• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Riau
  • Pekanbaru

IWD 2023 Angkat Tema Perempuan dan Politik

PantauNews

Rabu, 08 Maret 2023 22:50:46 WIB
Cetak

PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Setiap tanggal 8 Maret, perempuan di seluruh dunia merayakannya International Women’s Day (IWD). Perayaan IWD merupakan sebuah gerakan politik perempuan untuk merayakan kemajuan yang dicapai perempuan, sekaligus menyampaikan aspirasi kepada para pihak, khususnya pemerintah maupun para penguasa.  

Pada IWD 2023,  Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW), Forum Belajar Capacity Building (FBCB) didukung Konsorsium PERMAMPU serta jaringan aktivis perempuan di Riau merayakannya bersama secara hybrid dengan jaringan di 8 propinsi di Sumatera, seperti Lampung, Sumsel, Bengkulu, Jambi, Sumbar, Riau, Sumut dan Aceh. Temanya adalah "Membangun Dukungan Politik Perempuan Dalam Pemilu 2024 untuk Peningkatan Jumlah dan Kualitas Perempuan di Legislatif".

"Sebanyak 45 Calon Legislatif (Caleg) perempuan di Riau akan maju pada Pemilu 2024 mendatang. Dibutuhkan perempuan potensial yang memiliki perspektif gender dan paham permasalahan perempuan di Riau. Bagaimana upaya kita untuk mendorong Caleg Perempuan tersebut?" tanya Herlia Santi, fasilitator pada diskusi sesi awal di Gedung Wanita Pekanbaru, Rabu (8/3/2023).

Berbagai tanggapan muncul dari peserta yang berasal dari berbagai lembaga di Riau.

"Kita perlu mengajak mereka berdialog dan berdiskusi dalam berbagai kesempatan mengenai isu-isu perempuan. Dengan demikian, mereka akan memiliki pemahaman dan perspektif sehingga bisa menyuarakan kepentingan perempuan di parlemen," kata Utami dari AJI Pekanbaru.

"Banyak politisi perempuan yang kurang dikenal publik secara luas. Untuk itu, melakukan dialog menjadi sarana agar mereka bisa dikenal dan memahami persoalan perempuan di masyarakat," tambahnya.

Risni yang seorang ibu rumah tangga berharap agar para caleg membuat berbagai program untuk membangun perempuan di wilayahnya.
Sebagaimana harapan ibu-ibu pada umumnya, para caleg juga memperhatikan permasalahan kesehatan dan pendidikan putra-putri mereka.
"Kita menuntut mereka agar mendukung hak-hak perempuan. bagaimana perempuan yang di kelas menengah bawah dapat dengan mudah menembus akses kesehatan. Mereka butuh kita," kata Ririn, utusan PKBI Riau.

"Calon legislatif perempuan yang mendukung perempuan itulah yang akan kita didorong tentunya," lanjutnya. 

Herlia Santi juga mempertanyakan, faktor apa yang menyebabkan kemenangan perempuan tertunda? Dari berbagai tanggapan, ia menyimpulkan, bahwa masih belum setaranya pandangan masyarakat.

Masyarakat masih banyak beranggapan bahwa pemimpin adalah laki-laki. Parpol banyak yang menempatkan caleg perempuan hanya sebagai syarat pemenuhan kuota.

"Money politic juga mennjadi penghambat kemenangan perempuan dalam Pemilu," lanjut Herlia.

Usai diskusi secara hybrid, kegiatan dilanjutkan dengan dialog publik dengan narasumber Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau, Ade Hartati. 
Ade mengatakan, keberadaan perempuan di Parpol itu karena dua hal. Pertama, lahir sendiri dan ada kesadaran untuk mengabdi. Kedua, direkontruksi karena dihadirkan oleh sumber daya seperti keluarga. 

"Ini peran dari penyelenggara Pemilu. KPU harus melakukan verifikasi 30 persen agar tidak hanya KTP perempuan namun harus melihat secara langsung," ungkapnya.

"Perempuan yang sudah hadir di politik, harus diperkuat dan didukung. Harus lihat bibit, bebet, dan bobot. Karena saya melihat bagaimana permainan politik," kata politisi PAN ini.

Menurutnya, perempuan harus melahirkan perempuan di ranah legislatif, kadis, camat, lurah, dan lainnya. Meski begitu, ia lebih pilih sistem tertutup daripada sistem terbuka. Dengan catatan ada aturan dari PKU.

Hadir dalam dialog tersebut, Caleg 2019 untuk Kota Pekanbaru, Yulia yang belum berhasil duduk sebagai anggota legislatif. Ia kini menjadi Ketua RW dan Penggerak Karang Taruna di Rumbai.

"Saya sempat dipinang 6 Parpol untuk Pemilu 2024. Namun tak ingin maju karena ingin mendukung salah satu perempuan dari Rumbai Barat yang punya potensi di legislatif. Saya telah berkomitmen untuk tidak maju namun menjadi tim suksesnya. Agar sama-sama memperjuangkan hak dan aspirasi perempuan," jelas Yulia.

Acara yang dihadiri sekitar 50 orang peserta tersebut, dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau, Jenri Salmon Ginting. Berlangsung dari pagi hingga sore hari, peringatan IWD 2023 ini juga dihadiri sejumlah pelajar tingkat SMA. Lembaga yang juga terlibat dalam agenda ini antara lain LBH Pekanbaru, Yayasan Hutan Riau, PKBI, AJI Pekanbaru, FKPMR, YTNTN, FAMM Indonesia dan KASAI. (stone/rilis)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

BEM Se-Riau Minta Kejagung Copot Kajari Kuansing

Hearing DPRD, Dishub dan Dinas PUPR Riau, Diputuskan Jalan Sudirman Airmolek Bebas dari Truck ODOL

Zul AS: Ini Momen Untuk Menjalin Kerjasama Yang Strategis

Penguatan Binter Kerjasama dengan SKK Migas Kodim 0320/Dumai

Polres Dumai Gelar FGD Penanggulangan Terorisme, Eks Napiter: Paham Radikal Rusak Keutuhan NKRI

Tokoh Masyarakat Desa Sialang Jaya Datangi Camat Rambah, Ternyata Begini Kasusnya

Ketua GP NasDem Dumai: Alam Kemerdekaan ini Tidak Lepas Tetesan Darah dan Linangan Air Mata Para Pejuang Terdahulu

Peringatan Harganas Ke-30, Bupati Rohul Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana

Jokowi: Tata Niaga Tidak Sehat Harus Dirombak

Pilkada Inhu, KPU Inhu Aktifkan Badan Adhoc dan Sosialisasi PSU

Brimob Polda Riau Perketat Penyekatan dan Pembubaran Kerumunan

Pemko Dumai Silaturahmi Dengan Universitas Islam Riau

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved