• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Palapa Ring Rampung, Tarif Internet Se-Indonesia Bisa Satu Harga

PantauNews

Senin, 09 September 2019 06:04:00 WIB
Cetak


Nunukan (PantauNews.co.id) - Rampungnya Palapa Ring Timur disebut dapat mendorong tarif telekomunikasi yang lebih murah, terutama untuk pengguna di wilayah Timur Indonesia. Hal itu diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Nunukan, Kalimantan Utara.

Menurut Rudiantara, pada 2015, tarif internet untuk wilayah timur Indonesia dua kali lebih mahal dari di wilayah barat. Padahal, kecepatan yang diterima lebih lambat.

"Tahun 2015 itu bedanya (tarif) dua kali lipat. Terus kami ambil keputusan bicara dengan operator, turunkan. Jadi, sekitar 65 persen lebih mahal. Tapi, kalau sudah selesai Palapa Ring Timur ini, operator dapat menggunakannya," tuturnya saat ditemui di Nunukan.

Nantinya, menurut Rudiantara, operator dapat menggunakan Palapa RingTimur dengan harga khusus, sehingga biaya yang dikeluarkan operator turun. Setelah biayanya turun, tarif yang dibebankan bisa sama di seluruh Indonesia.

"Sama kayak BBM satu harga, konsepnya seperti itu. Cuma kalau BBM kan ada fisiknya, kalau pulsa kan tidak ada. Jadi, tarif dan penggunaannya sama," tuturnya menjelaskan.

Lebih lanjut Rudiantara menuturkan konstruksi Palapa Ring Timur sendiri saat ini sudah selesai. Namun, masih dibutuhkan waktu untuk melakukan integrasi dengan Palapa Ring Barat dan Tengah, sebelum siap diluncurkan secara komersial.

"Memang sudah selesai, tapi nanti butuh waktu bagi operator untuk mengintegrasikannya," ujarnya mengakhir pembicaraan. Palapa Ring Timur merupakan penutup proyek pembangunan jaringan backbone untuk menghubungkan seluruh ibukota kabupaten/kota di Indonesia.

Pembangunan Palapa Ring Timur sudah selesai. Saat ini, pemerintah sedang melakuan pengujian stabilitas untuk memeriksa kesiapan infrastrukturnya secara teknis sebelum memasuki tahap komersialisasi.

"Paket Timur sudah selesai, sudah tidak ada aktivitas fisik di lapangan. Sekarang sedang dalam stability test (pengujian stabilitas) untuk memastikan kualitas jaringannya sudah memenuhi standar teknis internasional," ujar Dirut Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI), Anang Latif, di Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Dijelaskan Anang, pengujian stabilitas ini berarti membiarkan perangkat Palapa Ring Timurterhubung ke koneksi dengan sejumlah beban trafik. Dari simulasi beban trafik ini, nantinya dapat dilihat apakah kualitasnya sudah memenuhi standar teknis internasional atau belum.

Ia memerkirakan, pengujian ini akan selesai paling lambat pada pertengahan November 2019. Namun, tidak tertutup kemungkinan pengujian ini bisa lebih cepat. Setelah itu, jaringan serat optik tersebut baru dikomersialkan.

"Kita lihat update di lapangan. Setelah stability test selesai, maka siap untuk komersial. Setelah itu, maka selesailah semua paket Palapa Ring," tutur Anang.

Anang mengungkapkan sejauh ini sudah ada operator telekomunikasi yang tertarik pada Palapa Ring Timur, yakni Telkom, Indosat, dan XL Axiata.

"Sambil menunggu stability test selesai, kami mulai mengumpulkan operator dan sudah banyak yang minta. Ketertarikan mereka ini sangat bergantung pada strategi bisnis masing-masing, misalnya Telkom, yang sudah memiliki penetrasi di Papua, bisa menjadikan ini (Palapa Ring Timur) sebagai backup," jelasnya.

Mengenai skema tarif penggunaan infrastruktur paket Timur, kata Anang, akan sama dengan Tengah dan Barat, yang telah selesai lebih dahulu. Namun, besaran nilainya akan berbeda mengingat capex atau pengeluaran modal di wilayah Timur jauh lebih besar dibandingkan Tengah dan Barat.

"Skema tarif sama dengan paket Barat dan Tengah, tetapi besaran nilainya berbeda. Karena capex untuk di paket Timur beda dengan Barat per kilometernya. Namun, bedanya tidak sampai dua kali lipat," kata Anang.

Sumber : liputan6.com


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Dumai Timur Bagikan Tunjangan THR

Dico: Ada Lima Misi Besar Akan Dilaksanakan Bersama

Kenali Sejarah Kepada Generasi Kampus, STAI Ar Ridho Kunjungi Candi Muara Takus

Ada Jual Beli Fasilitas Mewah Di Sukamiskin

Lanjutkan Program Rutin Rabu Ceria, PT KPI Unit Dumai Santuni Anak Yatim di Panti Asuhan Ar-Raudhoh

Fantastis!! Film 13 Bom Di Jakarta Tembus Satu Juta Penonton Kurang Dari Sebulan

Dukung Program Ketahanan Pangan, Petani Binaan KPI RU Dumai Panen Puluhan Kg Sorgum

Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Syaiful Milah: PPDB Sistem Zonasi Kurang Berkeadilan

Pemakaian Garam Berlebihan Memperburuk Pasien Stroke

Perumdam TKR Kabupaten Tangerang Tambah SL Baru dan Salurkan CSR

Wujudkan Kamtibmas Sejak dini, Polsek Rupat Berikan Bimbingan Pada Siswa

PT ITA Salurkan Kurban di Siak dan Meranti, Peternak Lokal Ikut Diuntungkan

Terkini +INDEKS

Wali Kota Dumai Tegaskan Komitmen Jaga Investasi dan Dorong Penyelesaian Polemik TKBM Secara Kondusif

16 Juni 2026
Konsolidasi Perdana di Dumai, FSPMI Riau Perkuat Barisan dan Strategi Perjuangan Buruh
15 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Petani, Kebun Kangkung di Purnama Jadi Penopang Ketahanan Pangan
15 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Peternak di Dumai Barat, Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat dari Pekarangan Warga
14 Juni 2026
Sambut 1 Muharram 1448 H, KNPI Dumai Gelar Tabligh Akbar Bersama Ustaz Dennis Lim
13 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Bagan Keladi Dampingi Petani, Pekarangan Bergizi Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional
13 Juni 2026
Ibu Muda di Kampung Penyengat Sungai Apit di terkam buaya Saat mandi di Sungai Metas
13 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif
12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Wali Kota Dumai Tegaskan Komitmen Jaga Investasi dan Dorong Penyelesaian Polemik TKBM Secara Kondusif

Dibaca : 261 Kali
Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang
Dibaca : 232 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 281 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1928 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1368 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved