• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Galangan Kapal di Bagan siapi api terancam Tutup

Redaksi

Rabu, 12 September 2018 03:57:00 WIB
Cetak

Bagan siapi api - Usaha galangan kapal yang sudah dilakoni warga secara turun temurun kini terancam ditutup. berhembus kabar setelah tim Diskrimsus Polda Riau melakukan penggerebekan ke sejumlah tempat penampungan kayu usaha galangan kapal yang berlokasi di Jalan Pembangunan, Pelabuhan Nelayan, Bagansiapiapi baru-baru ini.

Operasi tersebut kontan membuat pekerjaan di galangan kapal terhenti.

"Kemana lah kami mau mengadu kalau galangan kapal tutup. Nanti kami mau makan apa, apakah anak-anak kami harus merampok!" keluh Asiah
Dia mengatakan suaminya sudah sepekan hanya berada di rumah sejak galangan kapal berhenti beroperasi.

Berhentinya aktivitas usaha galangan kapal berdampak juga kepada buruh penarik kayu dan tukang masak di lokasi usaha galangan kapal.

Seperti yang disampaikan Ruski (35), salah satu buruh penarik kayu yang mengutarakan kondisi keluarganya yang tidak bisa lagi memenuhi kebutuhan pokok serta masa depan anaknya yang terancam tidak bisa melanjutkan sekolah.

''Tempat kerja kami hanya satu-satunya di galangan kapal. Jika galangan kapal ini tutup apa yang mau kami makan dan menyekolahkan anak kami. Sebagai buruh, hanya pekerjaan ini  yang dapat kami lakukan,” tutur Ruski.


Keluhan yang sama juga disampaikan Jufri (26), yang bekerja sebagai tukang Kelong. Dirinya sudah sepekan ini tidak bekerja, karena tidak adanya bahan baku pasca razia.

''Keluarga kami semua bekerja di galangan kapal ini, mulai gaji Rp 80 Ribu hingga Rp120 Ribu perhari,'' ujarnya.

Jika aktivitas galangan kapal tutup total, kata Jufri, mungkin penglihatannya bakal gelap. Dia tidak tahu kemana lagi arah tujuan untuk mencari makan sehari-hari.

"Kami tidak memiliki kebun dan ladang, sementara tuntutan kebutuhan rumah tangga tiap hari terus mendesak, ditambah beban biaya anak-anak sekolah. Kami disini sebagai buruh kasar, jangan dipersulitlah, usaha galangan kapal ini sudah jadi tumpuan hidup kami sejak puluhan tahun lamanya,'' bebernya.

Sumber Goriau /editor dds


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Baderhood TKP Tangerang Raya Peduli Korban Banjir

Satu Keluarga yang Curi Kotak Amal Tertangkap, Netizen Kasihan Tapi Jengkel

Ketua PPP Dumai Sebut Ada 3 Bacawako dan 1 Bacawawako yang Diundang DPW

Kapolres Kota Tangerang Berikan Surprise Pada Kodim 0510/Trs

Busyet!! Sesama Guru Saling Baku Hamtam, Siswa yang Melerai

PAC BPPKB Karawaci Salurkan Bantuan Korban Banjir Kota Tangerang

Terserempet Kereta Api, Anggota DPRD Kendal Meninggal Dunia

Anggota DPR RI Bersama Disporapar Kendal Gelar Seminar Kepariwisataan

Polda Riau Kembali Gelar Jumat Curhat Bersama Masyarakat

Muhamad Ied Sekretairs DPD PJS DKI Terima Anugerah Doktor Honoris Causa dari PBB

Tidak Diketahui Penyebab Karhutla, Warga Tanjung Punak Sebut Bahwa Sumber Api Berasal dari 'Setan atau Hantu'

78 Siswa di SMK Taruna Migas YKPP Dumai Belum Terdaftar di Dapodik, Busari Muslim 'Beberkan' Kronologis Persoalan

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 255 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 302 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1504 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved