• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Bau Busuk Akibat Limbah Industri di Bukit Batrem Terkesan Pembiaran.

PantauNews

Ahad, 18 Agustus 2019 10:50:00 WIB
Cetak




Dumai (PantauNews.co.id) - Salah pabrik Home Industri tempe dan tahu  yang berada di RT 01, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur diduga membuang limbah hasil produksi sembarangan.

Limbah industri tempe dan tahu yang dihasilkan dari produksi pabrik tersebut dibuang kedrainase, sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap.

Warga yang bermukim disekitar pabrik tersebut, diresahkan oleh aroma yang menyengat dan berbau sangat busuk ini, diduga telah melakukan pencemaran lingkungan yang sengaja dibuang kesaluran air masyarakat sehingga menjadi sarang pembiakan nyamuk.

Awak media yang mendapat laporan dari masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan ini, Rabu, (14/08) langsung menuju kelokasi.

Lurah Bukit Batrem, Safrudin, S.Sos saat didatangi awak media kekantornya untuk dilakukan konfirmasi pada Rabu (14/08) lalu, terkait masalah dugaan pencemaran lingkungan ini, namun Safrudin belum dapat dijumpai dengan alasan sibuk.

Ketika dihubungi kenomor seluler Safruddin, dia akan berjanji akan memberikan waktu untuk konfirmasi.

Belum mendapatkan konfirmasi, awak media mencoba mengambil sampel air drainase yang diduga telah tercemar ini, diambil untuk dilakukan investigasi lebih lanjut, Minggu (18/08).

Pantauan dilapangan, kondisi air didrainase sudah berubah warna dan mengeluarkan bau busuk yang sangat tidak sedap dan menyengat hidung ini bahkan mengganggu saluran pernapasan.

Sampai berita ini di turunkan Lurah bukit Batrem belum bisa di jumpai terkait konfirmasi masalah limbah ini.

Keputusan Kementrian Lingkungan Hidup menyebutkan setiap industri pengolahan harus memiliki Baku Mutu Limbah Cair yang bisa di buang ke saluran pembuangan di lingkungannya.

Lanjutnya, dampak dari limbah yang berbau busuk, sehingga saluran air tidak dapat mengalir dengan lancar. Akibatnya, lokasi tempatnya tergenangnya limbah, telah menjadi sumber berkembangbiaknya nyamuk dan dugaan yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.

Laporan : Ade Wibowo
Editor     : Tim Redaksi


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Dugaan Penipuan Jual Beli Proyek di RSUD Dumai Semakin Terkuak, Kabarnya Oknum Merupakan Kerabat Walikota

Nahkodai MPC PP Dumai, Robby Komitmen Menjaga Jati Diri Kader dan Rasa Aman Masyarakat

PAC Pemuda Pancasila Dumai Kota Bersatu Melawan Corona

Anggun C Sasmi Unggah Foto Berbikini, Netizen: Hati-hati Mbak

SDN Bugel 4 Kota Tangerang Gelar Vaksin Tahap 1

Mahasiswa Papua se Jateng Deklarasikan Anti Miras

Penyerahan Sertifikat Tanah di Rengat

Geledah Mobil Pengangkut Durian, Polisi Temukan 245 Kg Ganja

Acara Pemotongan Hewan Qurban IKPS Kota Dumai Berlangsung Meriah

Sebut Habib Rizieq Bukan Orang Suci, Bamukmin: Mahfud Tak Paham Islam

Kanit Binmas Polsek Karawaci Hadiri Pengukuhan Ketua DKM Masjid Jami Baabussalaam

Banjir Setinggi 80 Cm, Jl Penghubung Jaktim-Bekasi Tak Bisa Dilalui Kendaraan

Terkini +INDEKS

Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit

10 September 2026
Siap Melahirkan Generasi Akademis Baru. Ketua STAI Ar Ridho Resmi Tutup Sidang Skripsi
09 September 2026
Usbu Ta aruf STAI Ar Ridho Ditutup, Dr. Budi Setiawan Titip Pesan untuk 38 Mahasiswa Baru
09 September 2026
37 Mahasiswa Baru Siap Menapaki Dunia Kampus, STAI Ar Ridho Gelar Usbu Ta aruf 2026
09 September 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu Bistamam Lantik Bd Marini Winawan Sebagai Ketua TP KK dan Bunda Paud Pekaitan
08 September 2026
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
08 September 2026
DPRD Rohil Gunakan Hak Inisiatif Ajukan Rokan Hilir Hijau
07 September 2026
Karmila Sari Minta Kepala Sekolah Siapkan Data untuk Program Revitalisasi
06 September 2026
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
06 September 2026
Tak Sekadar Lewat, Bupati Bistamam Turun dari Kendaraan Dengarkan Aspirasi Warga Murini Makmur
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu

Dibaca : 365 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 603 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 258 Kali
Aktivis Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI
Dibaca : 599 Kali
Atlet Taekwondo Kota Dumai Siap menunjukkan Kemampuan Terbaiknya Dalam Riau Challenge 2026
Dibaca : 233 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved