• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Riau
  • Dumai

Kecelakaan Kerja Di kawasan PT Kilang Pertamina Internasional Dumai, Edison: Persoalan ini Bukan Perkara Kecil Yang bisa Ditutup-tutupi

PantauNews

Selasa, 19 Agustus 2025 17:30:27 WIB
Cetak

PANTAUNEWS, DUMAI - Sebuah kabar duka kembali menghantam dunia kerja di Kota Dumai. Seorang pekerja LS yang tengah bertugas di kawasan PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) RU II Dumai meregang nyawa setelah diduga terjatuh dari ketinggian pada Senin, 18 Agustus 2025. 

Insiden memilukan ini bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga korban, melainkan juga menyisakan tanda tanya besar: apakah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) benar-benar menjadi prioritas di kawasan industri raksasa tersebut, atau sekadar formalitas yang terabaikan? 

Kecelakaan Kerja Bukan Lagi Sekadar Angka 

Dumai, kota industri dengan denyut ekonomi yang ditopang oleh perusahaan-perusahaan migas dan kimia, seolah kembali tercoreng dengan adanya tragedi ini. Kecelakaan kerja yang berulang kali terjadi menimbulkan kesan bahwa perlindungan tenaga kerja hanya menjadi slogan di atas kertas, tanpa implementasi nyata di lapangan. 

Tragedi yang menimpa pekerja LS ini seakan menambah daftar panjang kecelakaan kerja. Nyawa melayang, namun yang tertinggal hanyalah catatan investigasi yang sering kali berakhir tanpa titik terang. 

Edison, SH: DPRD Tidak Akan Tinggal Diam 

Ketua Komisi I DPRD Kota Dumai, Edison, SH, dengan nada tegas menyampaikan sikapnya. Ia menekankan, persoalan ini bukan perkara kecil yang bisa ditutup-tutupi. 

"Kita sangat konsen dengan keselamatan para pekerja. Pihak Pertamina harus serius. Dalam merekrut tenaga kerja, jangan asal-asalan. Harus dipastikan mereka benar-benar terlatih, mahir dalam standar K3, bukan sekadar formalitas. Kalau ada kelalaian dari kontraktor, jangan ragu, beri sanksi tegas,” ungkap Edison dengan suara meninggi. Selasa, (19/08/2025). 

Politisi vokal ini juga memperingatkan perusahaan agar tidak bermain-main dengan isu krusial yang menyangkut nyawa manusia. 

“Kami di DPRD akan terus memantau dan mengawasi. Jangan coba-coba bermain dalam hal ini. KPI Dumai harus transparan. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Kalau sampai ada rekayasa informasi, itu akan menjadi masalah besar. Awas kalau bermain, karena ini menyangkut masalah nyawa manusia!” ujarnya dengan tajam. 

Transparansi atau Manipulasi? 

Pertanyaan publik kini tertuju pada PT KPI RU II Dumai: apakah mereka akan benar-benar terbuka terhadap kejadian ini, atau memilih jalur lama—menyembunyikan fakta dan melindungi kepentingan korporasi? 

Kecurigaan publik kian menguat ketika kasus-kasus kecelakaan kerja di masa lalu seringkali berakhir tanpa kejelasan. Laporan formal disusun, penyelidikan dijalankan, namun hasilnya jarang sampai ke telinga masyarakat. 

Turlap DPRD: Ancaman Nyata 

Edison tidak menutup kemungkinan bahwa DPRD akan segera melakukan turun lapangan (turlap) ke lokasi kecelakaan. Langkah ini disebut perlu untuk memastikan kebenaran informasi dan memutus rantai “budaya tutup mulut” yang kerap terjadi di lingkaran industri besar. 

“Kalau perlu, kita langsung ke lokasi. Kita tidak main-main. Kami ingin pastikan sendiri bagaimana kondisi lapangan, apakah prosedur K3 dijalankan dengan benar atau hanya dipajang di dinding sebagai formalitas,” tandas Edison. 

Nyawa Manusia Tidak Bisa Ditukar 

Kecelakaan kerja bukan sekadar angka statistik. Di balik setiap kejadian, ada keluarga yang kehilangan, anak-anak yang ditinggalkan, dan masa depan yang terenggut. 

Tragedi ini seharusnya menjadi alarm keras bagi seluruh perusahaan besar di Dumai. Keselamatan bukan pilihan, melainkan kewajiban mutlak. 

Kini, publik menanti langkah nyata dari PT KPI RU II Dumai serta hasil investigasi  dari Dinas Tenaga Kerja Propinsi Riau Bidang Pengawasan. Jika ada kelalaian, sanksi tegas tidak bisa ditawar lagi. 

Apakah tragedi ini akan menjadi momentum perubahan nyata, atau justru kembali tenggelam dalam lautan formalitas dan laporan tanpa makna?. 

PT KPI RU II Dumai Buka Suara 

Menanggapi derasnya kritik, manajemen PT KPI RU II Dumai melalui Agustiawan, Area Manager Communication, Relations & CSR, menyampaikan pernyataan resmi. 

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya dan mendoakan agar keluarga almarhum diberi kekuatan serta keikhlasan menghadapi musibah ini,” kata Agustiawan. 

Pihaknya menegaskan, investigasi internal tengah berjalan untuk mengungkap penyebab kejadian. Di sisi lain, perusahaan berfokus pada penanganan jenazah serta koordinasi dengan keluarga korban. 

“Keselamatan kerja adalah prioritas utama kami. Kilang Dumai akan melakukan evaluasi menyeluruh, memperkuat mitigasi risiko, dan memastikan kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya. 

Namun, pernyataan ini belum meredakan kritik publik. Di tengah sorotan tajam serikat buruh, pertanyaan besar masih menggantung: apakah tragedi ini murni kecelakaan kerja, atau ada benang merah dengan dugaan penyelewengan anggaran keselamatan? 

Satu hal pasti, nyawa seorang pekerja telah melayang. Dan kini, mata publik tertuju pada Kejaksaan Negeri Dumai serta Disnakertrans Riau—apakah keduanya berani membongkar kebenaran di balik dinding kokoh kilang raksasa itu?.***


 Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Luhut Harianja Minta Pengawas Disdikbud 'Turun Usut' Pakaian Seragam di SMPN 5 Dumai

Silaturahmi dengan Kaum Dhuafa di Rimba Melintang, Kapolres Rohil bersama Bhayangkari Beri Sembako

Wakil Bupati Kepulauan Meranti Tinjau Proyek Bantuan Kemensos

Babinsa Bukit Nenas Hadiri Syukuran Di Masjid Nurul As'ad

Rekan Pers di Dumai Sebaiknya Melakukan Investigasi atas Penganiayaan Wartawan

Kapolda Riau dan Istri Ikut Berjibaku Padamkan Karhutla di Rupat

Dua Maling di Ujungbatu Sempat Babak Belur Dihajar Massa, Beruntung Polisi Cekatan Amankan Pelaku

Kapolri Copot Kapolda Riau-Sultra-Papua, Ada Apa?

FPAN Pasir Penyu Kirim Surat Terbuka ke Empat Perusahaan Pemilik Angkutan Barang

Pengurus Provinsi Riau Tinjau Kesiapan Pelantikan Bapera Dumai, Rahmad Aidil Fitra.SE: Kami Berikan Mandat Pada Ridwan Safri

Seperti Kebal Hukum, Diduga TBS Milik PT SWP Kembali Dijarah oleh Kelompok yang Sama

Meriahkan Event Nasional Wisata Bakar Tongkang 2025, Bupati Rohil H Bistaman Buka Secara Resmi Bazar UMKM Tradisional Bagansiapiapi

Terkini +INDEKS

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera di Dumai

29 April 2026
Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadhli Pimpin PWI Rohil Periode 2026-2029
29 April 2026
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
29 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP
28 April 2026
Dugaan Kelalaian Serius PT Ivo Mas Tunggal Resmi dilaporkan, Sikap Tegas Dinantikan
28 April 2026
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat

Dibaca : 591 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 991 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 376 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1207 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 737 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved