• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News
  • Dumai

Dorong Penerapan Zero Waste, PT KPI RU Dumai bersama UNRI Latih Masyarakat Kelola Limbah Budidaya Perikanan

PantauNews

Rabu, 15 Februari 2023 13:03:42 WIB
Cetak

PANTAUNEWS.CO.ID, DUMAI  – Dalam rangka mendukung penerapan Zero Waste di berbagai sektor sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit (RU) Dumai bersama Fakultas Perikanan Universitas Riau melaksanakan Pelatihan Pengelolaan Limbah Perikanan di Aula Kelurahan Tanjung Palas, Selasa (14/02). 

Pjs. Area Manager Communication, Relations, & CSR RU II Dumai, Taufikurachman, mengatakan pelatihan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, serta menambah wawasan dan keterampilan terkait cara pengelolaan limbah budidaya perikanan yang baik dan benar. 

“Sebagai salah satu program yang kami inisiasi, kami berharap bahwa kelompok pembudidaya ini juga mewarisi semangat, wawasan dan keterampilan yang yang berorientasi pada lingkungan, sehingga dapat mendukung keberlanjutan," ungkapnya. 

Dia memaparkan limbah budidaya perikanan dapat menyebabkan bau yang mengganggu, menurunkan kualitas air dan tanah, serta menyebabkan berbagai masalah lingkungan lain dalam jangka panjang. Oleh karena itu, PT KPI RU Dumai melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan mendorong mitra binaannya untuk mengolah limbah yang mereka hasilkan. 

Menurutnya, PT KPI RU Dumai memiliki kepedulian dan komitmen keberlanjutan terhadap implementasi Environmental, Social and Governance (ESG) untuk mendukung upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Salah satunya pada kegiatan ini yaitu mendorong implementasi nomor 2, 11, dan 12 yaitu tanpa kelaparan, kota dan pemukiman yang berkelanjutan, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. 

Dia menambahkan pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan pendukung dari Program Kampung Minapolitan. Program ini merupakan sentra perikanan terintegrasi, yang menghasilkan produk-produk perikanan dari hulu ke hilir. 

Melalui pelatihan ini, pembudidaya ikan diharapkan dapat mengolah limbah yang mereka hasilkan, sehingga hasil pengelolaan dapat meminimalisir dampak lingkungan, mengurangi ongkos produksi, hingga meningkatkan pendapatan. 

Dosen Fakultas Perikanan UNRI, Eddiwan, menjelaskan bahwa limbah budidaya perikanan sebenarnya masih mengandung banyak senyawa baik dan nutrisi yang dapat digunakan kembali. Sehingga menurutnya sayang kalau limbah tersebut harus dibuang dan akhirnya mencemari lingkungan. 

"Untuk mengatasi masalah tersebut, limbah harus diolah terlebih dahulu agar racun dan kandungan berbahaya lainnya dapat dinetralisir. Sehingga, pelatihan ini menghasilkan pakan konsentrat yang dapat diputar kembali untuk budidaya perikanan, serta pupuk organik yang dapat menyuburkan tanaman," ujarnya. 

Melalui pelatihan ini, PT KPI RU Dumai berharap kelompok masyarakat dapat meminimalisir dampak lingkungan, menurunkan biaya operasional melalui pakan konsentrat dari limbah perikanan, bahkan meningkatkan pendapatan melalui penjualan pupuk organik yang mereka hasilkan. Dengan begitu, tidak ada limbah yang terbuang sia-sia dalam sistem budidaya perikanan pada kelompok masyarakat yang mereka bina. 

Kedepannya, PT KPI RU Dumai akan senantiasa menghadirkan inovasi-inovasi lain yang dapat berkontribusi pada kelestarian lingkungan, serta bermanfaat bagi masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial. 

Adapun sasaran dari pelatihan ini merupakan Kelompok Pembudidaya Palas Jaya di Kelurahan Tanjung Palas. Selain membudidayakan Ikan Lele, Kelompok Pembudidaya Palas Jaya juga membudidayakan Belut, serta memproduksi produk-produk turunan dari hasil budidaya mereka seperti keripik, nugget, hingga dawet lele. Sehingga, limbah yang mereka hasilkan pun memiliki dampak yang cukup signifikan bagi lingkungan sekitar.


 Editor : Dedi Saputra

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Malaysia Usir 14 Turis Asal Wuhan Setibanya di Bandara Kuala Lumpur

OTT Yan Piet Moso, Hingga Blundernya Mendagri Tito Karnavian

Sadis! Bocah Ingusan Dipersekusi dan Dibakar oleh 10 Pemuda Gara-gara Ini

Anggota DPRD Tasril Jamal Apresiasi RSUD Kota Tangerang

Melalui Program PTSL, Lurah Kampung Baru Gandeng BPN Dumai Terkait Sengketa Tanah Masyarakat

Gadis Cantik 20 Tahun Ini Lelang Keperawanannya Rp 890 Juta untuk Bayar Biaya Medis Saat Kecelakaan

Ini Penampakan Pisau Bengkok yang Ditusukkan ke Imam Masjid di Pekanbaru

Tamu Comporta Hotel ini Menggangu Lalu Lintas, Warga Minta Management Ditegur

Kebakaran Kembali Hanguskan Pasar Pulau Payung, Disaat Pembangunan Pasar Mulai Digesa

NX Max Adventure Dumai Adakan Kegiatan Cinta Lingkungan

Mengenal Muhamad Aliyudin (Bolo) Fotografer dan Videografer asal Bandung

Jelang Hari Raya Idul Adha 1444H, PT KPI Unit Dumai Perketat Pengamanan Aset dan Jamin Ketersediaan Stok BBM

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved