• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Riau
  • Pekanbaru

Dinkes Riau Ingatkan Kabupaten/Kota Terkait Manajemen Penggunaan Vaksin

PantauNews

Sabtu, 19 Juni 2021 19:40:18 WIB
Cetak

PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Pemerintah provinsi riau melalui dinas kesehatan riau meminta kepada kabupaten/kota di riau agar memanajemen penggunaan vaksin secara cermat dan terarah.

Kepala Dinas Kesehatan provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir meminta pemerintah kabupaten/kota di Riau untuk memanajemen penggunaan vaksin dengan baik. hal tersebut dikarenakan ada pelaksanaan vaksin dosis kedua yang tertunda akibat daerah kehabisan stok vaksin.

"Seharusnya didata dan dimanajemen dengan bagus, kalau sudah vaksin pertama harusnya disiapkan untuk dosis kedua," kata Mimi, Sabtu (19/6/2021) sore.

"Pemerintah daerah jangan hanya mengejar target vaksinasi saja. Namun juga harus memiliki data dan manajemen yang bagus, karena antara vaksin dosis pertama dan kedua sudah diatur jarak waktunya," ujar Mimi.

"Kemudian, juga kalau stok vaksin sudah menipis, segera laporkan ke dinas kesehatan provinsi. atas dasar itu, kami akan mengajukan tambahan dosis kepada pemerintah pusat, karena perlu waktu juga untuk meminta vaksin," sambungnya.

Mimi menjelaskan, saat ini pihaknya sudah mengajukan penambahan vaksin, pemerintah pusat juga sudah langsung mengirimkan vaksin. dalam kurun waktu satu atau dua hari kedepan, kemungkinan vaksin sudah akan datang.

"Kami sudah ajukan penambahan vaksin dan vaksin langsung dikirim. mungkin satu atau dua hari lagi vaksin akan datang," ungkapnya.

Lebih lanjut Mimi menyampaikan, Informasi per hari ini di Provinsi Riau terdapat penambahan 284 kasus terkonfirmasi Covid-19. kabar baiknya, terdapat penambahan 385 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh. terdapat penambahan 9 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19.

"Total Terkonfirmasi 67.488 kasus dengan rincian isolasi mandiri 2.771 orang, rawat di rumah sakit 562 orang, sembuh 62.332 orang dan 1.823 meninggal dunia," tutupnya. (MCR/Rasid)


 Editor : Redaksi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Polsek Rantau Kopar Laksanakan Patroli Malam dan Sosialisasi Pengaktifkan Kembali PAM Swakarsa dan Satkamling

Beredar Akun Palsu Pejabat, Warga Pekanbaru Diminta Berhati-hati

Paska Hearing Proses Perpanjangan HGU Dengan Komisi II DPRD Rohul, Masyarakat Rokan IV Koto Menolak HGU 2 PT SAI

Mahasiswa Kukerta Unri Adakan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring

Komitmen Polres Dumai Bersama Kodim 0320/Dumai Bersinergi Berantas Aksi Kejahatan

SPN Kota Dumai Gelar Rapat Koordinasi Bahas Hubungan Kerja di PT Sumber Jaya Industrial Oleo

Ketua PJS Riau Serahkan Mandat Pembentukan DPC PJS Pekanbaru

Ilham Permana: PKS PT KAS Dinilai Meresahkan Warga Sekitar

Ops Bina Kusuma LK23, Personil Polsek Tambusai Utara Binluh Di Pasar Tradisional Desa Mahato Sakti

Kades Seberida Diduga Terima Suap Terkait Diterbitkannya Sporadik

Wawako Amris: Jadikan Pers Sebagai Mitra Dalam Bekerja

Pengamat: Apakah Berani Walikota Umumkan Hasil Assessment?

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 840 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 364 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1192 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 933 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved