AHY: Selamat Gus Yahya Ketum PBNU, Demokrat Siap Bersinergi
JAKARTA, PANTAUNEWS.CO.ID - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan ucapan selamat dan harapannya atas terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026.
Serta barakah atas terpilihnya KSelamatH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai Ketua Umum PBNU periode (2021-2026), ganti KH Said Aqil Siradj,” ucap Ketum AHY melalui akun twitter pribadinya @AgusYudhoyono, Jumat (24/12/12) siang.
“Semoga NU semakin kokoh dalam merawat pilar keislaman dan keindonesiaan, meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian, mempromosikan corak Islam Wasathiyah sebagai fondasi perdamaian global. Kami Partai Demokrat siap bersinergi untuk menghadirkan kemaslahatan bagi umat, bangsa dan negara,” harap Ketum AHY.
KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, terpilih menjadi Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026 setelah penghitungan suara yang dilaksanakan dalam rangkaian Muktamar ke-34 NU yang digelar di Lampung, Jumat (24/12/21), Gus Yahya meraih 337 suara. Sementara petahana, KH Said Aqil meraih 210 suara. (*)


Berita Lainnya
Kapolri Dorong Baharkam Lakukan Reformasi Kultural, Tampil Humanis dan Tegas
Masyarakat bisa memperpanjang SIM hingga akhir Agustus 2020.
Aksi Jemput Paksa Wartawan, Ketua DPD PJS Sulut Minta Kapolda Copot Kapolres Tomohon
Prabowo-Gibran Umumkan Kabinet Merah Putih, Kolaborasi Pengalaman dan Inovasi
PT. KAI Sediakan Layanan Pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun, Berikut Syaratnya
PJS Kepri Siap Gelar Musda, Pelantikan dan Seminar Nasional di Batam
Kapolri Tekankan Pentingnya Perlindungan dan Pencegahan Penyelundupan PMI
Facebook Hapus Grup Anti Masker dengan 9.600 Anggota
Terpilih Pimpin PJS Gorontalo, Jojo Rumampuk Siap Kembangkan PJS di Gorontalo
Panglima TNI Berikan Piagam Penghargaan Kepada Gubernur dan Forkopimda Bali
Dukung KNPI Lawan Rasisme, Ustaz Das'ad Latif: Ini Bukan 'Anti-Abu Janda'
Cerita Sidang Ferdinand Hutahaean: Ngaku Mualaf tapi Kristen di KTP