• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Riau
  • Inhu

Karyawan PT SWP Dianiaya Mandor Hingga Luka Memar Dibagian Mata Kiri

PantauNews

Sabtu, 02 Oktober 2021 19:15:51 WIB
Cetak
Bima, korban pemukulan oleh pelaku, Yudi mengalami luka memar dibagian mata sebelah kiri.

INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Bima, salah seorang karyawan PT Sinar Widita Parmata (SWP) yang berada di Desa Pasir Keranji, Kecamatab Sei Lala, Kabupaten Inhu, Riau yang menjadi korban penganiayaan oleh rekan kerjanya menuntut keadilan.

Korban dianiaya oleh Yudi, mandor PT SWP pada (16/9) pagi sekira pukul 10.00 WIB lalu hingga mengakbatkan luka memar dibagian mata sebelah kiri.

Korban telah melakukan visun saat sebelum membuat Laporan Polisi (LP) ke Polsek Pasir Penyu.

"Sampai saat ini mata kiri saya masih kurang jelas penglihatannya atau kabur. Selain itu kepala saya sering pusing-pusing dan terasa sakit nyeris sewaktu-waktu. Selama ini saya tidak pernah mengalaminya," kata Bima kepada media ini, Sabtu (2/10).

Bima menyatakan, dirinya sudah pergi berobat ke dokter spesialis mata di Pekanbaru. Oleh dokter mata tersebut dia dianjurkan untuk pergi memeriksakan matanya ke dokter ahli syaraf.

"Sejak kejadian itu saya merasa tauma berat," sebutnya.

Kepada awak media, Bima menyampaikan kalau dirinya menginginkan keadilan atas apa yang menimpa dirinya kepada Polsek Pasir Penyu agar kasus yang dia laporkan segera dituntaskan kasus hukum ini.

Secara pribadi korban tidak ingin berdamai dengan cara apapun. Bahkan kedua orangtua korban sangat mendukung dengan apa yang diinginkan anaknya.

"Kami sebagai orangtua Bima memohon kepada Polsek Pasir Penyu agar tetap memproses kasus yang menimpa anaknya, sesuai hukum yang berlaku. Tanpa pandang bulu dan tanpa ada tekanan dari pihak manapun juga," ujar orangtua Bima.

"Hukum tetaplah hukum. Saya ingin, Yudi, sebagai pelaku penganiayaan terhadap diri saya diseret ke meja hijau," tegas Bima. (nto)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Kasat Reskrim Polres Inhil: Karoke Golden City di Tutup, Tak Kantongi Izin dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP

Bersama Selamatkan Riau, Aplikasi Membantu Selamatkan Warga

Ketua TP PKK Kota Dumai: Masyarakat Diharapkan Tetap Perhatikan 3M

Anjangsana ke Anggota Derita Sakit Menahun, Waka Polres Inhu Berikan Tali Asih

Akibat Pemblokiran Jalan oleh Pihak Hendry Wijaya, PT NHR Dirugikan Hingga Miliaran Rupiah

Bupati Rohil H Bistamam Hadiri Rakor Bersama Wamendagri Bima Arya, Bahas Serapan APBD dan Pengendalian Inflasi

NU Peduli: Bazar Sembako Murah LAZISNU

Wako Paisal Apresiasi Paguyuban Pujakesuma Dumai, Komitmen Akan Bangun Panggung Budaya Nasional

Gerakan Pemuda Ansor Pelalawan Laksanakan Khataman Al Quran 30 Juz

Jika Lakukan Pungutan, Kepsek SMA/SMK di Riau Siap Dipecat

Rutan Kelas IIB Dumai Serahkan Secara Simbolis Remisi Khusus Idul Fitri Tahun 2022

Meriahkan HLN ke-77, PLN UP3 Rengat Gelar Donor Darah

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 616 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1183 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved