pihak Bank Riau-Kepri Syariah (BRKS) tentang penyaluran dana CSR (Corporate Social Responsibility).

Menurut Wagubri, bahwa sudah diputuskan masing-masing antara Gubernur dan Wagub melakukan pembagian Rp50 Juta masing masing masjid/ mushalla. Namun pengakuan Mantan Danrem 031 Wirabima itu, bahwa dirinya hanya diberikan dana CSR sebesar Rp25 Juta untuk penyaluran di luar kota Pekanbaru dan Gubri Syamsuar justru diberilan double dengan angka Rp50 Juta + Rp25 Juta.

TERKAIT
  • Keterbukaan Informasi Penerima Bantuan Terkait Pandemi COVID-19 di Negeri ini Harus Diperlihatkan dengan Nyata
  • Dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat, Dumai Rencana Bangunan Gedung Perpustakaan dan Kearsipan
  • Pembahasan Protokol Kesehatan Menuju Tatanan Hidup Baru di Kota Dumai

"Kalau seperti ini, zholim namanya. Ingat ya, saya ngak pernah mengusik orang, tapi kalau persoalan umat saja kita tidak jujur, mau jadi apa kita ini. Terus terang saya akan persoalkan hal ini," ungkap Larshen Yunus, menirukan pernyataan Wagubri Edy Nasution dalam rekaman.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau menegaskan bahwa faktanya uang adalah akar dari segala permasalahan. Belum lama Bupati Kepulauan Meranti kena OTT karena uang, kini Gubernur dan Wakil Gubernur Riau sedang diambang ujian serius.

"Terhadap permasalahan itu, besok kami akan surati Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar terlibat langsung dalam menghadirkan solusi atas permasalahan antara Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. KPK Wajib memanggil dan melakukan pemeriksaan antara keduabelah pihak, Syamsuar-Edy Nasution untuk dikonfrontir dan didamaikan. Apalagi ini masih dalam suasana bulan suci Ramadhan," ujar Larshen Yunus.

Ketua DPD KNPI tingkat Provinsi termuda se-Indonesia itu juga mengatakan, bahwa pemotongan sepihak dana CSR itu wajib diketahui KPK. Uang ratusan juta bahkan miliaran rupiah itu sudah sesuai peruntukan atau justru lebih banyak ditilap.

Larshen Yunus Desak KPK Panggil dan Periksa Gubernur-Wakil Gubernur Riau

Pimpinan dari induk organisasi kepemudaan (OKP) tertua dan terbesar itu berharap, agar Riau kembali kondusif pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Kepulauan Meranti dan puluhan pejabat lainnya.

"Ayo KPK, daripada kedua Oang Tuo ini ribut hanya karena uang CSR, berantuk dan merasa dizholimi, maka sudah sepatutnya kalian turun tangan. Panggil dan periksa Gubri dan Wagubri. Bila perlu damaikan di kantor KPK," tutur Larshen Yunus, pada saat ditemui di Kota  Pekanbaru, Minggu (9/4/2023).

Hingga berita ini diterbitkan, gara-gara rekaman amarah Wagubri Edy Nasution itu, banyak pihak yang jadi pesimis dengan 'Jargon Riau Lebih Baik'.

Semuanya hanya isapan jempol belaka. Terlalu banyak bicara marwah, sehingga yang datang justru amarah. Senin Besok, DPD KNPI Provinsi Riau segera akan surati KPK untuk permohonan dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Gubernur Syamsuar dan Wakil Gubernur Edy Nasution. (*)


Sumber : Larshen Yunus /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Camat Periuk H Nanang Kosim Tinjau Wilayah Terdampak Banjir

Bayi Dibuang di Teras Rumah Pak RT, Ibunya Tinggalkan Surat Wasiat

Warga Kubu Raya Digemparkan lagi, Penemuan Sosok Mayat Wanita

Halal Bi Halal Pengadilan Negeri Dumai,1 Syawal Momentum Membangun Kebersamaan

FMPH-R Sesalkan Pernyataan Kejari Pekanbaru, Angki: Statementnya 'Ngawur'

Ngabalin: Serangan Terhadap Wiranto Pertama Kali dalam Sejarah

Cegah Covid-19, GP Ansor Singorojo Tunda PKD

Serbuan Vaksin Kogabwilhan I Dapat Apresiasi Gubernur Kepri

Anggota DPRD Banten Hilmi Fuad Gelar Silaturahmi dan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

Polsek Batuceper Kota Tangerang Gelar Vaksinasi Merdeka

Kunjungan DPD KNPI Riau Ke Negara Jiran Malaysia

PAC GP Ansor Pasar Kemis Gelar Raker Anak Cabang Ke-1

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1887 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 502 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved