Miris! Ingin Ambil Ijazah, Wali Santriwati Pesantren Hidayatullah Dikenakan Biaya Rp 290 Ribu
SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Mengambil Ijazah dari Dayah Hidayatullah, Gampong Subulussalam Selatan, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Aceh. Pundeh Sinaga diharuskan membayar biaya sebesar Rp 290,000,00. (Dua Ratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah).
"Untuk mengambil ijazah, kami harus membayar sebesar 290 ribu kepada Dayah Hidayatullah," ujar Orang Tua Santriwati Hidayatullah, Pundeh Sinaga, kepada media ini. Minggu, (18/09/22).
Masih kata Pundeh Sinaga, Pembayaran sebesar Rp 290,000,00 itu pun berupa. Semen, Sekop, Cangkul, Sapu Lantai, dan Sapu Lidi. Sembari menunjukan kuitansi pembayaran kepada Dayah Hidayatullah.
Menurut Pundeh, ini terlalu sangat memberatkan para orangtua santri, yang tampa musyawarah dengan wali santri dan pihak Dayah Hidayatullah, seketika ingin mengambil Ijazah tiba-tiba langsung menuntut untuk membayar sebesar Rp 290,000,00.
Disamping itu, awak media ini mencoba mengkonfirmasi pihak yang bersangkutan di Dayah Hidayatullah, namun menurut sang penjaga gerbang, pihak yang bersangkutan sepertinya tidak ada waktu hari ini, dikarenakan mereka sedang berada di Aula.
"Sepertinya tidak bisa hari ini bang, besok pasti bisa," katanya pendek. (Juliadi)


Berita Lainnya
Panitia Konfercab PCNU Solok Selatan Silaturahmi dengan Wakil Bupati
Kejati Sumbar lakukan Eksekusi Terhadap Tepidana Atas Nama Ricki Novaldi
YARA Nilai Asisten I Setdako Subulussalam tak Paham Kewenangannya
Saat RDP, Ginting Menangis Di Gedung DPRK Subulussalam
Jalin Silaturahmi, PCNU Kabupaten Solok Laksanakan Lailatul Ijtima
DPRK Subulussalam Walk Out Rapat Paripurna, 2018 VS 2021
Pemungutan Suara Ulang Kampong Makmur Jaya Batal
Perdana! Pesantren Tahfizul Qur'an Birrulwalidain Di Subulussalam Buka Pendaftaran
Dua Organisasi Mahasiswa Minta Wako Subulussalam Gagalkan Rencana Pembelian Mobdin Tahun 2022
Kurang dari 24 Jam, Pelaku Begal Handphone Berhasil Ditangkap Polsek Padang Utara
Awal Tahun 2022, Program Sister Family Palestine Indonesia Kembali Digaungkan
Murabbi MPTT-I Resmikan Gapura Tauhid Tasawuf Sufi Syekh Hamzah Fansury di Subulussalam