• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Bertaruh Nyawa Demi Sukseskan Program Sertifikat Tanah Gratis di Pelalawan

Redaksi

Jumat, 10 Januari 2020 16:24:00 WIB
Cetak


Pelalawan (PantauNews.co.id) - Di penghujung tahun 2019 adalah hari yang sangat melelahkan bagi belasan petugas pengukuran Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kantor Pertanahan Kabupaten Pelalawan, Riau.

Belasan petugas ini diburu waktu untuk menuntas dan menerbitkan ribuan sertifikat tanah gratis milik masyarakat di beberapa desa di sejumlah kecamatan.

Belasan petugas ini terbagi kepada tim pengukuran, harus rela meninggalkan keluarga tercinta satu bulan lamanya, menuju ke desa-desa terjauh di Kabupaten Pelalawan demi suksesnya program Nawacita Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

Sebut saja desa terjauh dari Program PTSL di Kabupaten Pelalawan tahun 2019 di antaranya Desa Labuhan Bilik Kecamatan Teluk Meranti, Desa Sokoi dan Desa Sungai Emas. Kedua desa ini berada di Kecamatan Kuala Kampar.

Siapa sangka di balik tugas negara itu, petugas pengukuran harus bertaruh nyawa di lapangan. Tak jarang petugas menemukan jejak kaki harimau, bahkan bekas kerangka hewas buas nan mematikan ini.

Kisah itu diceritakan seorang petugas PTSL bernama Fajar Prasetya dari Kantor Pertanahan Kabupaten Pelalawan, Jumat (10/01/2020).

Menurut penuturan pria lajang ini, kejadian penemuan jejak kaki harimau ini dijumpai oleh tim yang bertugas di Desa Air Emas Kecamatan Kuala Kampar.

Tim pengukuran lainnya, kata dia seperti di Desa Sokoi Kecamatan Kuala Kampar, selain menemukan jejak kaki Sibelang bahkan menemukan kerangka harimau, diduga kena perangkap jerat oleh pemburu liar. Desa Sokoi katanya, sebuah desa terjauh berbatasan dengan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Beruntung ketika melakukan pengukuran dirinya bersama tim tidak bertemu langsung dengan Harimau. Namun, kata dia petugas dibuat was-was dan ketakutan.

"Harus bagaimana lagi, bang ini kan tugas, mau tak mau harus kita jalankan. Meskipun itu nyawa taruhannya," kenang Fajar Prasetya seraya menghela nafasnya, dalam-dalam.

Tidak saja sampai di situ, tim lain seperti di Desa Labuhan Bilik Kecamatan Teluk Meranti harus masuk dalam sungai demi mendapat titik koordinat yang tepat. Notabenenya di titik ini merupakan rumah dari kawanan buaya. Sama halnya di Desa Terbangiang Kecamatan Bandar Petalangan.

Itu hanya sederet duka yang dialami petugas PTSL di lapangan. Sementara selama menjalan tugas tim pengukuran harus rela menerima tempat tinggal ala kadarnya dari pemerintahan desa seadanya saja.

Kantor desa, sebutnya, disulap menjadi tempat tinggal. Di sinilah seluruh petugas menghabiskan malam seraya menunggu pagi dengan tugas keesokan harinya yang sudah menanti.

Seperti di Desa Sokoi, kata dia tidak ada sinyal internet yang memadai untuk berkomunikasi dengan 'dunia luar'. Jikapun, ada harus pergi ke suatu tempat sedikit agak jauh dari lokasi tempat tinggal.

Selama menjalankan tugas pengukuran ia berterus terang sama sekali tidak diperbolehkan atasan menerima imbalan apapun dari masyarakat ataupun pemerintahan desa. Selama di sana tim ini didanai utuh dari kantor Pertanahan Kabupaten Pelalawan.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor (Kakan) Pertanahan Kabupaten Pelalawan Ruslan, berterus terang anak buahnya selama di lapangan tidak ada membenahi masyarakat.

"Selama petugas BPN di lapangan tidak ada membebani masyarakat, sehingganya masyarakat benar-benar bersyukur dan berterima kasih dengan BPN," tandasnya.

Sumber: Cakaplah.com


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Kerap Terjadi Kemacetan, Jalan Merdeka Lama Dipadat Banyak Kendaraan

Masyarakat Lamba Leda Selatan Serahkan Tanah ke Pemda Matim

Amien Rais Akan Bikin Perhitungan dengan Kabinet Jokowi Setelah 6 Bulan

Ketum Ormas FBB Dukung Para Mahasiswa Tuntut Oknum Polisi Yang Arogan

Warga Minta Perjelasan Terkait Pembebasan Lahan Bangunan Kantor Kelurahan Bukit Kapur, Termasuk Sewa Menyewa

Sungai Ciasem Meluap, Puluhan Rumah di Subang Terendam Banjir

Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Puskesmas Selakau Terapkan Prokes

Tidak Terima Diperlakukan Semena-mena, Ismail 'Ribut' dengan Kadisdukcapil Dumai

Polisi Tolak Laporan soal Ucapan Puan 'Semoga Sumbar Dukung Negara Pancasila'

FORMASI RIAU Minta Kepada Kejati Desak Pemkab Tuntaskan Pembangunan yang Mangkrak

Merapat ke Jokowi, Demokrat Tawarkan 10 Tahun Pengalaman SBY

Percepatan Vaksinasi, Tak Tanggung-tanggung Danramil 02/BK Turunkan 5 Babinsa

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 661 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1187 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved