• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Sumatera

Persoalan Masyarakat Lae Mate dengan PT Alis, Mendapat Tanggapan Serius dari Komisi Tiga DPR-RI

PantauNews

Sabtu, 01 April 2023 11:23:23 WIB
Cetak
Nazaruddin (Dek Gam)

SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Nazaruddin, anggota Komisi III DPR-RI bepesan kepada masyarakat Kampong Lae Mate, Kecamatan Runding, Kota Subulussalam, agar tenang terkait adanya dugaan oknum anggota Brimob yang bersikap arogan, beberapa waktu yang lalu.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, bahwa Nazaruddin, atau yang akrab disapa Dek Gam, sudah melakuka koordinasi dengan Komandan Batalyon Brimob, sekaligus mendukung YARA perwakilan Kota Subulussalam,

Anggota komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu bepesan kepada masyarakat Kampong Lae Mate agar bisa menahan diri untuk tidak terpancing emosi terkait adanya konflik terkait lahan masyarakat dengan prusahan PT Alis/Atak.

Perusahaan tersebut, diduga dibekingi oleh oknum Aparat Anggota Brimob, sehingga terjadi kecekcokan adu mulut antara masyarakat dengan oknum anggota Brimob, seperti di rekaman vidio yang sudah viral dimedia sosial.

Terkait persoalan itu, Dek Gam mengatakan sudah berkordinasi dengan komandan Batalyon Brimob, dan oknum aparat itu juga akan segera ditarik dan ditindak sesuai ketentuan dan prosudur diinstitusi Brimob tersebut.

Dikatakannya, agar kedepan tidak ada lagi oknum-oknum anggota aparat berprilaku arogan kepada masyarakat bukan hanya di Aceh akan tetapi juga di Republik Indonesia yang kita cintai.

Anggota komisi III DPR RI ini, juga berharap kepada Komandan Batalion untuk menindak dengan tegas kepada oknum anggota Brimob yang arogan kepada masyarakat disana.

"Jangan karena gara-gara membekingi perusahan, lantas hak masyarakat diserobot begitu saja tanpa mempertimbangkan jerih payah masyarakat mengelola lahan mereka itu dulu," Samapi, Dek Gam.

Ditambahkan, Dek Gam, persoalan letak duduk wilayah lahan tersebut. menurutnya, tidak perlu dipersoalkan selagi masyarakat itu masih warga negara Republik Indonesia. Setiap Masyarakat boleh memilih bertempat tinggal, dan dibolehkan juga untuk menggarap dan mengelola lahan hutan, asalkan lahan itu bukan hutan yang dilarang oleh pemerintah dan juga bukan lahan milik orang lain.

Namun, tidak terlepas dengan segala urusan surat-menyurat, pengurusan adminitrasi, lahan itu diurus, dan tunduk pada pemerintah tempat letak wilayah kedudukan lahan tersebut.

Anggota DPR RI kader PAN ini juga menyampaikan, seyogianya aparat negara itu selain mengabdi ke negara NKRI, juga harus bertanggungjawab melindungi dan mengayomi masyarakat, bukan sebaliknya untuk menakut-nakuti masyarakat lemah.

"Cukuplah masyarakat Aceh terauma masa konflik dulu, sekarang aceh sudah damai, masyarakat aceh sudah tenang, sudah nyaman untuk berusaha, janganlah lagi ditakut-takuti oleh oknum-oknum aparat yang arogan seperti dividio yang sudah viral itu," kata, Dek Gam.

Dek Gam ini  juga merupakan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Dapil Aceh 1, menambahkan dalam pantaunya bahwa terkait dengan persoalan sengketa lahan tersebut, Masyarakat Kampong Lae Mate telah mengadu ke YARA perwakilan Subulussalam.

Langkah yang dilakukan masyarakat kampong Lae Mate itu, menurut Dek Gam, sudah tepat demi cepatnya persoalan sengketa lahan dan kearoganan oknum aparat negara yang didugan anggota satuan Brimob itu cepat teratasi.

Anggota komisi III itu juga meminta kepada YARA perwakilan subulussalam agar bisa menindaklanjuti persoalan tersebut, supaya masyarakat disana merasa nyaman dan terlindungi.

"Saya akan memantau terus persoalan yang terjadi pada masyarakat kampong Lae Mate itu," jelas, Dek Gam. (Rls/Juliadi)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Program Pengratisan Pembayaran PDAM di Bengkulu, Dinilai Sangat Membantu

Gantikan Mulyani Siregar, H Abdullah Jabat Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat

Ketua LP - KaPuR Menyoroti Pemko Subulussalam Saat Ini

MIN 50 Bireuen Terus Tingkatkan Mutu Pendidikan

Rakerda DPD Sumut Dibuka Ketum, Hasilkan Tiga Keputusan

Hj Rizayati Resmikan Jaringan UMKM Harmonis Jaya Fried Chicken di Bireuen

Walikota Bersama Ketua Karang Taruna Sawahlunto Tinjau Program Usaha Ekonomi Produktif

Kapolda Sumbar: Tidak Pandang Bulu Terhadap Pelanggar Hukum, Meskipun Itu Anggota Saya Sendiri

Wakapolda Buka Pelatihan dan Keterampilan Bagi Pegawai Negeri Di Polda Sumbar

PDIP Kota Subulussalam Adakan Sejumlah Perlombaan, Ini Pesan Khusus Yuniati

Defisit Anggaran, Beredar Postingan Diduga Wako Subulussalam Liburan Ke Bali

Sekjen DPP Partai Demokrat Tiba Di Aceh

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1887 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved