• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News
  • Pekanbaru

Beredar Rekaman Suara Wagubri Marah-marah,

KNPI Riau Desak KPK Periksa Syamsuar dan Edy Natar Terkait Polemik Dana CSR

PantauNews

Ahad, 09 April 2023 17:29:36 WIB
Cetak
Foto saat masih mesra Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edy Afrizal Natar Nasution saat mencalonkan di Pilkada 2017 silam (Foto: Net)

PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Beredarnya rekaman suara Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Brigjen (Purn) TNI Edy Afrizal Natar Nasution S.IP yang terdengar tampak penuh amarah, membuat semua kalangan jadi tanda tanya.

Pasalnya, sepanjang durasi rekaman tersebut, Wagubri Edy Nasution terdengar kesal, geram dan penuh amarah. Apalagi bila disinggung terkait kesepakatan rapat bersama saat itu antara dirinya dengan Gubernur Riau Drs H Syamsuar M.Si bersama pihak Bank Riau-Kepri Syariah (BRKS) tentang penyaluran dana CSR (Corporate Social Responsibility).

Menurut Wagubri, bahwa sudah diputuskan masing-masing antara Gubernur dan Wagub melakukan pembagian Rp50 Juta masing masing masjid/ mushalla. Namun pengakuan Mantan Danrem 031 Wirabima itu, bahwa dirinya hanya diberikan dana CSR sebesar Rp25 Juta untuk penyaluran di luar kota Pekanbaru dan Gubri Syamsuar justru diberilan double dengan angka Rp50 Juta + Rp25 Juta.

TERKAIT
  • Keterbukaan Informasi Penerima Bantuan Terkait Pandemi COVID-19 di Negeri ini Harus Diperlihatkan dengan Nyata
  • Dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat, Dumai Rencana Bangunan Gedung Perpustakaan dan Kearsipan
  • Pembahasan Protokol Kesehatan Menuju Tatanan Hidup Baru di Kota Dumai

"Kalau seperti ini, zholim namanya. Ingat ya, saya ngak pernah mengusik orang, tapi kalau persoalan umat saja kita tidak jujur, mau jadi apa kita ini. Terus terang saya akan persoalkan hal ini," ungkap Larshen Yunus, menirukan pernyataan Wagubri Edy Nasution dalam rekaman.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau menegaskan bahwa faktanya uang adalah akar dari segala permasalahan. Belum lama Bupati Kepulauan Meranti kena OTT karena uang, kini Gubernur dan Wakil Gubernur Riau sedang diambang ujian serius.

"Terhadap permasalahan itu, besok kami akan surati Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar terlibat langsung dalam menghadirkan solusi atas permasalahan antara Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. KPK Wajib memanggil dan melakukan pemeriksaan antara keduabelah pihak, Syamsuar-Edy Nasution untuk dikonfrontir dan didamaikan. Apalagi ini masih dalam suasana bulan suci Ramadhan," ujar Larshen Yunus.

Ketua DPD KNPI tingkat Provinsi termuda se-Indonesia itu juga mengatakan, bahwa pemotongan sepihak dana CSR itu wajib diketahui KPK. Uang ratusan juta bahkan miliaran rupiah itu sudah sesuai peruntukan atau justru lebih banyak ditilap.

Larshen Yunus Desak KPK Panggil dan Periksa Gubernur-Wakil Gubernur Riau

Pimpinan dari induk organisasi kepemudaan (OKP) tertua dan terbesar itu berharap, agar Riau kembali kondusif pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Kepulauan Meranti dan puluhan pejabat lainnya.

"Ayo KPK, daripada kedua Oang Tuo ini ribut hanya karena uang CSR, berantuk dan merasa dizholimi, maka sudah sepatutnya kalian turun tangan. Panggil dan periksa Gubri dan Wagubri. Bila perlu damaikan di kantor KPK," tutur Larshen Yunus, pada saat ditemui di Kota  Pekanbaru, Minggu (9/4/2023).

Hingga berita ini diterbitkan, gara-gara rekaman amarah Wagubri Edy Nasution itu, banyak pihak yang jadi pesimis dengan 'Jargon Riau Lebih Baik'.

Semuanya hanya isapan jempol belaka. Terlalu banyak bicara marwah, sehingga yang datang justru amarah. Senin Besok, DPD KNPI Provinsi Riau segera akan surati KPK untuk permohonan dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Gubernur Syamsuar dan Wakil Gubernur Edy Nasution. (*)


Sumber : Larshen Yunus /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Festival Lampu Colok se-Kota Dumai Tahun 2024

Kurva Covid 19 Menurun, PSBB Dumai Cukup Satu Putaran

Lampu PJU Dicopot, DPRD Ingatkan Dishub Lakukan Sosialisasi

DPC MCI Kota Tangerang Sambut Ramadhan dengan Diskusi Publik

Satgas TNI 413 Kostrad Gelar Pengobatan Keliling di Kampung Sangke

Penyaluran CSR Pertamina Dumai, juga Melaksanakan Pelatihan Karhutla

Program Bupati Taslim dan Wabup Najamudin Sangat Berkesan Dihati Masyarakat Morowali

MUSDA IKTD Ke VIII, Yuhandri Pegang Tampuk Pimpinan 5 Tahun Kedepan

Kelebihan Jepang Dalam Meningkatkan Produksi Tanaman Padi

Budayakan Program Rabu Ceria, PT KPI RU Dumai Santuni Anak Yatim di 2 Panti Asuhan

Dirlantas Polda Jateng: Selama Kegiatan Operasi Patuh Candi, Tidak Ada Penindakan Apapun

Memeriahkan HUT PP ke-60 dan Sumpah Pemuda, Team PP Rimbas FC Turunkan Dua Team

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 892 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 365 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1192 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 933 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved