PMI Asal RiauTewas Ditembak di Malaysia, Pemko Dumai Sampaikan Belasungkawa
PANTAUNEWS, BENGKALIS – Pemerintah Kota Dumai menunjukkan kepedulian terhadap tragedi yang menimpa seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI), Basri bin Rozali (54), yang tewas ditembak oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia.
Dalam kunjungan yang dilakukan pada Sabtu (1/2/2025), Sekretaris Camat (Sekcam) Dumai Barat, Agus Winarno, S.Hut, MM, mewakili Pemko Dumai bersama Aktivis Pendidikan Riau, Erwin Sitompul, S.Pd., menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga almarhum di Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.
Kedatangan rombongan diterima oleh Siti Khodijah, adik dari almarhum Basri, sementara istri almarhum saat ini masih menjalani perawatan di RS Awal Bros Dumai akibat kondisi kesehatan yang menurun pasca-kejadian.
Peristiwa penembakan tragis ini terjadi pada Jumat (24/1/2025) sekitar pukul 03.00 pagi waktu setempat di perairan sekitar Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia. Basri, yang diketahui sebagai PMI, menjadi korban tembakan aparat maritim Malaysia bersama empat pekerja migran lainnya. Beruntung, empat korban lainnya selamat dan saat ini mendapatkan perawatan medis di Hospital Idris Shah Serdang, Malaysia.
Jenazah Basri telah dikebumikan di kampung halamannya di Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.
Dalam kunjungannya, Pemko Dumai menegaskan komitmennya untuk terus memperhatikan nasib warga yang bekerja di luar negeri, terutama mereka yang mengalami musibah seperti yang dialami oleh Basri.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum Basri. Semoga beliau mendapatkan tempat yang baik di sisi-Nya," ujar Wali Kota Dumai H Paisal SKM MARS yang di wakili Sekretaris Camat (Sekcam) Dumai Barat, Agus Winarno, S.Hut, MM dalam pernyataan resminya.
Anak korban, Agus Sriyono, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Dumai atas kepedulian yang diberikan kepada keluarganya di tengah duka yang mendalam.
Dalam kesempatan tersebut, Aktivis Pendidikan Riau, Erwin Sitompul, S.Pd., turut menyoroti pentingnya pendidikan bagi anak-anak Indonesia agar di masa depan mereka memiliki kesempatan kerja yang lebih baik.
"Pemerintah harus lebih memperhatikan aspek pendidikan bagi anak-anak Indonesia. Jika pendidikan kita lebih baik, anak-anak akan memiliki keterampilan dan kemampuan yang memadai untuk bekerja di sektor formal. Dengan begitu, mereka tidak perlu lagi bekerja di sektor nonformal atau menjadi pekerja migran tanpa perlindungan yang memadai di negara tetangga," ujar Erwin Sitompul.
Menurutnya, kasus yang menimpa Basri bin Rozali adalah cerminan dari masih kurangnya kesempatan kerja di dalam negeri bagi masyarakat yang berpendidikan rendah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan keahlian menjadi solusi jangka panjang untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
Kasus ini kembali menjadi sorotan atas perlakuan aparat maritim Malaysia terhadap pekerja migran Indonesia. Pihak keluarga berharap ada tindakan dari pemerintah Indonesia untuk mengusut kasus ini lebih lanjut dan memastikan keadilan bagi korban serta perlindungan lebih baik bagi pekerja migran di luar negeri.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa perlindungan bagi PMI masih menjadi isu krusial yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah, baik pusat maupun daerah. Sementara itu, masyarakat Dumai dan Bengkalis diharapkan tetap solid dalam memberikan dukungan bagi keluarga korban di tengah masa sulit ini.


Berita Lainnya
SPN Kota Dumai Gelar Rapat Koordinasi Bahas Hubungan Kerja di PT Sumber Jaya Industrial Oleo
Irma: Semoga Besok Pelayanan Kembali Normal
Polsek Rupat Sosialisasi Larangan Mudik
Camat Bukit Kapur Buka Temu Karya Karang Taruna Kecamatan
Kasat Reskrim Polres Inhil: Karoke Golden City di Tutup, Tak Kantongi Izin dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP
Satu Keluarga Tewas Tenggelam di Kolam Air Limbah
Ajang Riau Investment Award 2023, Kabupaten Rokan Hulu Raih Berbagai Penghargaan
Diamankan 1 Unit Pompong dan 6 Pelaku, Polda Riau Kembali Gagalkan Pengiriman Kayu Ilegal
Polres Dumai Terima Penghargaan Presisi Award dari LEMKAPI
PLN Sukseskan Gelaran Harvesting Gernas BBI BBWI Tahun 2023 di Riau
Ratusan Karyawan PT SSS Geruduk Kantor Disnaker Inhu
Ratusan Siswa dan Mahasiswa Se-Kota Dumai Ikrarkan Deklarasi Anti Narkoba