Bahagia Maha Sepakat dengan Aliansi Pemuda dan Anti Korupsi Subulussalam
SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Anggota DPRK Subulussalam sekaligus Wakil Ketua Komisi A fraksi PAN Bahagia Maha juga sebagai Ketua Gerakan Amanat Aceh (GRANAT) akan menyegerakan Rapat Dengar Perkara mengenai tuntutan Aliansi Mahasiswa dan Anti Korupsi Subulussalam, Senin (15/3/2021).
Bahagia Maha sepakat dengan aksi yang disampaikan mahasiswa bila memang ada korupsi di instansi itu segera di akomudir oleh Walikota Subulussalam.
Dalam dugaan Aliansi Mahasiswa dan Anti Korupsi Subulussalam, Pemko Subulussalam dalam pekerjaan Dinas PUPR menganggarkan belanja modal sebesar Rp. 215.459.457.762,52. Dengan realisasi sebesar Rp. 182.336.942.860,02 atau sebesar 84,63% dari anggaran realisasi belanja modal tersebut diantaranya untuk pembangunan peningkatan dan lanjutan jalan.
Aliansi Mahasiswa dan Anti Korupsi Subulussalam mendesak Kejari dan Kapolres segera mengusut tuntas dugaan korupsi di Dinas PUPR Kota Subulussalam.
Bahagia Maha juga berharap kepada walikota bila ada melakukan dugaan korupsi di instansi terkait agar kiranya untuk mencopot kepala dinas tersebut, dan jangan memandang karena ada hubungannya pada saat tim sukses, pada pilkada lalu.
Selain itu masih banyak dugaan Aliansi Pemuda dan Anti Korupsi Subulussalam, seperti pembangunan pasar rakyat Buloh Dori Rp. 1.000.930.000,00. Pembangunan proyek Desa Dah Rp. 863.201.570,00.
Aliansi Pemuda dan Anti Korupsi Subulussalam itu dalam orasinya mendesak Kejari segera menindaklanjuti temuan BPK RI, dan memproses secara hukum. Disampaikan Bahagia Maha kepada media ini. DPR sipatnya menerima dan menyampaikan, "untuk mengeksekutor itu ranahnya kepala daerah yaitu walikota, Jika itu tidak diakomodir oleh walikota kita akan menyampaikan pada pandangan fraksi kita,"kata Bahagia.
"Kita dari ketua fraksi granat akan mencoba mengakomodir dan akan kita segerakan melakukan RDP, pada saat kita komunikasi dengan Sekwan masih ada agenda lain dari ini jawab sekwan," tambah Bahagia
Bahagia juga menambahkan. Mungkin Minggu depan kita akan melakukan RDP mengenai ini, kita DPR tidak luput dari pengawasan di Pemko Subulussalam ini.
"Tidak mesti persetujuan dari ketua DPRK setidaknya kami melakukan komunikasi dengan Sekwan, adanya persetujuan dari wakil ketua satu maupun dua dikarenakan Ketua DPRK Subulussalam pada saat ini sedang dinas luar," cetusnya.
Saya juga sedikit kaget adanya aksi pada bulan lalu dan tidak ada tindak lanjutnya sampai saat ini.
"Setidaknya sekwan dan pimpinan DPR dapat menyelesaikan tuntutan adk mahasiswi pada bulan lalu," tutupnya. (*)
Penulis: Juliadi


Berita Lainnya
Peringati Hari Bhayangkara ke-74,Polsek Rupat Bagi Paket Sembako
HMI Komisariat STIT Hafas Isi Bazar Ramadhan Fair dengan Islamiah
Polda Sumbar Tangkap Seorang Mucikari, Dua Wanita Diamankan
Satu Unit Mobil Damkar Terparkir Rusak di Depan Bulog Kota Subulussalam
Lampu Kuning Bagi Tempat Maksiat di Sumbar
Polda Sumbar Libatkan Ribuan Personel dalam Operasi Ketupat Singgalang
Isu Komunis Terbukti Gagal, Lawan Politik PDIP Perlu Kecerdasan dan Strategi Baru
Kepala Kampong Panji Bantah Gandakan Cap Stempel BPK
Dandim 0115/Simeulue Kunjungi Pasien Bibir Sumbing
Waduh, Kok Sampai Saat Ini Pemko Subulussalam Belum Menyerahkan KUA PPAS APBK 2022!
YARA Laporkan Persoalan Eks HGU PT Laot Bangko ke Anggota Komisi III DPR-RI
DPD Hipakad Jambi Ikuti Goro Sekitar TMP Satria Bhakti Bersama Jajaran TNI