• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Riau
  • Inhu

Polsek Rengat Barat Dibackup Polres Inhu Berhasil Mengungkap Pelaku Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak

PantauNews

Ahad, 25 Desember 2022 20:00:40 WIB
Cetak

INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Unit Reskrim Polsek Rengat Barat dibantu Sat Reskrim Polres Inhu berhasil mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak di Dusun Sungai Kemiri, Desa Pematang Jaya, Kecamatan Rengat Barat.

Pengungkapan kasus pembunuhan sadis terhadap seorang ibu rumah tangga beserta anak balita laki-laki berusia 9 bulan itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Rengat Barat AKP Deni Afrial.

Hanya butuh waktu 30 jam, kedua pelaku yakni NA (17) dan F (15) dibekuk tim dari dua tempat dan waktu berbeda pada Jumat (23/12) petang kemarin. 

Dalam pres rilis yang digelar Polres Inhu Polda Riau, Sabtu (24/12) diruang Adhy Pradana dipimpin Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso didampingi Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Agung Rama Setiawan, Kapolsek Rengat Barat AKP Deni Afrial dan PS Kasubsi Penmas Polres Inhu Aipda Misran menuturkan, bahwa motif pembunuhan ibu dan anak tersebut dilatarbelakangi dendam.

Korban, Arita (45) dihabisi nyawanya secara sadis oleh NA pada Rabu (21/12) malam sekira pukul 20.00 WIB menggunakan benda tumpul, dengan cara dipukulkan dari belakang ke kepala korban dibagian kanan hingga luka lebar dan tidak sadarkan diri.

Sementara, pelaku F menghabisi nyawa balita, Rizky Arma Farhan, dengan cara dibekap mulut dan hidung korban pakai tangan pelaku hingga tewas.
Kedua korban dengan kedua pelaku masih bertetangga dekat hanya berjarak lima meter yakni di Dusun Sungai Kemiri RT001/RW001 Desa Pematang Jaya.

"Setelah mengumpulkan beberapa barang bukti akhirnya tim berhasil mengungkap dan mengamankan kedua pelaku pembunuh ibu dan anak," terang Kapolres.

Dikatakannya, bahwa pengungkapan kasus pembunuhan ibu dan anak ini dipimpin Kapolsek Rengat Barat bersama Kasat Reskrim Polres Inhu.

Pada Kamis (22/12) petang itu tim menerima laporan dari saksi bahwa alat dapur korban berupa mesin blender berada dirumah salah satu pelaku.

"Berdasarkan petunjuk itu dan keterangan saksi, tim menginterogasi pelaku. Meski pelaku sempat berkilah dan tim sempat percaya keterangan pelaku. Pelaku mengatakan jika dirinya tidak tahu mengapa blender itu ad dirumahnya," jelas Kapolres.

Kemudian keesokan harinya, Jumat (23/12) tim menemukan ada kejanggalan, yaitu berkas foto copy Kartu Keluarga (KK) dan KTP korban dan pelapor (suami korban-red) ada dirumah pelaku.

Bahkan orangtua pelaku tidak bisa menjelaskan perihal keberadaan dokumen milik korban dan suaminya itu.

Kecurigaan tim terhadap pelaku semakin kuat dan kemudian memburu pelaku F. Tidak butuh waktu lama, hanya selang beberapa jam, tim membekuk F saat berada disekitar GOR Sultan Mahmudsyah di Kelurahan Pematangreba, yang berjarak belasan kilometer dari rumah pelaku F.

"Pelaku F ditangkap sekitar pukul 15.00 WIB. Kepada tim, pelaku mengakui perbuatannya. Hasil interogasi tim, pelaku membunuh kedua korban dilakukan bersama temannya NA. Sehingga pada hari itu juga tim mengamankan NA dari kediamannya," beber Kapolres.

Dari keterangan kedua.pelaku, sambung Kapolres, mereka menaruh dendam kepada korban dan suami korban karena sering ditegur lantaran pelaku menggunakan knalpot brong.

Merasa bising dan mengganggu anaknya tidur jika kedua pelaku pulang atau sedang bersama teman-temannya yang datang kerumah pelaku naik sepeda motor dengan knalpot brong, hingga korban dan suaminya menegurnya.

"Karena punya anak kecil dan suara bising dari knalpot brong pelaku, korban kerap menegur pelaku. Akibat teguran itu membuat pelaku menyimpan dendam hingga menghabisi nyawa korban, ibu dan anak balitanya," terang Kapolres.

Kemudian, sebelum pelaku menghabisi nyawa kedua korban, diawali dengan memanggil korban untuk datang kerumah pelaku F.

Tujuannya untuk memastikan apakah blender yang ada dirumah pelaku benar milik korban. Lantas korban bersama anak balitanya datang kerumah pelaku F. Sedangkan suami korban pergi kekebun miliknya.

