• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Nasional

Dekarbonisasi Industri Harus Melibatkan Seluruh Rantai Nilai Perusahaan

PantauNews

Sabtu, 19 November 2022 19:50:05 WIB
Cetak
Diskusi tentang “Indonesia Net Zero Summit 2022: Decarbonization at All Cost” yang diadakan pada Jumat, 11 November 2022 lalu di Bali.

PANTAUNEWS.CO.ID, BALI - Dekarbonisasi industri tidak dapat terlaksana tanpa adanya kerja sama dan kolaborasi antara perusahaan dan seluruh rantai nilainya. Hal tersebut dinyatakan dalam sesi diskusi Decarbonizing the Value Chain, yang merupakan bagian dari rangkaian acara “Indonesia Net Zero Summit 2022: Decarbonization at All Cost” yang diadakan pada Jumat, 11 November 2022 lalu di Bali.

Globalisasi telah membuka peluang kerja sama lintas perusahaan yang berada di wilayah yang berbeda. Saat ini kerja sama lintas perusahaan lintas benua merupakan sebuah kelaziman dan keniscayaan; perusahaan pemegang merek, atau perusahaan prinsipal kelas dunia bekerja sama dengan perusahaan supplier di negara-negara lain. Pola bisnis dan perdagangan era globalisasi ini menimbulkan tantangannya tersendiri dalam agenda dekarbonisasi perusahaan. Standar kepatuhan yang berbeda-beda antar perusahaan penjual (seller) dengan pembeli (buyer) juga memberikan tantangan besar. Padahal, mengacu pada standar global Science Based Target Initiatives (SBTi), setiap perusahaan dituntut untuk melakukan dekarbonisasi sampai ke tingkat rantai nilai.

Faktanya, tidak ada satu pun entitas perusahaan yang dapat mendekarbonisasikan rantai nilai produknya sendiri-sendiri, secara terpisah. Ini karena produk yang dihasilkan melewati rantai nilai yang terhubung secara global dan melibatkan berbagai entitas. Upaya dekarbonisasi produk berarti dekarbonisasi di sepanjang rantai nilainya yang melibatkan banyak pelaku dengan standar dan kapabilitas yang berbeda-beda.

Menurut data WRI, 75% dari emisi gas rumah kaca global dihasilkan dari sektor perusahaan swasta, tetapi hanya 25% dari perusahaan swasta yang melakukan pengukuran dan menetapkan target penurunan mengikuti kerangka Science Based Target Initiatives (SBTI) emisi mereka.

*Data dan informasi emisi untuk mendukung dekarbonisasi*
Dalam sesi diskusi yang menampilkan perwakilan dari sektor Fast Moving Consumer Goods atau FMCG (PT Nestlé Indonesia), sektor industri kimia (PT BASF Indonesia), dan fashion (H&M Indonesia), panelis menyatakan pentingnya memiliki data dan informasi terkait emisi, bagaimana perusahaan dapat mengumpulkan data emisi mereka yang diperlukan sebagai langkah awal untuk merencanakan peta jalan penurunan emisi di perusahaan dan rantai nilai masing-masing.

PT Nestlé Indonesia sebagai salah satu pemain FMCG terbesar di dunia dan di Indonesia mengungkapkan bahwa 95% dari emisi yang dihasilkan berasal dari scope 3, atau di tingkatan pemasok atau rantai nilai. Nestlé bekerja sama dengan banyak pemasok supplier di tingkat lokal maupun global, sehingga rantai nilai memiliki peran dalam upaya perusahaan dalam menurunkan emisi karbonnya. Untuk mencapai target Net Zero di rantai nilainya Nestlé menetapkan 4 area fokus utama yang menjadi pilar untuk menuju target nol emisi, yaitu : carbon reduction, sustainable packaging, caring for water, sustainable sourcing.

Prawitya Soemadijo, Sustainability Director PT Nestlé Indonesia menegaskan, "Nestlé menerapkan lifecycle approach menyeluruh untuk mengetahui jejak emisi karbon dari setiap produknya, dan tentunya hal ini memerlukan keterlibatan banyak pihak untuk bekerja sama".

Agus Ciputra, Presiden Direktur PT BASF Indonesia mengatakan sulitnya pemetaan emisi di seluruh rantai nilai. “Tetapi itu bukanlah hal yang tidak mungkin,” kata Agus.

Faktanya, PT BASF Indonesia telah bekerja dan menjadi perusahaan kimia pertama yang mengumumkan emisi dari sekitar 45 ribu jenis produk yang mereka hasilkan. Hal ini akan mendukung ketersediaan informasi bagi para klien BASF, karena sebagai pemasok bahan kimia, emisi yang dihasilkan akan membantu para klien melakukan penghitungan emisi karbon di rantai nilai mereka masing-masing.

*Dekarbonisasi energi*
Sektor energi memiliki subsektor yang kurang mendapatkan perhatian yang mendalam. Umumnya banyak orang hanya melihat ketenagalistrikan sebagai fokus dalam agenda transisi energi menuju Net Zero Emission, padahal energi akhir seperti energi panas juga merupakan hal yang perlu menjadi pusat perhatian dalam agenda transisi energy.

