Prihatin Kondisi SMAN 7 Dumai
Satu Ruang Kelas ada Dua Rombel, Jem Harahap: Insya Allah, Akan Terus Saya Perjuangkan
DUMAI, PANTAUNEWS.CO.ID – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Dumai yang terletak dipinggiran sudut kota, tampak kurang mendapat perhatian. SMAN 7 Dumai yang awalnya merupakan kelas jauh SMAN 3 Dumai, terletak di Jalan Lancang Kuning, Kelurahan Gurun Panjang, Kecamatan Bukit Kapur.
SMAN 7 Dumai secara resmi berdiri sendiri sejak tahun 2018, sebelumya berdiri tahun 2013 atas permintaan orang tua murid yang tempat tinggalnya jauh dari sekolah induk regular SMAN 3 Dumai.
Pelopor pendirian kelas jauh SMAN 3 Dumai, Jem Hararap mengatakan pembentukan kelas jauh bertujuan untuk memberikan solusi agar anak-anak kita yang jauh dari sekolah induk regular tetap bisa bersekolah.
“Alhamdulilah pada tahun 2018 sudah berdiri sendiri, namun SMAN 7 Dumai masih sangat membutuhkan segala pembenahan baik sarana dan prasarana,” kata Jem Harahap, Sabtu (14/11/2020)
Kelas jauh atau biasa disebut Filial merupakan kelas yang dibuka di luar sekolah induk diperuntukan untuk siswa-siswi yang tidak tertampung di sekolah tersebut baik karena keterbatasan kursi (ruang kelas) atau jarak tempat tinggal siswa-siswi yang jauh.
Jem Harahap menjelaskan, kelas jauh bukan merupakan sebuah sekolah, melainkan kelas dari sekolah induk regular. Perjuangan agar anak –anak tempatan yang berada di dua kelurahan yakni Kelurahan Kampaung baru dan Gurun Panjang, dapat mengenyam pendidikan tanpa harus jauh-jauh besekolah.
Politisi Partai Hanura yang saat ini menjabat Anggota DPRD Dumai, Jem Harahap sangat menyayangkan kondisi SMAN 7 Dumai yang masih minim memiliki ruangan kelas belajar. Saat ini, SMAN 7 hanya memiliki tiga ruangan kelas belajar dan enam rombongan belajar (rombel).
“Insya Allah, akan saya perjuangan agar fasilitas baik sarana dan prasarana SMAN 7 layak sebuah sekolah pada umumnya. Ironisnya, ada satu kelas ada dua rombongan belajar, “ ketusnya.
Baru menjabat selama setahun lebih di DPRD Dumai, Jem Hararap yang sebelumnya mempelopori pembangunan kelas jauh hingga berdiri sendiri, sangat berharap agar SMAN 7 mendapat perhatian serius.
“Harapannya, semoga apa yang telah kita ajukan untuk kemajuan SMAN 7 Dumai, dapat segera terealisasi. Karena saat ini, untuk tingkat SMA/SMK itu wewenang berada di provinsi,” papar Jem Harahap.
Ditambahkannya, sebelum aktivitas normal kembali dan siswa-siswi sudah memasuki sekolah tatap muka, Jem Harahap sangat berharap agar apa yang menjadi harapan masyarakat dan wali murid segera terealisasi pembangunan ruang kelas baru.
“Intinya sebagai perpanjangan suara masyarakat, saya akan terus memperjuangkan apa-apa yang menjadi aspirasi masyarakat pada umumnya,” pungkas Legislator Dapil III Kecamatan Bukit Kapur dan Sungai Sembilan. ***
Penulis: Edriwan


Berita Lainnya
Gelar Eco Walk, Kilang Dumai Edukasi Pekerja Untuk Cinta Lingkungan
HIMAPPKOS-SU Apresiasi Kinerja Kepala Dinas Pendidikan Kota Subulussalam
PWMOI Riau Periode 2025 Sampai 2028 Resmi Dilantik: Teguhkan Slogan Pers Profesional untuk Riau Bermartabat
Puluhan Pekerja Lokal Dumai Gelar Aksi Damai, Tuntut Keadilan untuk Andi Setiawan
Berantas Premanisme dan Genk Motor di Wilayah Hukumnya, Tim Raga Polres Rohil Gencarkan Patroli
Kemendikbud Kucurkan Bantuan Subsidi Upah ke Jutaan Guru Honorer
HIMAPPKOS-SU Apresiasi Kinerja Kepala Dinas Pendidikan Kota Subulussalam
Perkuat Pengabdian di Tengah Masyarakat, Ketua STAI Ar Ridho Monitoring Mahasiswa KKN di Raja Bejamu
Wisuda Angkatan Ke-3 TK Islam El-Jufa Lembah Gumanti
Aisya Fhatih Az Zahra, Dara Berbakat Rohil 2026, Kunjungi STAI Ar Ridho Bagansiapiapi
Seragam Sekolah Melambung, Pejabat Bungkam Aktivis 98 Erwin Sitompul Angkat Bicara
Merajut Silaturahmi Alumni SMPN 3 Pekanbaru melaksanakan Halal Bi Halal