• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Bertaruh Nyawa Demi Sukseskan Program Sertifikat Tanah Gratis di Pelalawan

Redaksi

Jumat, 10 Januari 2020 16:24:00 WIB
Cetak


Pelalawan (PantauNews.co.id) - Di penghujung tahun 2019 adalah hari yang sangat melelahkan bagi belasan petugas pengukuran Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kantor Pertanahan Kabupaten Pelalawan, Riau.

Belasan petugas ini diburu waktu untuk menuntas dan menerbitkan ribuan sertifikat tanah gratis milik masyarakat di beberapa desa di sejumlah kecamatan.

Belasan petugas ini terbagi kepada tim pengukuran, harus rela meninggalkan keluarga tercinta satu bulan lamanya, menuju ke desa-desa terjauh di Kabupaten Pelalawan demi suksesnya program Nawacita Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

Sebut saja desa terjauh dari Program PTSL di Kabupaten Pelalawan tahun 2019 di antaranya Desa Labuhan Bilik Kecamatan Teluk Meranti, Desa Sokoi dan Desa Sungai Emas. Kedua desa ini berada di Kecamatan Kuala Kampar.

Siapa sangka di balik tugas negara itu, petugas pengukuran harus bertaruh nyawa di lapangan. Tak jarang petugas menemukan jejak kaki harimau, bahkan bekas kerangka hewas buas nan mematikan ini.

Kisah itu diceritakan seorang petugas PTSL bernama Fajar Prasetya dari Kantor Pertanahan Kabupaten Pelalawan, Jumat (10/01/2020).

Menurut penuturan pria lajang ini, kejadian penemuan jejak kaki harimau ini dijumpai oleh tim yang bertugas di Desa Air Emas Kecamatan Kuala Kampar.

Tim pengukuran lainnya, kata dia seperti di Desa Sokoi Kecamatan Kuala Kampar, selain menemukan jejak kaki Sibelang bahkan menemukan kerangka harimau, diduga kena perangkap jerat oleh pemburu liar. Desa Sokoi katanya, sebuah desa terjauh berbatasan dengan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Beruntung ketika melakukan pengukuran dirinya bersama tim tidak bertemu langsung dengan Harimau. Namun, kata dia petugas dibuat was-was dan ketakutan.

"Harus bagaimana lagi, bang ini kan tugas, mau tak mau harus kita jalankan. Meskipun itu nyawa taruhannya," kenang Fajar Prasetya seraya menghela nafasnya, dalam-dalam.

Tidak saja sampai di situ, tim lain seperti di Desa Labuhan Bilik Kecamatan Teluk Meranti harus masuk dalam sungai demi mendapat titik koordinat yang tepat. Notabenenya di titik ini merupakan rumah dari kawanan buaya. Sama halnya di Desa Terbangiang Kecamatan Bandar Petalangan.

Itu hanya sederet duka yang dialami petugas PTSL di lapangan. Sementara selama menjalan tugas tim pengukuran harus rela menerima tempat tinggal ala kadarnya dari pemerintahan desa seadanya saja.

Kantor desa, sebutnya, disulap menjadi tempat tinggal. Di sinilah seluruh petugas menghabiskan malam seraya menunggu pagi dengan tugas keesokan harinya yang sudah menanti.

Seperti di Desa Sokoi, kata dia tidak ada sinyal internet yang memadai untuk berkomunikasi dengan 'dunia luar'. Jikapun, ada harus pergi ke suatu tempat sedikit agak jauh dari lokasi tempat tinggal.

Selama menjalankan tugas pengukuran ia berterus terang sama sekali tidak diperbolehkan atasan menerima imbalan apapun dari masyarakat ataupun pemerintahan desa. Selama di sana tim ini didanai utuh dari kantor Pertanahan Kabupaten Pelalawan.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor (Kakan) Pertanahan Kabupaten Pelalawan Ruslan, berterus terang anak buahnya selama di lapangan tidak ada membenahi masyarakat.

"Selama petugas BPN di lapangan tidak ada membebani masyarakat, sehingganya masyarakat benar-benar bersyukur dan berterima kasih dengan BPN," tandasnya.

Sumber: Cakaplah.com


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Kenaikan Cukai,Pembatasan Merek dan Kemasan Polos akan Berdampak Langsung Kepada Industri Rokok

Ditanggapi Tuntutan, FAP TEKAL Batal Lakukan Aksi Damai ke Pertamina

Praktisi Media: Hendri Harus Memberikan Keterangan Sesungguhnya

Pendaftaran Perdana, Uber Firdaus Sebut Pasangan Sukma Jaya Arief - Rahmad Untuk Menuju Dumai Hebat

Genangan Air Dijalan Raya Bukit Datuk mengganggu Pengguna Jalan

Dua Personel Polda Bali Berprestasi Terima Penghargaan Dari Kapolri

Masyarakat Lamba Leda Selatan Serahkan Tanah ke Pemda Matim

KKM 49 Untirta Serang, Lakukan Praktek Kerja Budidaya Belut

3 Kali Undangan Bipartit Diabaikan Perusahaan, Serikat Pekerja nasional Kota Dumai Adukan PT. LAM Dan PT. Elnusa Petrofin Ke Disnaker

Polres Dumai Ikuti Upacara Hari Bhayangkara Ke-74 Secara Virtual

Diduga Rem Truk Tronton Blong, Ini Kronologi Kecelakaan Maut Di Balikpapan

Tempat Parkir Puskesmas Karawaci Baru Pindah Ke Lahan Kosong Milik Pemko Tangerang

Terkini +INDEKS

Sari Dumai Oleo Tingkatkan Akses Jalan bagi Masyarakat Lubuk Gaung

27 Juli 2026
Merasa Bahagia dan Bangga diIkut Sertakan Tarian Zapin Bagan, Pengawas Dlh Rohil Berikan Klarifikasi
24 Juli 2026
STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Perkuat Kurikulum Berbasis OBE, Gandeng Guru Besar UIN Suska Riau
24 Juli 2026
Melebihi Standar, Kabupaten Rohil Berhasil Pecahkan Rekor MURI Melalui Tari Sapin Bagan
24 Juli 2026
Jawaban Bupati Rohil Atas Pandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD Terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
21 Juli 2026
Pandangan Umum Fraksi -Fraksi DPRD Rohil Atas Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
21 Juli 2026
Rapat Paripurna DPRD Rohil Dengan Agenda Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Oleh Bupati
21 Juli 2026
Aisya Fhatih Az Zahra, Dara Berbakat Rohil 2026, Kunjungi STAI Ar Ridho Bagansiapiapi
20 Juli 2026
STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Gelar Pembekalan Dosen dan Mahasiswa KKN-PPL Angkatan XIV
20 Juli 2026
Persatuan Wanita Patra Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan DPPA Kota Dumai Tanamkan Budaya Anti-Bullying di SD IT Brilliant
20 Juli 2026

Terpopuler +INDEKS

PT KIMI Berdarah Ketua PWRI Kabupaten Siak desak Seluruh Pihak yang Melanggar Hukum Dipidana Biar Ada Efek Jera

Dibaca : 309 Kali
Dituding Alihkan Pokir ke Luar Dapil, Anggota DPRD Dumai Muhammad Al Ichwan Hadi Beri Klarifikasi
Dibaca : 306 Kali
Tebar Kepedulian di Jumat Berkah, JMSI Kota Dumai Berbagi Rezeki untuk Masyarakat
Dibaca : 240 Kali
Erwin Sitompul Sebut Data Kemendagri Membuktikan Program MBG Tidak Menurunkan PAD Riau, Justru Menghemat APBD Rp45 Miliar
Dibaca : 354 Kali
Dua Perusahaan Galangan Kapal di Siak Riau Kebanggan Bupati Afni.z di Hentikan, Dugaan Memanfaatkan Ruang Laut Tanpa Izin
Dibaca : 389 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved