• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Riau
  • Dumai

Komplin di Media Massa,

Mendadak Uang Dijanjikan akan Kembali, Berikut Kisah Nasabah BRI Dumai yang Dipotong Sepihak!

PantauNews

Jumat, 21 Oktober 2022 22:13:38 WIB
Cetak
Foto: Net

DUMAI, PANTAUNEWS.CO.ID – Pasca pemberitaan atas ketidakpuasan nasabah dengan inisial AHS, Warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, tampaknya membuat BRI Cabang Dumai panik. Komplin yang dilayangkan AHS sebelumnya di BRI Unit Bagan Besar, sebelumnya terkesan cuek, ternyata hal sudah sampai ke BRI Pusat.

Diceritakan AHS, ia didatangi sejumlah pekerja BRI Unit Bagan Besar agar dapat menerima telepon dari Call Center BRI, Rabu (19/10/2022) dikediamannya. Akibat pernah ditelepon nomor yang tidak dikenal, tampaknya AHS cukup trauma. Makanya dia enggan untuk mengangkat panggilan tak dikenal dengan nomor dan tidak tersimpan diponselnya.

Selanjutnya, AHS baru mau menerima panggilan telepon dari Call Center 1500087, saat diberitahu oleh pekerja BRI. Diakui oleh petugas Call Center, bahwa AHS merupakan nasabah asuransi. Selanjutnya atas ketidaknyamanan, pihak Call Center menawarkan agar dilakukan pembatalan asuransi via email.

TERKAIT
  • Masuki New Normal, Rapid Test Dilaksanakan Pada Pedagang Pasar Bundaran di Kota Dumai
  • 3 Bulan Pedagang TBG Tidak Berjualan,Pengelola Belum Memberi Solusi
  • Data BPS, Nilai Tukar Petani Riau Turun 3,38 Persen

Tampaknya, AHS merasa kurang nyaman atas panggilan Call Center 1500087 dan seakan akan mempersulit dirinya.

“Dulu saat pemotongan uang saya direkening, mereka segampang itu. Kok saat melakukan pembatalan seakan dipersulit, padahal saya tidak merasa menjadi nasabah asuransi yang dilakukan autodebit oleh BRI,” ucap AHS menceritakan saat dihubungi Call Center 1500087, Jumat (21/10/2022).

Telepon dari pihak Call Center, ternyata AHS melakukan rekaman diponselnya untuk dijadikan alat bukti obrolan. Dirinya trauma dengan panggilan telepon yang tak dikenal dan apa yang disampaikan berbeda nantinya oleh pihak Call Center.

“Intinya saya mau uang kembali dan jangan dipersulit lagi,” kata AHS kepada pihak Call Center seperti dalam rekaman.

Obrolan yang direkam AHS berdurasi 25.29 detik ini, ternyata pihak Call Center bersedia melakukan pembatalan asuransi dan malahan berjanji akan mengembalikan uang nasabah sebesar Rp.522.500,00. Selanjutnya, pihak Call Center memberitahukan kepada nasabah bahwa pembatalan polis asuransi selama 4 hari kerja dan pengembalian saldo 14 hari kerja.

Keterangan Pihak BRI Cabang Dumai dan BRI Life kurang memuaskan

Ditempat terpisah, awak media melakukan konfirmasi kepada pihak BRI Cabang Dumai. Seperti yang disampaikan oleh Kepala BRI Unit Bagan Besar, Jumat (14/10/2022), agar hal ini dikonfirmasi pihak BRI Cabang Dumai. Awak media mempertanyakan pihak asuransi yang telah berani melakukan autodebit saldo AHS secara sepihak.

Disebutkan Asisten Manager Operasional (Amol) BRI Cabang Dumai Nisa, bahwa uraian transaksi MDB_1223_2022101355398, Teller BRIMDBT dengan nomimal Rp. 522.500,00 atas nama AHS ini dilakukan autodebit kepada Asuransi BRI Life, Jumat (21/10/2022).

“Sesuai dengan kode transaksi ini diketahui pemotongan autodebit dari Asuransi BRI Life,” sebut Nisa, Amol BRI Cabang Dumai menjelaskan bahwa BRI Life merupakan anak perusahaan dari BRI.

Diketahui, AHS tidak pernah merasa menjadi nasabah asuransi BRI Life yang disebutkan oleh pihak BRI Cabang Dumai. Jika benar AHS merupakan nasabah BRI Life, diketahui sampai saat ini ia tidak pernah menerima berkas polis asuransi.

Dugaan pemotongan sebesar Rp.522.500,00 ini merupakan bukan premi bulanan dari BRI Life. Saat dikonfirmasi, Amol BRI Cabang Dumai ini tidak bisa memberikan jawaban, berapa besaran asuransi yang dipotong oleh pihak BRI Life.

Selanjutnya, Amol BRI Dumai ini meminta menunggu agar didatangkan pihak asuransi BRI Life. Namun, pihak BRI Life Bank Finance Adviser (BFA) bernama Mutia ini juga tidak dapat memberikan keterangan, sejak kapan AHS menjadi nasabah asuransi BRI Life.

Disebut Mutia, bahwa nasabah BRI Life akan menerima polis selama 14 hari kerja sejak dilakukan pemprosesan. Namun pernyataan Mutia, tidak sesuai yang dialami AHS. Jangan menerima polis, malahan AHS sampai saat ini tidak mengetahui, asuransi apa yang telah ditawarkan kepada dirinya.

Uniknya, seperti yang disampaikan oleh pihak Call Center 1500087 notabene layanan pusat BRI Life ini malahan akan berjanji mengembalikan uang AHS. Jika ternyata AHS benar menjadi nasabah BRI Life, kenapa tiba tiba mendadak uangnya dikembalikan. Namun, pihak BRI Life di Dumai ini tidak dapat menjelaskan.

Kejadian AHS, ditanggapi Tokoh Masyarakat

Terkait kronologi yang ditimpa AHS, salah satu tokoh masyarakat Kota Dumai, Selamet H Hutagalung ikut menanggapi. Disebutkannya bahwa kegiatan penawaran produk asuransi tanpa ada informasi tertulis, apakah hal masih dibenarkan.

“Karena hal ini terkesan ada permainan yang menjebak kepada calon nasabah. Seakan akan nasabah tidak diberi waktu yang cukup untuk mempelajari layanan, ketentuan dan batasan dari produk asuransi tersebut. Seingat saya ada peraturan dari BI bahwa penyedia jasa/produk asuransi dan investasi harus menyediakan informasi tertulis kepada calon nasabah yang berisi penjelasan mengenai produk yang ditawarkan,” ucap pria yang akrab disapa Panglima Galung ini menjelaskan.

Ditambahkannya, apakah rekaman pembicaraan via telepon antara telemarketer dengan calon nasabah punya kekuatan hukum dan apabila nantinya ada masalah atau sengketa mengenai produk atau penyedia produk dengan konsumen.

“Apakah boleh merekam pembicaraan tanpa izin untuk kemudian dijadikan dasar yang berkekuatan hukum untuk melakukan perjanjian. Apalagi calon nasabah tidak mengetahuinya produk tersebut. Seharusnya pihak Bank melakukan konfirmasi dulu kepada nasabah dan jangan asal main potong,” tukasnya lagi.

Panglima Galung juga mengimbau agar seluruh masyarakat khususnya nasabah Bank harus berhati hati terkait kejadian ini. Apalagi pernah terjadi pembobolan rekening nasabah oleh oknum Teller salah satu Bank di Kota Dumai dan jumlah sangat fantasis. (*)

Penulis: Edriwan

 

 

 

 

 


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Dalam Rangka Hari Santri Nasional Pemerintah Kota Dumai Kirim Kontingen Ke INHU

"Jumat Curhat’ Polres Dumai Sebagai Upaya Mempererat Silaturrahmi

Pemkab Rokan Hulu Tandatangani Komitmen Bersama Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Se-Provinsi Riau

Tragedi Kanjuruhan Malang, Polres Dumai Bersama Forkopimda Gelar Doa Bersama

Perkuat Sinergitas, Karutan Pekanbaru Sambut Hangat Kunjungan Kajari Pelalawan

Ridarman Akan Segera Lakukan Konsolidasi dan Pendataan Anggota KBPPP se Riau

DISKOMINFOTIK Di panggil sebagai saksi Oleh KEJATI Riau

Ditreskrimsus Polda Riau Gelar Perkara Kebakaran Hutan dan Lahan

Kapolda Riau Launching Aplikasi "Bersama Selamatkan Riau" Tangani Covid-19

BNNK Dumai Gelar Workshop Penguatan Kapasitas Insan Media

Ramadhan Berbagi, DPP Santan NU dan DPP APPI Buka Puasa Bersama

Aklamasi, Budiman Nakhodai Karang Taruna Kecamatan Bukit Kapur

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1887 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 502 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved