• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Riau
  • Inhu

Managemen PKS PT SJML Dituding Sebarkan Berita Hoax

PantauNews

Jumat, 10 Februari 2023 10:56:03 WIB
Cetak

INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Managemen PKS PT Sawit Jaya Mandiri Lestari (SJML) dituding telah menyebarkan berita bohong terkait dugaan pencemaran limbah cair yang dibuang ke anak sungai dan viral diruang terbuka publik.

Dalam pernyataannya dimedia massa Kamis (9/2) kemarin, Direktur PKS PT SJML Bambang Suryanto mengatakan bahwa pancuran pipa yang dibuang ke anak sungai itu bukan limbah melainkan air hujan.

"Itu air hujan yang keluar dari pipa bukan limbah," kata dia.

Tudingan penyebaran berita bohong (hoax) itu disampaikan oleh salah satu perangkat Desa Pasir Selabau, Kecamatan Sungai Lala berinisial MN.
Kepada media ini MN menuturkan, bahwa ada dua pipa yang sengaja ditanam pihak perusahaan sejak awak pembangunan. Yang mana, masing-masing pipa diarahkan ke Sungai Indragiri dan anak sungai. 

"Idealnya setiap perusahaan menanamkan pipa hanya satu, yang kegunaannya untuk menyedot air sungai untuk mencuci buah kelapa sawit. Jika ada dua kuat dugaan pipa satunya lagi untuk membuang limbah dari kolam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Nah, apakah limbah pabrik sudah melalui proses dikolam IPAL atau hanya sekedar ditampung dikolam saja tanpa proses penyulingan limbah, sudah melalui tahapan-tahapan, tidak berbahaya dan beracun, itu saya tidak tahu pasti," terang MN kepada media ini, Jumat (10/2).

Jika kondisi air sungai dalam maka pipa itu akan tenggelam, setelah diguyur hujan lokasi pipa ditanam hingga ke Sungai Indragiri.

"Pipa itu dipasang (ditanam) selama perusahaan itu berdiri, sejak tahun 2019 mulai pembangunan pabrik. Logikanya jika pipa itu untuk menyedot air hujan pakai pipa biasa dan pipa itu permanen," tambahnya.

Ditambahkannya, pihak perusahaan membuang limbah malam hari hingga jelang subuh. Ada beberapa kali warga sekitar melihat warna air (limbah) yang keluar dari mulur pipa berwarna hitam, sehinga warga takut untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti mandi, mencuci atau buang hajat.

"Selama ini warga Desa Pasir Selabau masih sabar dan belum berbuat apa-apa dengan kondisi seperti itu. Limbah itu nyata, dilihat oleh warga jelang magrib. Masyarakat desa masih berpikir positif. Karena warna air yang keluar berwarna hitam warga enggan melanjutkan mandi dan mencuci," jelas MN.

Dari semua itu, lanjutnya, pihaknya meminta kepada instansi terkait, baik itu Polda Riau dan Polres Inhu yang membidanginya maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Inhu dan Dinas LHK Riau untuk menindak tegas pihak perusahaan yang telah membuat keresahan warga Desa Pasir Selabau.

Sehingga warga dapat kembali beraktivitas di Sungai Indragiri seperti sediakala sebelum perusahaan itu hadir didesa tersebut.

Pihaknya mempertanyakan kinerja dari DLH Inhu dan instansi terkait lainnya seputar persoalan ini termasuk dari LSM yang pernah mengungkit-ungkit limbah di perusahaan tersebut.

"Kemarin pernah ada riak-riak dari SLM soal limbah tapi kini diam, sepi-sepi saja. Nah, sekarang ini persoalan itu kembali dicuatkan ke publik agar masyarakat luas tahu persoalan yang selama ini dirasakan dampak tak baiknya oleh warga Desa Pasir Selabau," pungkasnya. (stone)


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor Riau Capai Triliunan, Tapi Mengapa Anggaran Masih Defisit

Lurah Bukit Kayu Kapur Tak Ingin Wilayahnya Kotor dan Kumuh

Juru Parkir Diarea Dream Box dan Besta Swalayan Disinyalir Lakukan Pungutan Liar, Masyarakat Mulai Resah

Pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2023, Kapolres Dumai : Patuhi Semua Peraturan Berlalu lintas

Kepala BNPB Apresiasi IDI Riau

Gubri Bahas Pembebasan Lahan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang

PLN UP3 Rengat Survey ke Pelanggan Penerima Sasaran Stimulus

Khairuddin Siregar Putuskan Akan Lapor Polisi Terkait Istrinya yang Hilang

Bupati Rohul H Sukiman Ajak Semua Pihak Dukung Polri Dalam Menjaga Kamtibmas

Wali Kota Dumai Temui Gubernur Riau, Bahas Sinergi Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi

Pimpin Apel Pagi, Karutan Tekankan Jaga Integritas dan Kekompakan

Lakakerja di PT IBP Dumai, Tim Pengawas Disnakertrans Riau Lakukan Penyelidikan

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 652 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1187 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved