• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Sumatera

Persoalan Masyarakat Lae Mate dengan PT Alis, Mendapat Tanggapan Serius dari Komisi Tiga DPR-RI

PantauNews

Sabtu, 01 April 2023 11:23:23 WIB
Cetak
Nazaruddin (Dek Gam)

SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Nazaruddin, anggota Komisi III DPR-RI bepesan kepada masyarakat Kampong Lae Mate, Kecamatan Runding, Kota Subulussalam, agar tenang terkait adanya dugaan oknum anggota Brimob yang bersikap arogan, beberapa waktu yang lalu.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, bahwa Nazaruddin, atau yang akrab disapa Dek Gam, sudah melakuka koordinasi dengan Komandan Batalyon Brimob, sekaligus mendukung YARA perwakilan Kota Subulussalam,

Anggota komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu bepesan kepada masyarakat Kampong Lae Mate agar bisa menahan diri untuk tidak terpancing emosi terkait adanya konflik terkait lahan masyarakat dengan prusahan PT Alis/Atak.

Perusahaan tersebut, diduga dibekingi oleh oknum Aparat Anggota Brimob, sehingga terjadi kecekcokan adu mulut antara masyarakat dengan oknum anggota Brimob, seperti di rekaman vidio yang sudah viral dimedia sosial.

Terkait persoalan itu, Dek Gam mengatakan sudah berkordinasi dengan komandan Batalyon Brimob, dan oknum aparat itu juga akan segera ditarik dan ditindak sesuai ketentuan dan prosudur diinstitusi Brimob tersebut.

Dikatakannya, agar kedepan tidak ada lagi oknum-oknum anggota aparat berprilaku arogan kepada masyarakat bukan hanya di Aceh akan tetapi juga di Republik Indonesia yang kita cintai.

Anggota komisi III DPR RI ini, juga berharap kepada Komandan Batalion untuk menindak dengan tegas kepada oknum anggota Brimob yang arogan kepada masyarakat disana.

"Jangan karena gara-gara membekingi perusahan, lantas hak masyarakat diserobot begitu saja tanpa mempertimbangkan jerih payah masyarakat mengelola lahan mereka itu dulu," Samapi, Dek Gam.

Ditambahkan, Dek Gam, persoalan letak duduk wilayah lahan tersebut. menurutnya, tidak perlu dipersoalkan selagi masyarakat itu masih warga negara Republik Indonesia. Setiap Masyarakat boleh memilih bertempat tinggal, dan dibolehkan juga untuk menggarap dan mengelola lahan hutan, asalkan lahan itu bukan hutan yang dilarang oleh pemerintah dan juga bukan lahan milik orang lain.

Namun, tidak terlepas dengan segala urusan surat-menyurat, pengurusan adminitrasi, lahan itu diurus, dan tunduk pada pemerintah tempat letak wilayah kedudukan lahan tersebut.

Anggota DPR RI kader PAN ini juga menyampaikan, seyogianya aparat negara itu selain mengabdi ke negara NKRI, juga harus bertanggungjawab melindungi dan mengayomi masyarakat, bukan sebaliknya untuk menakut-nakuti masyarakat lemah.

"Cukuplah masyarakat Aceh terauma masa konflik dulu, sekarang aceh sudah damai, masyarakat aceh sudah tenang, sudah nyaman untuk berusaha, janganlah lagi ditakut-takuti oleh oknum-oknum aparat yang arogan seperti dividio yang sudah viral itu," kata, Dek Gam.

Dek Gam ini  juga merupakan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Dapil Aceh 1, menambahkan dalam pantaunya bahwa terkait dengan persoalan sengketa lahan tersebut, Masyarakat Kampong Lae Mate telah mengadu ke YARA perwakilan Subulussalam.

Langkah yang dilakukan masyarakat kampong Lae Mate itu, menurut Dek Gam, sudah tepat demi cepatnya persoalan sengketa lahan dan kearoganan oknum aparat negara yang didugan anggota satuan Brimob itu cepat teratasi.

Anggota komisi III itu juga meminta kepada YARA perwakilan subulussalam agar bisa menindaklanjuti persoalan tersebut, supaya masyarakat disana merasa nyaman dan terlindungi.

"Saya akan memantau terus persoalan yang terjadi pada masyarakat kampong Lae Mate itu," jelas, Dek Gam. (Rls/Juliadi)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Keren, Julianda Menulis Buku Berjudul "Eksistensi Keucik Sebagai Hakim Perdamaian Di Aceh"

FJ-PWNU Riau Audensi Ke Walikota Pekanbaru, Romi: Penyambung Lidah Masyarakat Terhadap Kebijakan Pemerintah

Kadisdik Subulussalam Tunda Kelulusan Siswa SD Bila tak Mampu Baca Al-Qur'an

Curah Hujan Deras, Kampong Subulussalam Timur di Terjang Banjir

Wawako Subulussalam Lakukan Peletakan Batu Pertama

Pimpin Sertijab Camat, Wako Subulussalam Juga Resmikan Jalan di Kecamatan Longkib

MRI Abdya Bersama ACT Subulussalam Salurkan Paket Pakan Untuk Anak Yatim Aceh Barat Daya

Danrem 042 Jambi Minta GM FKPPI Bersinegi Bersama TNI-Polri

Mari Donasikan Bantuan Melalui Yayasan Generasi Peduli Sungai Nanam

Satlantas Polres Subulussalam Perketat Pengamanan Lalin Di Bulan Ramadhan

Kapolda Sumbar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-76 di Kantor Gubernur

Pandemi Covid-19, Penginapan Ilegal Diduga Tetap Marak Beroperasi

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 688 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1187 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved