Dorong Penerapan Zero Waste, PT KPI RU Dumai bersama UNRI Latih Masyarakat Kelola Limbah Budidaya Perikanan
PANTAUNEWS.CO.ID, DUMAI – Dalam rangka mendukung penerapan Zero Waste di berbagai sektor sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit (RU) Dumai bersama Fakultas Perikanan Universitas Riau melaksanakan Pelatihan Pengelolaan Limbah Perikanan di Aula Kelurahan Tanjung Palas, Selasa (14/02).
Pjs. Area Manager Communication, Relations, & CSR RU II Dumai, Taufikurachman, mengatakan pelatihan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, serta menambah wawasan dan keterampilan terkait cara pengelolaan limbah budidaya perikanan yang baik dan benar.
“Sebagai salah satu program yang kami inisiasi, kami berharap bahwa kelompok pembudidaya ini juga mewarisi semangat, wawasan dan keterampilan yang yang berorientasi pada lingkungan, sehingga dapat mendukung keberlanjutan," ungkapnya.
Dia memaparkan limbah budidaya perikanan dapat menyebabkan bau yang mengganggu, menurunkan kualitas air dan tanah, serta menyebabkan berbagai masalah lingkungan lain dalam jangka panjang. Oleh karena itu, PT KPI RU Dumai melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan mendorong mitra binaannya untuk mengolah limbah yang mereka hasilkan.
Menurutnya, PT KPI RU Dumai memiliki kepedulian dan komitmen keberlanjutan terhadap implementasi Environmental, Social and Governance (ESG) untuk mendukung upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Salah satunya pada kegiatan ini yaitu mendorong implementasi nomor 2, 11, dan 12 yaitu tanpa kelaparan, kota dan pemukiman yang berkelanjutan, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Dia menambahkan pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan pendukung dari Program Kampung Minapolitan. Program ini merupakan sentra perikanan terintegrasi, yang menghasilkan produk-produk perikanan dari hulu ke hilir.
Melalui pelatihan ini, pembudidaya ikan diharapkan dapat mengolah limbah yang mereka hasilkan, sehingga hasil pengelolaan dapat meminimalisir dampak lingkungan, mengurangi ongkos produksi, hingga meningkatkan pendapatan.
Dosen Fakultas Perikanan UNRI, Eddiwan, menjelaskan bahwa limbah budidaya perikanan sebenarnya masih mengandung banyak senyawa baik dan nutrisi yang dapat digunakan kembali. Sehingga menurutnya sayang kalau limbah tersebut harus dibuang dan akhirnya mencemari lingkungan.
"Untuk mengatasi masalah tersebut, limbah harus diolah terlebih dahulu agar racun dan kandungan berbahaya lainnya dapat dinetralisir. Sehingga, pelatihan ini menghasilkan pakan konsentrat yang dapat diputar kembali untuk budidaya perikanan, serta pupuk organik yang dapat menyuburkan tanaman," ujarnya.
Melalui pelatihan ini, PT KPI RU Dumai berharap kelompok masyarakat dapat meminimalisir dampak lingkungan, menurunkan biaya operasional melalui pakan konsentrat dari limbah perikanan, bahkan meningkatkan pendapatan melalui penjualan pupuk organik yang mereka hasilkan. Dengan begitu, tidak ada limbah yang terbuang sia-sia dalam sistem budidaya perikanan pada kelompok masyarakat yang mereka bina.
Kedepannya, PT KPI RU Dumai akan senantiasa menghadirkan inovasi-inovasi lain yang dapat berkontribusi pada kelestarian lingkungan, serta bermanfaat bagi masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial.
Adapun sasaran dari pelatihan ini merupakan Kelompok Pembudidaya Palas Jaya di Kelurahan Tanjung Palas. Selain membudidayakan Ikan Lele, Kelompok Pembudidaya Palas Jaya juga membudidayakan Belut, serta memproduksi produk-produk turunan dari hasil budidaya mereka seperti keripik, nugget, hingga dawet lele. Sehingga, limbah yang mereka hasilkan pun memiliki dampak yang cukup signifikan bagi lingkungan sekitar.


Berita Lainnya
Jokowi Resmikan Pabrik Mobil Esemka Milik PT Solo Manufaktur Kreasi.
Pimpin Apel Akbar, Ini Pesan Kapolda Riau Untuk Personil Bhabinkamtibmas
PJC Gelar Pendidikan Jurnalistik Gratis Angkatan II
Usaha Lapo PARIBAN Kantongi Izin Resmi, Pemilik Tegaskan Patuh Aturan Pemko Dumai
Diduga Dibuang, Bayi Perempuan Mungil Ditemukan Warga Siak di Kebun Sawit
Masih Pandemi, Ini Tips yang Dilakukan Pengemudi Ojol
Jalankan Program Family Road to Refinery, PT KPI Unit Dumai Bangun Kebanggaan dan Keselamatan Kerja Dari Keluarga
BJK dan BKM bekerjasama dalam memfasilitasi tenaga Kerja Konstruksi dalam Memiliki Sertifikat Keahlian
KNPI Berbagi di Bulan Ramadhan, Kali ini Fuad Santoso CS Santuni Anak - anak Yatim di Panti Asuhan Takdir Ilahi
Laka Kerja Di PT Ivo Mas Tunggal Tinggalkan Duka Mendalam, Ismunandar : Dugaan Kelalaian Atau Kesengajaan
Penemuan Sosok Mayat di Guntung, Kendaraan yang Ditunggangi ber Nopol Bengkalis
Google Bikin Heboh! Dolar AS Diklaim Tembus Rp 16.000