"Saat tiba dirumah pelaku, korban langsung dihabisi dengan cara dipukul dibagian kepala menggunakan shockbreker sepeda motor dari arah belakang oleh pelaku NA. Saat itu mereka berada dibelakang rumah pelaku F," kata Kapolsek Rengat Barat AKP Deni Afrial menambahkan.

Kembali Kapolsek menambahkan, akibat pukulan itu kepala korban luka lebar dan tersungkur ketanah. Tidak sampai disitu, untuk memastikan korban sudah tidak bernyawa, pelaku menjerat leher korban menggunakan karet benen ban bekas sepeda motor.

Anak korban menjerit menangis saat itu, dibekap mulut dan hidungnya oleh pelaku F hingga tewas. Hal itu dilakukan pelaku karena takut perbuatan mereka diketahui warga sekitar," jelas Deni.

Dipastikan keduanya sudah tidak bernyawa, kedua korban diseret kearah semak belukar yang berjarak sekitar 50 meter dari TKP.

Korban (ibu) dibekap bagian kepalanya menggunakan kain, sementara anaknya dimasukan kedalam karung goni plastik dan dicampakan kedalam semak belukar.

Dari hasil penyelidikan, lanjut Deni, tim menyita sejumlah barang bukti, alat kejahatan membunuh kedua korban, antara lain cangkul, pakaian kedua korban, sendal, perhiasan, handphone, blender, ember timba dan shockbreker.

Kedua pelaku dikenakan Pasal 338 KHUPidana dan Pasal 80 ayat (3) Undang-undang RI No.17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 1 butir 1 Undang-undang RI No.11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dengan ancaman kurungan penjara maksimal 10 tahun. (stone)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Bupati Rohil Pantau Perekaman e-KTP di Tanjung Medan

Kapolsek Dumai Kota 'Turun Tangan' Jemput Warga Terindikasi Positif Covid-19

Malam Ini, DPRD Riau Paripurna AKD Periode 2019-2024

Pimpinan PT Sawit Asahan Indah Siap Bersinergi dengan Pemdes Sungai Kuning

Polres Bengkalis Gelar Talk Show Dalam Rangka Mewujudkan Pilkada Damai

Komisi III DPRD Inhu Kembali Agendakan RDP Dengan DLH Inhu

Hadiri Pelantikan KKTKS PKDP Dumai, Berikut Pesan Camat Indra Safawi

Kadis Kominfotiks Rohil Minta Semua OPD Waspada Serangan Hacker

Bhabinkamtibmas Desa Makeruh dan Sungai Cingam Bagikan Masker

Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis

Pertamina Dumai Aktifkan Satgas RAFI 1447 H, Pastikan Pasokan Energi Aman Selama Ramadan dan Idulfitri

Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Inhu Karena Dendam

Terkini +INDEKS

Sari Dumai Oleo Tingkatkan Akses Jalan bagi Masyarakat Lubuk Gaung

27 Juli 2026
Merasa Bahagia dan Bangga diIkut Sertakan Tarian Zapin Bagan, Pengawas Dlh Rohil Berikan Klarifikasi
24 Juli 2026
STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Perkuat Kurikulum Berbasis OBE, Gandeng Guru Besar UIN Suska Riau
24 Juli 2026
Melebihi Standar, Kabupaten Rohil Berhasil Pecahkan Rekor MURI Melalui Tari Sapin Bagan
24 Juli 2026
Jawaban Bupati Rohil Atas Pandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD Terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
21 Juli 2026
Pandangan Umum Fraksi -Fraksi DPRD Rohil Atas Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
21 Juli 2026
Rapat Paripurna DPRD Rohil Dengan Agenda Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Oleh Bupati
21 Juli 2026
Aisya Fhatih Az Zahra, Dara Berbakat Rohil 2026, Kunjungi STAI Ar Ridho Bagansiapiapi
20 Juli 2026
STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Gelar Pembekalan Dosen dan Mahasiswa KKN-PPL Angkatan XIV
20 Juli 2026
Persatuan Wanita Patra Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan DPPA Kota Dumai Tanamkan Budaya Anti-Bullying di SD IT Brilliant
20 Juli 2026

Terpopuler +INDEKS

PT KIMI Berdarah Ketua PWRI Kabupaten Siak desak Seluruh Pihak yang Melanggar Hukum Dipidana Biar Ada Efek Jera

Dibaca : 309 Kali
Dituding Alihkan Pokir ke Luar Dapil, Anggota DPRD Dumai Muhammad Al Ichwan Hadi Beri Klarifikasi
Dibaca : 306 Kali
Tebar Kepedulian di Jumat Berkah, JMSI Kota Dumai Berbagi Rezeki untuk Masyarakat
Dibaca : 240 Kali
Erwin Sitompul Sebut Data Kemendagri Membuktikan Program MBG Tidak Menurunkan PAD Riau, Justru Menghemat APBD Rp45 Miliar
Dibaca : 354 Kali
Dua Perusahaan Galangan Kapal di Siak Riau Kebanggan Bupati Afni.z di Hentikan, Dugaan Memanfaatkan Ruang Laut Tanpa Izin
Dibaca : 389 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved