Tewaskan 2 Pekerja Beberapa Waktu Lalu di PT PBI,
Kadisnakertrans Riau Minta Pihak Perusahaan Agar Perhatikan K3
PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Pasca kecelakaan kerja di PT Pangkalan Baru Indah (PBI), Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, yang menewaskan dua orang pekerja beberapa waktu lalu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau meminta seluruh perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau untuk lebih memperhatikan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3).
"Kami minta seluruh perusahaan di Riau untuk memperhatikan K3. Kejadian di PT PBI itu hendaknya dijadikan perhatian," kata Kepala Disnakertrans Riau, Imron Rosyadi, Ahad (16/10/2022).
Selain itu, Imron juga minta kepada perusahaan untuk membuat rambu-rambu peringatan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan kerja.
"Seperti di PT PBI kita sarankan mereka pasang rambu-rambu peringatan. Contohnya, rambu-rambu agar ketika mobil parkir pastikan sudah direm tangan dan lainnya," sebutnya.
Untuk diketahui, sebelumnya kecelakaan kerja di PT PBI menewaskan dua orang pekerja di lapangan penampungan buah atau sortasi, yang terdiri dari supir truk CPO dan security perusahaan PT PBI.
Dimana tim Disnaker Riau telah turun ke lokasi dan memastikan hak-hak korban kecelakaan kerja tersebut. Dimana satu korban kecelakaan kerja yang merupakan Satpam perusahaan sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan akan menerima santunan dari BPJS.
"Jadi kita tinggal membuat penetapan santunan yang harus diberikan BPJS. Termasuk penetapan jaminan untuk anak korban agar bisa mengenyam pendidikan sampai kuliah," kata Imron.
Kemudian satu korban lagi yakni supir, sebut Imron Rosyadi, pihaknya masih memastikan apakah sudah terdaftar sebagai peserta jaminan kesehatan atau belum.
"Kalau seandainya tidak terdaftar sebagai peserta BPJS, maka perusahaan yang akan membayar santunan sesuai dengan hak-hak pekerja yang ditetapkan BPJS Ketenagakerjaan. Jadi hanya pemindahan kewajiban saja, kalau korban peserta BPJS maka BPJS yang bayar. Sedangkan kalau belum, maka perusahaan yang bayar sesuai hak peserta BPJS. Selain itu, kita juga sudah minta kepada perusahaan agar memberi santuan internal dari perusahaan dalam bentuk uang duka," tutupnya.(*)


Berita Lainnya
Momen Hari Gizi Nasional, PT KPI RU Dumai Luncurkan Program Pendampingan BGM dan Stunting
Jamin Kwalitas dan Integritas Akademik Mahasiswa STAI Ar Ridho Ikuti Ujian Akhir Semester Ganjil TA 2025/2026
Bangun Sinergitas, Babinsa Koramil 02/BK Sertu Azlin Libis Komsos Di Kelurahan Guntung
Rikky Andesma: Tingkatkan Pemahaman dan Pengamalan Nilai-Nilai Al-Quran
Demi Sukseskan MTQ Tingkat Kecamatan, Kelurahan Bukit Kapur Laksanakan STQ
Penyembelihan Hewan Kurban di Dinas Lingkungan Hidup Rohil, Suwandi Sampaikan Ucapan Terima Kasih Kepada Bupati, Wakil Bupati dan PJ Sekda
Ketua DPRD Rohul Sorot Pelayanan PDAM Pada Sidang Paripurna Hasil Reses Dewan Tahun 2022
Wali Kota Dumai H. Paisal Buka Seminar Nasional Entreprenur 2022 Indonesia Recovery
Rayakan Idul Adha Dengan Berbagi, PT KPI Unit Dumai Lakukan Penyembelihan dan Penyerahan Hewan Kurban ke Masyarakat
Meriahkan MTQ Ke 20 Tahun 2025, DLH Rohil Lakukan Berbagai Kegiatan, Mulai Pembersihan, Pengecatan Kanstin Hingga Lampu Hias
Aksi Hari Kedua Fap Tekal: Ultimatum untuk PT KPI RU II Dumai Soal PHK Andi Setiawan
LPMK Kelurahan Kampung Baru Gelar Khitanan Massal