PILIHAN
Akibat Asap Pekat, Belum Ada Pesawat Berani Mendarat di Pekanbaru
Pekanbaru (PantauNews.co.id) - Kabut asap pekat yang menyelimuti Kota Pekanbaru sejak pagi tadi membuat aktifitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru terganggu.
Terbatasnya jarak pandang, membuat membuat sejumlah maskapai tak berani mendarat (landing). Jarak pandang di Bandara Pekanbaru hanya 600 meter.
Otoritas Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menginformasikan, Ahad (22/9/2019) hingga pukul 11.25 Wib belum ada pesawat yang mendarat di Pekanbaru karena faktor kabut asap.
"Kalau pesawat dari Pekanbaru ke bandara lain lancar, tapi kalau dari luar kota ke Bandara Pekanbaru belum ada yang datang. Ada yang balik kanan, ada juga dialihkan ke Batam," ujar ‎Officer In Charge Angkasa Pura, Bandara SSK II Pekanbaru, Benni Netra.
Dipaparkan Benni, maskapai Malindo Air dari Subang Malaysia, sempat holdinf beberapa kali. Namun jarak pandang tak memadai, sehingga akhirnya memutuskan kembali ke Bandara Subang.
"Pesawat Malindo Air OD 362 divert ke Subang bandara asalnya. Ada juga pesawat asal Kuala Lumpur jadwalnya 10.30 Wib tiba di Pekanbaru, tapi belum jadi berangkat," kata Benni.
Selain Malindo, ada 3 pesawat lain yang tidak berani mendarat d Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Ahad pagi.
"Info dari 4 pesawat yang sempat melakukan holding untuk pendaratan tadi, akhirnya 3 divert ke Batam yakni ID 6856 dan Lion Air JT 276, Citilink QG 936 kembali ke Jakarta," kata Benni.
Keempat pesawat itu sempat berputar-putar atau hold di langit Pekanbaru pukul 08.30 WIB.
Menurut Benni, maskapai Batik Air dengan nomor penerbangan 6856 dari Bandara Soekarno Hatta seharusnya mendarat pada pukul 07.35 WIB.
Namun, hingga kini jarak pandang di landasan pacu Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru berkisar 500 meter sehingga pilot memutuskan pengalihan ke Bandara Batam.
Sedangkan untuk maskapai Citilink QG 936 yang juga dari Soekarno Hatta Jakarta dijadwalkan untuk mendarat sekitar pukul 08.15 WIB. Namun akhirnya di alihkan ke Batam.
"Sekarang jarak pandang 500 meter, sedangkan jarak pandang aman untuk mendaratkan pesawat adalah minimal 800 meter," kata Benni.
Selain Empat maskapai tadi, papan informasi Bandara SSK II juga menunjukkan sejumlah penerbangan dari beberapa bandara lain ke Pekanbaru mengalami keterlambatan.
Misalnya Citilink dari Kuala Namu Medan, Garuda Indonesia dari Jakarta, Air Asia dari Kuala Lumpur, Lion dari Batam batam terpaksa.menunda keberangkatan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan jarak pandang di Bandara Pekanbaru hanya 500 meter akibat kabut asap.
Bahkan lebih parah di Pelalawan, yakni hanya berkisar 300 meter, Rengat Kabupaten Indragiri Hulu 500 meter serta Kota Dumai 1 Kilometer.
sumber: mediacenter.riau.go.id



Berita Lainnya
Ditanya Galian C Ilegal, Camat Tapung: Saya Lagi Sama Kapolres dan Kapolsek
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Ajak Kelompok Barter Jaya Studi Tiru ke Sungai Pakning dan Siak Guna Perkuat Kapasitas dan Kemandirian Pokmas
Haji Uma Surati Kementerian PUPR Terkait Ruas Jalan Nasional Aceh-Sumut
Turunkan Tim, Dinas Pertanian Buru Anjing yang Menggigit Bocah 3 Tahun di Kuansing
Tabligh Akbar Sempena Tahun Baru 1 Muharram 1441 H, Bersama Tuan Guru Ustadz Abdul Somad Lc.MA Di Kota Dumai
Sambil Nunggu Sahur, Didi Mural Torehkan Karyanya
KWT Srikandi Artareja Resmi Terbentuk, Kapten Inf Putra KZ Zendrato: Titip Salam ke Pak Walikota
Edi Taufik Terpilih Sebagai Ketua PAC Pemuda Pancasila Dumai Timur Secara Aklamasi
Camat Rowosari Hadiri Diklat Linmas di Gunung Tidar
Tingginya Tingkat Pengangguran Di Kota Dumai, Forum Peduli Tenaga Kerja Adakan Aksi
Andre Dovizioso kuasai MotoGP Ceko 2018
Terkait Penangkapan Wilson Lalengke, Ketua Pewarna Jabar Angkat Bicara