Anya Saphira, Program Stakeholder Engagement and Public Affair Lead, H&M Group Production Office Indonesia menyampaikan, "Di sektor garmen dan tekstil, energi panas menjadi hal yang penting. Di Indonesia ini masih berasal dari bahan bakar fosil.”

Jika melihat faktor emisi dari sisi energi, menurut Anya, Indonesia memiliki masalah ganda (combo impact problem), dimana emisi dari bahan bakar fosil berasal dari listrik yang digunakan dalam proses produksi, dan juga on-site heat generation. Anya berpendapat bahwa perlu bantuan dan perhatian dari pengambil kebijakan dan berbagai pemangku kepentingan untuk membuat solusi lokal terkait masalah ini.

Seperti kedua perusahaan lainnya, emisi karbon terbesar H&M berada di rantai nilai, terutama di tahap material production, fabric manufacturing dan dyeing, serta washing. H&M bekerja sama dengan para pemasoknya untuk bersama-sama memecahkan masalah lingkungan hidup dan dampak sosial dalam rantai nilai perusahaan.
Anya menambahkan, terbiasa menggunakan bahan bakar fosil bukan berarti tidak bisa mencari alternatif untuk beralih dan menurunkan emisi. Biomassa memiliki potensi yang cukup besar untuk menjadi solusi dari permasalahan energi, karena banyak limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai pengganti dari bahan bakar fosil untuk menghasilkan energi panas. Tetapi tetap perlu kebijakan yang jelas untuk memastikan ketersediaan bahan baku alternatif yang berkelanjutan.

Dalam setahun terakhir ini, KADIN Net Zero Hub sudah bekerja sama dengan WRI, CDP, dan UNDP untuk bersama-sama mencoba mencari solusi iklim dari emisi yang ada di rantai nilai masing-masing perusahaan.
Pada akhirnya, upaya dekarbonisasi industri bukanlah hal yang dapat dilakukan sendirian. Perlu kooperasi dan kolaborasi dari seluruh sektor industri untuk memetakan scope 1, scope 2 dan scope 3, tidak hanya dalam menghitung jumlah emisi, tetapi juga berbagi pembelajaran dari upaya masing-masing dalam melakukan pengurangan emisi.


 Editor : Dedi Saputra

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Gubernur Kalbar Sambut Enam Jenazah Korban Kecelakaan Sriwijaya Air

Suhardi Pimpin PJS Sultra, Penuhi Target 25 DPD se Indonesia

Keras Balasan Ali Fikri Kala Andi Arief Tuding Panggilan KPK Hoax

DPC PJS Pohuwato Resmi Terdaftar di Kesbangpol

Netralitas TNI: Pilar Utama Stabilitas Demokrasi Indonesia

Kontrak Operasional Kegiatan Bakamla RI di Tahun 2022 Ditandatangani

Sinergi PJS dan Polri: Bersama-sama Bersihkan Limboto dari Dampak Banjir

Megawati: Coba Semua Kepala Daerah Seperti Risma, Tinggal Kipas-kipas Saya

Diskusi Publik Forum Masyarakat Berdaya Sumsel Kampanyekan Pemilu Damai 2024 Anti Anarkisme dan Kekerasan

Menggema: Pembacaan "Janji Laskar Gemoy" dan Konser Dewa-19 Memukau Kota Lampung

KN. Pulau Dana-323 Bakamla RI Passing Exercise Bersama USCGC Munro-755

Kepala BNPB Tinjau Langsung Infrastruktur Terdampak APG Gunung Semeru

Terkini +INDEKS

JMSI Dumai Resmi Dilantik, Ahmad Dahlan Tekankan Profesionalisme dan Integritas Media Siber

10 September 2026
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
10 September 2026
Siap Melahirkan Generasi Akademis Baru. Ketua STAI Ar Ridho Resmi Tutup Sidang Skripsi
09 September 2026
Usbu Ta aruf STAI Ar Ridho Ditutup, Dr. Budi Setiawan Titip Pesan untuk 38 Mahasiswa Baru
09 September 2026
37 Mahasiswa Baru Siap Menapaki Dunia Kampus, STAI Ar Ridho Gelar Usbu Ta aruf 2026
09 September 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu Bistamam Lantik Bd Marini Winawan Sebagai Ketua TP KK dan Bunda Paud Pekaitan
08 September 2026
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
08 September 2026
DPRD Rohil Gunakan Hak Inisiatif Ajukan Rokan Hilir Hijau
07 September 2026
Karmila Sari Minta Kepala Sekolah Siapkan Data untuk Program Revitalisasi
06 September 2026
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu

Dibaca : 367 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 605 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 258 Kali
Aktivis Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI
Dibaca : 599 Kali
Atlet Taekwondo Kota Dumai Siap menunjukkan Kemampuan Terbaiknya Dalam Riau Challenge 2026
Dibaca : 233 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved