Desak Reformasi Pendidikan, Aktivis Erwin Sitompul Minta Pj Gubri Copot Pejabat Diduga Terlibat Nepotisme dan Korupsi di Disdik Riau
PANTAUNEWS, DUMAI – Erwin Sitompul, S.Pd, Aktivis Pendidikan ini meminta kepada Pj Gubernur Riau (Gubri) Dr. Rahman Hadi, M.Si, untuk segera mencopot Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Riau Arden Simeru, Kabid GTK Faizal Ahmadin dan eks PPK SMA Hendra Kumadi, yang saat ini dipindahtugaskan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau.
Bukan tanpa sebab, sejumlah pejabat di Dinas Pendidikan Riau tersebut diduga erat akan nepotisme dan sebagian lagi ditenggarai ada keterkaitan dengan Tengku Fauzan Tambusai, eks Kadisdik Riau yang kini sedang menjalani proses hukum di Kejati atas dugaan korupsi perjalanan dinas.
Kata Erwin, Kabid SMK Arden Simeru ditenggarai terlibat nepotisme terhadap pengangkatan Kepala SMK Negeri 4 Dumai, padahal yang bersangkutan sudah menjabat sebagai Plt Kepsek SMA Negeri 8 Dumai dan bendahara BOS SMA Binsus Dumai.
“Kita minta Pj Gubri segera mencopot Kabid SMK, karena tidak profesional dalam menetapkan jabatan kepala sekolah. Dia memaksakan oknum yang tidak ahli dibidangnya untuk menjabat di sekolah kejuruan,” ungkapnya, dalam siaran pers, Jumat (27/9/2024).
Seharusnya jelas Erwin, kepala sekolah kejuruan seperti SMK harusnya yang paham dan mengerti dengan jurusan di sekolah yang dipimpinnya. Kalau Kepala SMK Negeri 4 Dumai sekarang ini diduga tidak memahami akan hal tersebut yang dinilai akan berdampak kepada kualitas pendidikan.
Selain Kabid SMK, Erwin juga meminta Pj Gubri melakukan evaluasi terhadap pejabat di Dinas Pendidikan Riau yakni Kabid GTK Faizal. Satunya lagi, Staf di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Riau Hendra Kumadi atau Eks PPK SMA diduga masih terlibat ikut campur di Disdik Riau.
Kedua pejabat ini dikabarkan merupakan orang dekat Fauzan eks Kadisdik Riau yang kini terjerat kasus dugaan korupsi perjalanan dinas.
Dari informasi yang diperolehnya, kata Erwin, Faizal dan Hendra diduga menerima fee kegiatan di Disdik Riau.
Atas dugaan tersebut Erwin mendesak pihak penegak hukum agar melakukan pengusutan mendalam sehingga Dinas Pendidikan Riau bebas dari perbuatan korupsi, kolusi dan nepotisme.
“Kita ingin dunia pendidikan bersih dari praktik jahat tersebut. Sehingga pejabat-pejabat yang terendus harus segera diganti. Kami ingin agar orang-orang yang diangkat benar-benar yang layak dan berkompeten sehingga kualitas pendidikan bisa menjadi bersih dan lebih baik,” terangnya seraya mengakhiri. ***


Berita Lainnya
Mengimplementasikan Polri Hadir Ditengah masyarakat, Polres Dumai Adakan Kegiatan 'Jumat Curhat '
PWI Dumai Gelar Syukuran, Ketua Bambang: Jaga Sinergi lewat Silaturahmi
SDN Pinang 7 Kota Tangerang Siap Raih Predikat Adiwiyata Nasional
BKN Sesuaikan Jadwal Penetapan NIP CPNS dan PPPK Tahun Anggaran 2024
Perjuangan Aktivis Pendidikan yang Gigih Menuntut Hak Guru Bantu Riau
Kesepakatan Pemko Dumai: Anak Tak Vaksin, Tak Boleh Masuk Sekolah
Gerak Cepat Bupati Rohil H Bistaman Bantu Anak Penderita Hidosefalus Hingga Ditangani dengan Tepat
Dukung Pembangunan Dumai Islamic Center, Walikota Apresiasi PT KPI RU Dumai
Kembali, Tim GJB Pemuda Sintong Bagikan Sembako ke 15 Warga Kurang Mampu
IKA FIA Unilak Menghadiri Yudisium 105 Mahasiswa FIA Unilak
Pelindo Dumai Siap Buka Data, Tepis Tuduhan Bongkar Muat Bungkil Cemari Lingkungan
SMKN 3 Dumai Peringati Hari Sumpah Pemuda