• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Nasional

PB HMI MPO Mendukung Sikap Kritis BEM UI

PantauNews

Senin, 28 Juni 2021 10:08:11 WIB
Cetak

JAKARTA, PANTAUNEWS.CO.ID - Saat ini telah sangat jelas dan terang mimbar dan kebebasan akademik di kampus telah direnggut akibat kooptasi dan intervensi penguasa terhadap pimpinan perguruan tinggi. Indikasi ini dapat dilihat saat Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra bersama jajaran kepengurusannya serta Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UI dipanggil oleh pihak rektorat melalui Direktur Kemahasiswaan UI Tito Latif Indra pada Ahad (27/6/2021) dan diketahui bahwa pemanggilan ini adalah imbas dari unggahan BEM UI yang mengkritik Jokowi dengan memberikan gelar Jokowi sebagai “King of Lips Service”.

Sebagai generasi muda, pelajar dan mahasiswa Indonesia, tentunya kita semua patut mempertanyakan perihal pemanggilan itu yang terkesan sangat reaksioner dan ada kepanikan disana. 

Hal ini dapat dilihat salah satunya dari jadwal pemanggilan yang dilakukan pada hari Ahad. 

“Nah ini ada apa? harusnya kan hari libur”. bukannya kebebasan menyampaikan pendapat juga sangat terbuka lebar di dalam kampus?," ungkap Affandi, Ketum PB HMI MPO kepada wartawan, Ahad ( 27/6/2021).

"Seharusnya, Universitas Indonesia adalah representasi dan sekaligus patron kampus besar di Indonesia. Sehingga kalau pihak rektorat UI memperlihatkan indikasi telah terkooptasi dengan kepentingan kekuasaan, lalu bagaimana dengan kampus-kampus lainnya di Indonesia? padahal perjalanan sejarah perubahan bangsa ini tidak lepas dari peran strategis civitas akademika yang salah satunya adalah mahasiswa sebagai agent of change, moral of forces dan social of control dengan optimalisasi sikap kritisnya," sambung Affandi. 

Affandi mengatakan," soal label Jokowi sebagai King of Lips Service saya kira itu bisa dibenarkan dengan melihat dan merasakan banyaknya janji-janji politik Jokowi yang sampai saat ini belum mampu direalisasikan oleh Jokowi, padahal saat ini adalah periode kedua Jokowi menjadi presiden RI. Persoalan multi dimensi yang tengah dihadapi oleh bangsa ini semakin memperjelas kegagalan Jokowi sebagai presiden RI setelah memimpin Negara ini lebih kurang tujuh tahun. Terutama jika kita melihat masa depan pendidikan, ekonomi, hukum dan kesehatan bangsa kita yang semakin terpuruk dengan salah satu indikasinya adalah di bidang ekonomi yaitu hutang luar negeri yang semakin meroket naik ditambah pelemahan yang terjadi terhadap institusi KPK yang salah satunya adalah melalui Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)," katanya. 

Affandi mengungkapkan," idealnya di era demokrasi seperti saat ini, presiden Jokowi harus tampil digarda terdepan memberi contoh praktek berdemokrasi yang ideal, baik dan benar, rakyat diberikan kedaulatannya untuk memberikan saran, masukan dan kritik bahkan menolak kebijakan pemerintah yang dinilai dapat merugikan rakyat banyak dan tidak senafas dengan cita ideal reformasi, namun faktanya Jokowi semakin menunjukkan tangan besinya. Sehingga benar jika dikatakan bahwa salah satu alasan yang membuat gelar “King of Lips Service” disematkan kepada Jokowi karena beliau pernah menyatakan rindu ingin di demo agar pemerintahannya dapat dikontrol, tapi fakta di lapangan sangat jauh berbeda jika kita melihat bahwa masih ada beberapa aktivis mahasiswa yang sampai saat ini ditahan karena melakukan aksi penolakan terhadap Undang-undang Omnibuslaw," ungkap Ketua PB HMI MPO ini"

Sudah saatnya pak Jokowi membuktikan kata-katanya untuk siap dikritik termasuk yang paling penting adalah segera merealisasikan semua janji-janji politiknya.

PB HMI MPO, tentunya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh sikap kritis yang diperlihatkan oleh BEM UI khususnya saudara Ketua BEM UI.

Dalam situasi saat ini,sosok pemimpin mahasiswa di seluruh penjuru negeri harus bersatu untuk melawan bentuk keresahan dari kebijakan yang dikeluarkan oleh rezim ini karena langkah para pemimpin mahasiswa, OKP, Ormas, Masyarakat sipil,  sangat ditunggu oleh seluruh rakyat Indonesia yang berani berkata benar walaupun itu tidak menyenangkan penguasa dan kroni-kroninya. 

Di sisi lain, PB HMI MPO  juga sangat menyayangkan dan mengkritik keras kalau masih ada pihak yang mencoba pasang badan dan mencemooh terhadap kebobrokan penguasa apalagi dia dari kalangan akademisi.

Dengan demikian kami, PB HMI MPO mengajak seluruh lapisan gerakan, baik yang tergabung dalam BEM Mahasiswa, Gerakan Cipayung, gerakan OKP, Gerakan Ormas untuk bersama-sama berkoalisi bersatu melawan bentuk kekisruhan yang terjadi di negeri ini.

"Jokowi selaku presiden harus benar-benar memperlihatkan sikap kepemimpinannya yang tidak anti kritik dengan bertindak untuk menghentikan semua kegaduhan dan tidak bersifat intervensi terhadap gerakan mahasiswa," tutupnya. (rls/Rasid)


 Editor : Redaksi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Ketum PWRI: Media Harus Obyektif dan Sejuk Memberitakan Pemilu 2024

Satgas Yonif MR 413 Kostrad Gelar Posyandu di Kampung Yowong

PJS Lahat Galang Dana Kemanusiaan Bagi Ibu Afriana Pengidap Kanker Mata

Moeldoko Ingatkan KAMI: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik

Setelah KPK, Ombudsman Akan Panggil Kemenpan RB dan BKN

Besok, Kantor DPD PJS Babel Disambangi Tim Assintel Intel Kejati

Tiga Ibu Lanjutkan Perjuangan Uji Materil Larangan Narkotika untuk Pelayanan Kesehatan di MK

Ini Sikap PJS Atas Aksi Teror ke Media Tempo JAKARTA -

PP Muhammadiyah Dukung Penuh Kebijakan Kapolri Pendekatan Secara Humanis

40 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat Satu Tingkat, Ini Daftar Lengkapnya

Bangun Komunikasi dan Sampaikan Aspirasi, PJS se-Indonesia sambangi Dewan Pers

Kemenkumham Riau Salurkan Langsung Bantuan Untuk Korban Terdampak Bencana Alam Gempa Bumi Cianjur

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1887 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved