PILIHAN
Buwas Minta Tolong KPK Tangkap Maling Beras BPNT
Jakarta(PantauNews.co.id) - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso menantang KPK membongkar dugaan mafia beras yang menguasai program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Budi Waseso yang akrab disapa Buwas, mendorong KPK bisa menggulung bandit program BPNT senilai Rp60 triliun. Program ini ditujukan bagi masyarakat miskin yang layak menerima bantuan beras BPNT. "Saya mohon untuk bekerja sama dengan KPK karena ini nilainya besar ya. Di UU KPK kan Rp1 miliar ke atas harus ditangani KPK, makanya kita dorong dengan kekuatan KPK," kata Budi Waseso di sela kegiatan peluncuran Beras Fortifikasi di Kantor Perum Bulog Jakarta, Jumat (20/9/2019).
Buwas menjelaskan, saat ini, Satgas Pangan masih melakukan proses penyidikan untuk membuktikan adanya kejahatan oleh oknum penyalur BPNT yang merugikan masyarakat penerima raskin. Sebelumnya, mantan Kepala BNN ini menjelaskan, terdapat beberapa dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh oknum penyalur BPNT, seperti penetapan harga beras yang terlalu tinggi.
Selain itu, masyarakat penerima bantuan juga memperoleh beras yang harganya tidak sesuai dengan kualitas atau mendapatkan jenis yang berbeda. Menurut mantan Kabareskrim Mabes Polri ini, modus kejahatan oleh oknum penyalur BPNT dilakukan dengan kampanye negatif terkait beras Bulog yang tidak berkualitas. Budi Waseso menegaskan bahwa beras yang disalurkan untuk BPNT berasal dari beras medium berkualitas.
"Jadi itu memfitnah Bulog, salah satunya, dikasih beras jelek karena kantongnya merek Bulog, maka langsung orang berasumsi bahwa itu produk Bulog yang berkutu, jelek, bau, dan lain-lain. Itu tidak benar," kata Buwas.
Sumber :inilah.com



Berita Lainnya
Larshen Yunus: Semoga Anggapan Saya Tidak Benar
SPBU Jalan Sudirman ini Jual BBM Pertalite Tanpa Batasan dan QR Code
Ketua DPD MCI Banten Optimis Pelantikan Berjalan Sukses
Waka DPRD Kota Tangerang: Pemko Harus Komitmen dengan Aturan yang Dibuatnya Sendiri
BEMD Adakan Arisan Pertama di Hutan Wisata Bandar Bakau
Tanpa Disadari, Covid-19 Ubah Perilaku Masyarakat Jadi Lebih Sehat
Terkait Surat Edaran, Dedi Saputra Berharap Pemerintah Punya Solusi agar Masyarakat Jangan Miliki Rasa Takut
Sefnat Waicang Yakin Pemekaran Kabupaten Grime Nawa Berjalan Lancar
Silahturahmi Berbagi Ilmu Tentang Pentingnya Kebersihan, Nita Ariani Disambut Antusias Jemaah 'Mak Mak' Masjid Darul Mutaqqin Dumai
Peduli Persoalan Buruh, DPC SPN Dumai Akan MoU Dengan Advokat HS & PARTNERS Law Firm
dr Dewi Bantah Tepis Isu Mempersulit Rujukan dan Memotong Insentif di Puskesmas Rundeng
Propam Polres Dumai Wajibkan Seluruh Personil Polres Dumai dan Polsek Jajaran Patuhi Protokol Kesehatan