• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Riau
  • Inhu

Motif Pelaku Ajak Korban Hubungan Badan Tapi Ditolak

Polres Inhu Ungkap Kasus Pembunuhan IRT di Seberida

PantauNews

Selasa, 21 Maret 2023 19:35:21 WIB
Cetak

INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Polres Inhu Polda Riau berhasil mengungkap kasus pembunuhan keji yang terjadi di Kelurahan Pangkalan Kasai.
Korbannya seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial YM (35) tewas mengenaskan dari tangan seorang pria yang haus nafsu, yang tidak masih adik ipar korban.

Korban YM, warga Dusun Sungai Arang, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida tewas mengenaskan akibat tindakan kekerasan dari pelaku berinisial LK saat korban menolak ajakan pelaku berhubungan badan.

Pembunuhan keji dan biadab ini terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Dusun Sungai Arang Kelurahan Pangkalan Kasai, Senin (20/3) subuh sekitar pukul 05.00 WIB.

Namun, baru diketahui 8 jam kemudian atau tepatnya pukul 13.0 WIB ketika jasad korban ditemukan oleh dua orang anak laki-laki yang sedang mengembala kambing.

"Alhamdulillah, dalam tempo kurang dari 8 jam, kasus ini berhasil kita ungkap. Kita telah mengamankan pelakunya berinisial LK  (34) warga Dusun Sungai Arang," kata Kapolres Inhu AKBP Dody Wirawijaya didampingi Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Agung Rama Setiawan dan unsur Forkopimda Inhu dalam konferensi pers yang digelar dihalaman Mako Polres Inhu, Selasa (21/3).

Dody menuturkan, jasad korban ditemukan didepan sebuah rumah kosong. Kedua anak laki-laki yang melihat ada mayat wanita langsung melaporkannya kepada kedua orangtuanya dan Ketua RT setempat.

Setelah dicek barulah diketahui bahwa mayat wanita itu adalah YM, warga setempat. Jasad korban ditemukan tidak jauh dari rumahnya hanya berjarak 100 meter. Lantas Ketua RT melaporkannya kepada personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kasai.

Sekitar pukul 14.00 WIB, keluarga korban tiba di TKP dan langsung membawanya kerumah orang tua korban. Kemudian sekira pukul 14.30 WIB, personel Polsek Seberida bersama dokter Puskesmas Seberida tiba di TKP dan langsung melakukan visum.

"Dari hasil visum, diketahui korban mendapat kekerasan fisik (penganiayaan berat) dengan benda tumpul hingga tengkorak bagian belakang retak, kulit terkelupas akibat diseret, luka lebam dibagian punggung dan kening serta hidung mengeluarkan buih," terang Dody.

Atas kejadian itu, sekira pukul 14.00 WIB Polsek Seberida berkoordinasi Satreskrim Polres Inhu. Saat itu juga Kasat Reskrim Polres Inhu mengintruksikan sejumlah anggotanya untuk turun ke Seberida untuk melakukan penyeledikan.

Setibanya dilokasi kejadian, personel Satreskrim Polres Inhu langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Berbagai teknis penyelidikan telah dilakukan, mulai dari keterangan pihak keluarga hingga komunikasi terakhir korban lewat telepon seluler. Tak sia-sia, berkat kejelian tim, penyelidikan mengerucut dan mengarah kepada seorang laki-laki berinisial LK. Kemudian LK dibawa ke Mapolsek Seberida untuk dimintai keterangan lebih dalam," terang Dody.

Awalnya, LK memberikan keterangan yang berbelit-belit dan beralibi, namun tim tak bisa menerima begitu saja. Tim turun lagi ke lapangan untuk mencari fakta dan ternyata, semua keterangan LK tidak cocok dengan kondisi sebenarnya.

Ketika di interogasi lebih intens, barulah LK mengaku telah menghabisi nyawa YM karena kerana menolak diajak untuk berhubungan badan.
Bermula saat hari menjelang subuh itu atau sekitar pukul 05.00 WIB, pelaku menunggu korban yang akan berangkat kerja sebagai buruh harian lepas pada sebuah perusahan perkebunan.

Ketika itu, pelaku mengajak korban untuk berhubungan badan tapi kontan menolak. Kemudian pelaku mengambil sebongkah batu dan memukul kepala korban bagian belakang berulang kali.

Akibat penganiayaan berat itu akhirnya korban tersungkur ketanah. Kemudian pelaku menyeret tubuh yang saat itu masih bernyawa sejauh 10 meter, tepatnya didepan sebuah rumah kosong.

Usai melakukan aksi keji biadab itu, lantas pelaku mengambil barang berharga milik korban yakni satu buah handphone android dan meninggalkan korban begitu saja, yang sudah tidak bernyawa.

"Untuk memastikan keterangan pelaku, tim kembali ke TKP guna mencari barang bukti lainnya dan berhasil ditemukan," ucap Dody mengakhiri keterangannya.

Untuk diketahui bersama, bahwa korban tersebut merupakan kakak dari istri pelaku. Akan tetapi suami korban sedang menjalani masa hukuman penjara badan di Rutan Kelas II B Rengat di Kelurahan Pematangreba sejak satu tahun terakhir ini.

Sejak itu pula pelaku sering memberi perhatian lebih kepada korban. Seperti sering memberi uang untuk biaya makan korban bersama dua orang anaknya. Namun, dibalik itu pelaku punya niat tertentu yakni ingin berhubungan badan dengan korban. (stone)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Sarana Edukasi dan Support PMI, PT KPI RU Sungai Pakning Gelar Donor Darah

Rekan Pers di Dumai Sebaiknya Melakukan Investigasi atas Penganiayaan Wartawan

Dinas PUPR Bengkalis Tinjau Tahap Awal Pengerjaan Jembatan Pulau Bengkalis Sumatra

Babinsa Bukit Nenas Bersama Warga Gotong Royong Di TPU

Sinergi PAC Pemuda Pancasila Dumai Timur dan Ranting Buluh Kasap Perkuat Jalinan Sosial melalui Jumat Barokah

HUT KPI ke-5, RU Dumai Gelar Syukuran dan Santuni Panti Asuhan Az-Zahra

Dalam Rangka Hari Santri Nasional Pemerintah Kota Dumai Kirim Kontingen Ke INHU

Kapolres Dumai Pimpin Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2022

Lis Hafrida: Tujuan Dari Kegiatan Ini Membentuk Karakter Seorang Bundo Kanduang

Bupati Inhil Memberi ijin Said Syarifudin mencalonkan diri sebagai Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau.

Edwar Sanger: Luas Lahan Terbakar Menurun Signifikan

Eko: Kami Sangat Kecewa Dengan Kemendikbudristek

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 692 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 361 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1187 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved