• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Bau Busuk Akibat Limbah Industri di Bukit Batrem Terkesan Pembiaran.

PantauNews

Ahad, 18 Agustus 2019 10:50:00 WIB
Cetak




Dumai (PantauNews.co.id) - Salah pabrik Home Industri tempe dan tahu  yang berada di RT 01, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur diduga membuang limbah hasil produksi sembarangan.

Limbah industri tempe dan tahu yang dihasilkan dari produksi pabrik tersebut dibuang kedrainase, sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap.

Warga yang bermukim disekitar pabrik tersebut, diresahkan oleh aroma yang menyengat dan berbau sangat busuk ini, diduga telah melakukan pencemaran lingkungan yang sengaja dibuang kesaluran air masyarakat sehingga menjadi sarang pembiakan nyamuk.

Awak media yang mendapat laporan dari masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan ini, Rabu, (14/08) langsung menuju kelokasi.

Lurah Bukit Batrem, Safrudin, S.Sos saat didatangi awak media kekantornya untuk dilakukan konfirmasi pada Rabu (14/08) lalu, terkait masalah dugaan pencemaran lingkungan ini, namun Safrudin belum dapat dijumpai dengan alasan sibuk.

Ketika dihubungi kenomor seluler Safruddin, dia akan berjanji akan memberikan waktu untuk konfirmasi.

Belum mendapatkan konfirmasi, awak media mencoba mengambil sampel air drainase yang diduga telah tercemar ini, diambil untuk dilakukan investigasi lebih lanjut, Minggu (18/08).

Pantauan dilapangan, kondisi air didrainase sudah berubah warna dan mengeluarkan bau busuk yang sangat tidak sedap dan menyengat hidung ini bahkan mengganggu saluran pernapasan.

Sampai berita ini di turunkan Lurah bukit Batrem belum bisa di jumpai terkait konfirmasi masalah limbah ini.

Keputusan Kementrian Lingkungan Hidup menyebutkan setiap industri pengolahan harus memiliki Baku Mutu Limbah Cair yang bisa di buang ke saluran pembuangan di lingkungannya.

Lanjutnya, dampak dari limbah yang berbau busuk, sehingga saluran air tidak dapat mengalir dengan lancar. Akibatnya, lokasi tempatnya tergenangnya limbah, telah menjadi sumber berkembangbiaknya nyamuk dan dugaan yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.

Laporan : Ade Wibowo
Editor     : Tim Redaksi


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Gas Elpiji 3 KG Di Kota Dumai mulai langka

Polres Dumai Bakti Sosial Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Covid-19

Ini Identitas Ibu dan Bayinya yang Tewas Akibat Honda BRV Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai

Kecamatan Periuk, Kota Tangerang Gelar Sosialisasi Pengendalian Dana Kelurahan

Berikut Tanggapan Beberapa Tokoh di Riau, Terkait Sepak Terjang Aktivis Larshen Yunus

Panitia Pilkades Rajeg Mulya Siap Laksanakan Pemilihan

Ikut Gotong Rotong Bersama Masyarakat, Nita Ariani dan BEMD Peduli Lingkungan

Nikita Mirzani Ngaku Telan Berbagai Rasa Sperma, Dikumur Terlebih Dulu

Teropong Peduli BANG DEL: Kisah Indra Sang Penjaja Koran

Lurah Rimba Sekampung Gelar Mediasi Terkait Persoalan Tuntutan Pemilihan Ulang Ketua RT 16

Dugaan Dirut RSUD Dumai Paksakan Kehendak Sepihak, Apa Tanggapan Walikota?

Peluang Petani Cabe Daerah Menjual Cabe

Terkini +INDEKS

Mandek Dua Tahun, FAP-Tekal Bongkar Dugaan Penghambatan Hukum Kasus Tenaga Kerja

27 Januari 2026
Polres Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Panen Raya Jagung Pipil Jadi Sarana Edukasi Masyarakat
27 Januari 2026
Polres Rohil Ungkap Jaringan Narkotika Internasional, Amankan 3,98 Kg Sabu, Ribuan Ekstasi dan Happy Five
26 Januari 2026
Perkuat Sinergi Polri dan Komunitas Pelari, Polres Rohil Gelar Green Policing Running Club,
25 Januari 2026
Polres Dumai Laksanakan Pengamanan Konser Kemanusiaan untuk Sumatera dan Palestina di Kota Dumai.
24 Januari 2026
Pengamat Pendidikan Riau Nilai Pembangunan Gedung SMKN 2 Pinggir Sesuai Perencanaan
21 Januari 2026
PWMOI Dumai Perkuat Sinergi Pers dan BUMN, Jalin Kolaborasi Strategis dengan Pelindo Regional I
21 Januari 2026
Polres Rohil Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Fakta Integritas Pagu Anggaran 2026
21 Januari 2026
Polres Rohil Laksanakan Giat Analisa dan Evaluasi Bhabinkamtibmas Serta Arahan
20 Januari 2026
PWMOI Dumai Perkuat Sinergi dengan Imigrasi, Dorong Transparansi dan Pelayanan Publik Berkualitas
19 Januari 2026

Terpopuler +INDEKS

Pengamat Pendidikan Riau Nilai Pembangunan Gedung SMKN 2 Pinggir Sesuai Perencanaan

Dibaca : 1257 Kali
Polsek Bukit Kapur Bongkar Aksi Pencurian Kabel PJU di Akses Gerbang Tol Dumai, Sejumlah Pelaku Diburu
Dibaca : 264 Kali
Persatuan Baraya Sunda Tampilkan Tarian Memukau di Penutupan Dufest Idaman 2025
Dibaca : 393 Kali
Warga NU Pelalawan Dan Masyarakat Aceh Gelar Doa Bersama Untuk Korban Bencana Alam Sumatera
Dibaca : 316 Kali
PWMOI Dumai: DUFEST 2025 Bukan Sekadar Festival, Tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
Dibaca : 264 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved