Dorong Terbentuknya TIM Monitoring Harga TBS, Ini Kata Ketua DPRK Subulussalam
SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.OD - Ketua DPRK Subulussalam Ade Fadly Pranata Bintang mendorong agar dibentuknya tim monitoring penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kota Subulussalam yang melibatkan pihak Asosiasi Petani Kelapa Sawit.
Melalui Rilis dari Sekretariat DPRK Subulussalam, kepada media ini, Kamis, (9/6/22). Ketua DPRK Kota Subulussalam akan mendorong Pemerintah Kota Subulussalam untuk memonitoring harga TBS.
"Tim ini akan bekerja untuk memantau penerapan, harga TBS oleh Pabrik kelapa sawit dan terkoneksi dengan tim monitoring TBS dari Provinsi Aceh karena regulasi untuk menentukan harga TBS dan, menindak Perusaahan serta urusan perijinan adalah wewenang pemerintah Provinsi," Kata Fadly pada saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP), di Gedung DPRK Subulussalam, Rabu, (8/7/2022), kemaren.
Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan itu, disebabkan banyaknya keluhan masyarakat tentang rendahnya harga TBS yang dibeli oleh perusahaan kelapa sawit dari petani, walaupun Pemerintah Aceh telah mengeluarkan berita acara tentang penetapan TBS bersama pimpinan pabrik kelapa sawit di wilayah barat dan selatan Provinsi Aceh.
Berjalannya RDP tersebut. Fadly, menegaskan bahwa DPRK Subulussalam akan selalu hadir untuk menyelesaikan permasalahan di tengah-tengah
masyarakat, bahkan dalam waktu dekat DPRK Subulussalam akan membentuk panitia khusus (Pansus).
Yang bertujuan untuk menginvestigasi, menyelidiki, dan mencari solusi dari permasalahan penerapan harga sawit yang tidak sesuai dengan ketetapan dari Pemerintah Provinsi Aceh.
Bahkan, Ketua DPRK Subulussalam itu mengharapkan nantinya agar para petani tidak merasa dirugikan atas harga TBS oleh pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah Kota Subulussalam.
Dalam kegiatan RDP itu, dihadiri oleh Pimpinan dan Anggota Komisi B DPRK Subulussalam, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perikanan, Disperindagkop dan UKM, Dinas Perijinan, Kabag Ekonomi, Apkasindo, Apkasindo Perjuangan, HKTI, KTNA Organda dan Menejer PT BSL dan PT
GSS di penanggalan.
Pada akhir rapat Fadly berpesan kepada Pihak Perusahaan Kelapa Sawit untuk dapat mengikuti aturan pemerintah dalam penetapan harga TBS kelapa sawit, dan kepada Petani kelapa sawit Fadly mengingatkan untuk selalu semangat dalam hal positif untuk memperjuangkan hak petani, namun tidak melanggar ketentuan yang berlaku. (Juliadi)


Berita Lainnya
Minta Gaji, Perangkat Desa Di Subulussalam Debat dengan Kades Lae Ikan
Diterjang Longsor, 2 Rumah Milik Warga Senyerang Hanyut Ke Sungai
Curah Hujan Deras, Kampong Subulussalam Timur di Terjang Banjir
Wawako Subulussalam Terjun Langsung ke Lokasi Kebakaran Tadi Malam
Harga Tomat Melonjak, Cabe dan Bawang Merah Ikut Naik
MTSN 8 Bireuen Terus Lakukan Upaya Pecegahaan Covid-19
KKG Gugus Melati II Kecamatan Jangka Gelar Pelatihan Strategi Pembelajaran Jarak Jauh
PT EcoOils dan PT TLL Minta Maaf ke Warga Parit Kitang, Sepakat Jaga Silaturahmi dan Libatkan Masyarakat
PK KNPI Simpang Kiri Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Subulussalam
Bersama Sejumlah Awak Media, Bawaslu Kota Subulussalam Adakan Working Grup
Hj Rizayati Resmikan Jaringan UMKM Harmonis Jaya Fried Chicken di Bireuen
Keren, Julianda Menulis Buku Berjudul "Eksistensi Keucik Sebagai Hakim Perdamaian Di Aceh"