• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Riau
  • Inhu

Motif Pelaku Ajak Korban Hubungan Badan Tapi Ditolak

Polres Inhu Ungkap Kasus Pembunuhan IRT di Seberida

PantauNews

Selasa, 21 Maret 2023 19:35:21 WIB
Cetak

INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Polres Inhu Polda Riau berhasil mengungkap kasus pembunuhan keji yang terjadi di Kelurahan Pangkalan Kasai.
Korbannya seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial YM (35) tewas mengenaskan dari tangan seorang pria yang haus nafsu, yang tidak masih adik ipar korban.

Korban YM, warga Dusun Sungai Arang, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida tewas mengenaskan akibat tindakan kekerasan dari pelaku berinisial LK saat korban menolak ajakan pelaku berhubungan badan.

Pembunuhan keji dan biadab ini terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Dusun Sungai Arang Kelurahan Pangkalan Kasai, Senin (20/3) subuh sekitar pukul 05.00 WIB.

Namun, baru diketahui 8 jam kemudian atau tepatnya pukul 13.0 WIB ketika jasad korban ditemukan oleh dua orang anak laki-laki yang sedang mengembala kambing.

"Alhamdulillah, dalam tempo kurang dari 8 jam, kasus ini berhasil kita ungkap. Kita telah mengamankan pelakunya berinisial LK  (34) warga Dusun Sungai Arang," kata Kapolres Inhu AKBP Dody Wirawijaya didampingi Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Agung Rama Setiawan dan unsur Forkopimda Inhu dalam konferensi pers yang digelar dihalaman Mako Polres Inhu, Selasa (21/3).

Dody menuturkan, jasad korban ditemukan didepan sebuah rumah kosong. Kedua anak laki-laki yang melihat ada mayat wanita langsung melaporkannya kepada kedua orangtuanya dan Ketua RT setempat.

Setelah dicek barulah diketahui bahwa mayat wanita itu adalah YM, warga setempat. Jasad korban ditemukan tidak jauh dari rumahnya hanya berjarak 100 meter. Lantas Ketua RT melaporkannya kepada personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kasai.

Sekitar pukul 14.00 WIB, keluarga korban tiba di TKP dan langsung membawanya kerumah orang tua korban. Kemudian sekira pukul 14.30 WIB, personel Polsek Seberida bersama dokter Puskesmas Seberida tiba di TKP dan langsung melakukan visum.

"Dari hasil visum, diketahui korban mendapat kekerasan fisik (penganiayaan berat) dengan benda tumpul hingga tengkorak bagian belakang retak, kulit terkelupas akibat diseret, luka lebam dibagian punggung dan kening serta hidung mengeluarkan buih," terang Dody.

Atas kejadian itu, sekira pukul 14.00 WIB Polsek Seberida berkoordinasi Satreskrim Polres Inhu. Saat itu juga Kasat Reskrim Polres Inhu mengintruksikan sejumlah anggotanya untuk turun ke Seberida untuk melakukan penyeledikan.

Setibanya dilokasi kejadian, personel Satreskrim Polres Inhu langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Berbagai teknis penyelidikan telah dilakukan, mulai dari keterangan pihak keluarga hingga komunikasi terakhir korban lewat telepon seluler. Tak sia-sia, berkat kejelian tim, penyelidikan mengerucut dan mengarah kepada seorang laki-laki berinisial LK. Kemudian LK dibawa ke Mapolsek Seberida untuk dimintai keterangan lebih dalam," terang Dody.

Awalnya, LK memberikan keterangan yang berbelit-belit dan beralibi, namun tim tak bisa menerima begitu saja. Tim turun lagi ke lapangan untuk mencari fakta dan ternyata, semua keterangan LK tidak cocok dengan kondisi sebenarnya.

Ketika di interogasi lebih intens, barulah LK mengaku telah menghabisi nyawa YM karena kerana menolak diajak untuk berhubungan badan.
Bermula saat hari menjelang subuh itu atau sekitar pukul 05.00 WIB, pelaku menunggu korban yang akan berangkat kerja sebagai buruh harian lepas pada sebuah perusahan perkebunan.

Ketika itu, pelaku mengajak korban untuk berhubungan badan tapi kontan menolak. Kemudian pelaku mengambil sebongkah batu dan memukul kepala korban bagian belakang berulang kali.

Akibat penganiayaan berat itu akhirnya korban tersungkur ketanah. Kemudian pelaku menyeret tubuh yang saat itu masih bernyawa sejauh 10 meter, tepatnya didepan sebuah rumah kosong.

Usai melakukan aksi keji biadab itu, lantas pelaku mengambil barang berharga milik korban yakni satu buah handphone android dan meninggalkan korban begitu saja, yang sudah tidak bernyawa.

"Untuk memastikan keterangan pelaku, tim kembali ke TKP guna mencari barang bukti lainnya dan berhasil ditemukan," ucap Dody mengakhiri keterangannya.

Untuk diketahui bersama, bahwa korban tersebut merupakan kakak dari istri pelaku. Akan tetapi suami korban sedang menjalani masa hukuman penjara badan di Rutan Kelas II B Rengat di Kelurahan Pematangreba sejak satu tahun terakhir ini.

Sejak itu pula pelaku sering memberi perhatian lebih kepada korban. Seperti sering memberi uang untuk biaya makan korban bersama dua orang anaknya. Namun, dibalik itu pelaku punya niat tertentu yakni ingin berhubungan badan dengan korban. (stone)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

KNPI Riau Bersama Forum Peduli Anak Yatim Buka Pasar Ramadhan

Cegah Penyalahgunaan Aset, Mobil Dinas Pemko Dumai Kini Ditempel Stiker

Dinkes Riau Ingatkan Kabupaten/Kota Terkait Manajemen Penggunaan Vaksin

Bupati Sukiman Sebut Terwujudnya Keamanan Kondusif Kunci Penting Pelaksanaan Pembangunan

Vaksin Kemerdekaan Polda Riau Layani Masyarakat Pedalaman yang Tak Miliki NIK

Polsek Benai Beri Bantuan Korban Kebakaran

Sambut Ramadhan, Pengurus DPD PWRI Riau Berbagi Sembako

Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Riau Kepri ke Dumai, Kebersamaan dan Sinergi Demi Kemajuan Bersama

Wujudkan Semangat Nasionalisme dan Kekompakan, Diskominfotiks Rohil Gelar Berbagai Perlombaan Tradisional di HUT ke-80 RI

Sebanyak 108 Penerima BLT-DD Tahap I Desa Makeruh Rupat Disalurkan

Pemkab Inhu Terima Bankeu Khusus Pembangunan RLH

Pantau Titik Rawan Karhutla, Babinsa Bangsal Aceh Lakukan Patroli Rutin

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved