• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Olahraga

Saat Asnawi Dimarahi Ayahnya, Gegara Penalti Singapura yang Gagal

PantauNews

Senin, 27 Desember 2021 23:04:15 WIB
Cetak

MAKASAR, PANTAUNEWS.CO.ID - Asnawi Mangkualam jadi viral karena dinilai meledek Faris Ramli kala gagal penalti. Jangan seperti itu lagi ya Asnawi, sang ayah, Bahar Muharram tidak suka. Indonesia kalahkan Singapura 4-2 di semifinal leg kedua Piala AFF, pada Sabtu (25/12) malam WIB. Hasil itu, membuat agregat 5-3 untuk Skuad Garuda dan berhak melangkah ke babak final.

Final Piala AFF, Indonesia akan menghadapi Thailand dalam dua leg. Leg pertama pada Rabu (29/12) dan leg kedua pada Sabtu (1/1/2022) yang sama-sama digelar pukul 19.30 WIB.

Di laga Indonesia vs Singapura leg kedua, ada satu momen yang mencuri perhatian. Ketika kapten Indonesia, Asnawi Mangkualam dinilai meledek penyerang Singapura, Faris Ramli kala gagal penalti!

TERKAIT
  • Jubir Luhut: 500 TKA China Dibutuhkan untuk Mempercepat Pembangunan Smelter
  • Masyarakat bisa memperpanjang SIM hingga akhir Agustus 2020.
  • Peringatan Keras Presiden pada Kementerian yang Kinerjanya Tak Menujukkan Adanya Perasaan Krisis Dalam Penanganan Covid-19

Saat sepakan Faris ditepis Nadeo Argawinata, Asnawi menghampiri Faris. Dia terlihat berkata sesuatu dan langsung dilerai pemain Singapura lainnya.

Ayah Asnawi, Bahar Muharram mengungkapkan kejadian tersebut. Dirinya mengaku, langsung menelfon Asnawi untuk mempertanyakan hal itu!

"Saya sempat menelpon setelah pertandingan, ada momen yang saya tidak suka dan saya marahi dia, yaitu saat pemain Singapura gagal penalti, mengapa dia melakukan hal itu," ujarnya membuka cerita di Lapangan Latih PSM Makassar, Senin (27/12/21).

"Kata dia, pertama itu tidak sewajarnya penalti. Kemudian penaltinya gagal, dia bilang terima kasih," lanjutnya.

Bahar Muharram tampak tidak suka akan tindakan Asnawi Mangkualam. Baginya, itu adalah tindakan mengejek lawan!

"Saya bilang, kau tidak bisa melakukan hal itu. Kalau menurut kamu tidak masalah, bagi orang lain bisa jadi masalah," tegasnya.

"Itu seperti mengejek, tidak lillahi ta'ala. Walau dia bilang tidak ada maksud mengejek, tapi saya tidak mau dia melakukan hal seperti itu lagi," tambahnya.

Aksi Asnawi Mangkualam yang viral itu tidak luput dari perhatian Shin Tae-yong. Pelatih Timnas Indonesia itu memberi peringatan keras!

"Saya tidak tahu ada aksi itu saat masih di stadion, tapi saya terkejut setelah melihat video tayangan ulang," kata Shin Tae-yong, dikutip dari media Korea, Joongang.

"Setelah makan siang, saya menegur Asnawi dan mengatakan, 'jika itu terjadi lagi selama saya masih menjadi pelatih, jangan pernah berharap datang ke timnas'," ujarnya.

Shin Tae-yong adalah sosok yang sangat menjunjung tinggi sikap fair play. Ia sendiri sempat bersitegang dengan bench Singapura karena kecewa pemain lawan merayakan gol di depan bench Timnas Indonesia.

Ia juga tak banyak protes saat Timnas Indonesia dirugikan wasit karena tak menghadiahi penalti buat timnya pada semifinal leg pertama. Pelatih asal Korea lebih memilih menghargai keputusan wasit.

Dengan nilai yang dianutnya itu, ia pun sangat kecewa melihat aksi Asnawi Mangkualam. Pemain Ansan Greeners diminta untuk tak mengulangi lagi tindakan itu di kesempatan selanjutnya.

"Semua pemain di lapangan adalah rekan kerja, betapa hancur perasaannya setelah gagal mencetak gol penalti. Sesuatu yang tidak diterima juga buat pemain merayakan gol di depan bench lawan," ucap Shin Tae-yong.

"Asnawi sudah berjanji ke saya untuk tak melakukannya lagi," kata dia lagi.

Terlepas dari aksinya yang bikin heboh itu, Asnawi Mangkualam sejatinya adalah andalan Indonesia di Piala AFF kali ini.

Asnawi Mangkualam menempati pos bek sayap kanan Indonesia. Di ajang Piala AFF 2020, peran Asnawi tidak tergantikan.

Asnawi terus bermain sebagai starter di enam laga dan bermain penuh, cuma satu kali diganti. Satu gol dan satu assist dikemasnya.

Empat laga terakhir, ban kapten melingkar di lengannya. Dirinya dipercaya menjadi pengganti Evan Dimas, untuk jadi pemimpin Skuad Garuda di lapangan. (*)


Sumber : Detik.com /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

57 Medali Emas, Perak, dan Perunggu, Taekwondo Dumai Sabet Prestasi Gemilang di Riau Challenge 2025

Harusnya Tak Begini, Messi

SPBD Selenggarakan Jalan Santai Sempena HUT RI Ke 77

Taekwondo Dumai Berprestasi, Ujian Kenaikan Tingkat Jadi Momentum Peningkatan

Legenda Bulu Tangkis Indonesia Markis Kido Meninggal Dunia

Atlet Taekwondo Dumai Toreh Sejarah Di Open Tournament Bareh Solok Taekwondo Championship 2023

Joe Hart Resmi Berlabuh Ke Tottenham Hotspur

Mantan Pesepakbola Jual Medali Juara, Uangnya buat Beli Narkoba

Esports DKI Siap Mempertahankan Juara Umum PON 2028 NTT NTB

INKAI Dumai Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus Baru, Hamzah Ajak Seluruh Anggota Sukseskan Agenda Besar

Turnamen Bola Voli LPMK 2024 Meriahkan Kota Dumai

Persiapan Even Volly Ball Bupati Club 2023,Ini Penjelasan Azirman

Terkini +INDEKS

Dugaan Kelalaian Serius PT Ivo Mas Tunggal Resmi dilaporkan, Sikap Tegas Dinantikan

28 April 2026
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 919 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 365 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1192 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 934 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved