Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19, Pemkab Bireuen Segera Keluarkan Perbup
Bireuen, PantauNews.co.id - Penyebaran kasus Covid-19 dari hari ke hari semakin meningkat dan meluas, melihat situasi yang kian mengkhawatirkan ini, Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A Gani, SH, M.Si mengambil tindakan tegas akan segera mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang keharusan memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari keramaian sesuai imbauan protokol kesehatan.
Berdasarkan data yang diperoleh dari tim gugus tugas penangulangan harian Covid-19 Kabupaten Bireuen tanggal 16 Agustus 2020:
1. TOTAL PDP : 1 org
2. PDP DI RAWAT = 0 org
3. Total POSITIF =26 org
4. Positif sembuh = 22 org
5. Positif dirawat= 4 org
6. Total ODP = 157 org
7. Selesai pemantauan= 151 org
8. Dlm proses pemantauan= 6 org
9. Jlh OTG= 0 Org
Sementara hingga saat ini kasus Covid-19 terus bertambah dilihat dari data update laporan harian Covid-19. Kabupaten Bireuen pada tanggal 21 Agustus 2020
1.Total Kasus PDP : 4 org
2. PDP dirawat = 2 org
3.PDP meninggL = 1org
4.Total POSITIF =30 org
5. Positif sembuh = 22 org
6. Positif dirawat= 8 org
7. Total ODP = 162 org
8. ODP Selesai pemantauan= 153 org
8. ODP Dlm proses pemantauan= 9 org
9. Jlh OTG= 4 Org
Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A Gani, SH, M.Si mengatakan bahwa lahirnya Perbup itu sebagai langkah antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Bireuen di mana saat ini warga Bireuen yang terpapar corona sudah mencapai 30 orang. Saat ini peraturan itu sedang dikaji agar lebih baik dan tidak melanggar berbagai aturan lainnya tentang keharusan memakai masker, menjaga jarak.
Dalam Perbup tersebut, nantinya akan ada sanksi bagi pelanggar atau masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan. Namun begitu,Bupati Bireuen ini belum bisa menyebutkan jenis sanksi apa yang apa diberikan kepada orang-orang yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak memakai masker.
“Di beberapa daerah lain, sudah ada peraturan Bupati. Saat ini, Bireuen sedang mengkaji agar peraturan tersebut tidak mendatangkan polemik di masyarakat nantinya,” ungkap Dr. H. Muzakkar A Gani, SH. M.Si
Menyangkut langkah pencegahan lainnya, sebenarnya garda terdepan dalam pencegahan Covid-19 adalah masyarakat itu sendiri yakni dengan mematuhi protokol kesehatan.
“Masyarakat berada di garis depan untuk pencegahan Covid-19. Tim hanya melakukan koordinasi, pengawasan, dan pembinaan maupun sosialisasi serta edukasi.
“Sebelum menjadi masalah lebih besar dan penyebaran lebih luas lagi terjadi , maka masyarakat dan berbagai pihak untuk bersungguh-sungguh peduli kesehatan dan peduli protokol kesehatan cegah Covid-19, mudah - mudahan kasus covid 19 ini cepat hilang, yang terpenting," kata Bupati Dr. H. Muzakkar A Gani, SH. M.Si. Tumbuhnya kesadaran yang kuat dari masyarakat itu sendiri untuk mematuhi berbagai aturan pemerintah. (*)
Penulis: Hendra


Berita Lainnya
Ketum HPP-SHaF: Kadisdikbud Harus Minta Maaf Kepada Guru PPPK dalam Waktu 7x24 Jam
Safari Ramadhan NU Kabupaten Solok, Ajang Silaturahim Pengurus dan Warga
Babinsa Laksanakan Patroli dan Sosialisasi di Wilayah Desa Binaan
Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-21 Kabupaten Bireuen Berjalan Lancar
Penutupan dan Sambut Ramadhan, Perwiridan Karya Agung Gelar Tausiah
Diduga Curi Arus Listrik, Ormas Laki Harapkan Polisi Tangkap Pelakunya
Warga Kembali Dikejutkan dengan Kehadiran Seekor Harimau di Desa Kampong Tengoh
Penutupan dan Sambut Ramadhan, Perwiridan Karya Agung Gelar Tausiah
Kepala Kampong Panji Bantah Gandakan Cap Stempel BPK
Polsek Simpang Kiri Gelar Jumat Curhat di Desa Sukamakmur
Geuchik Gampong Sungai Pauh Tanjung Kembali Menyalurkan Dana BLT-DD Tahab Ke-1 Kepada Masyarakat
Presiden Jokowi Kunker Di Jambi