Diduga Berbuat Asusila
Warga Desa Sialang Jaya Rohul Bubuhkan Tanda Tangan Pemberhentian Kades
ROHUL, PANTAUNEWS.CO.ID - Masyarakat Desa Sialang Jaya Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu beberapa hari terakhir ini mengumpulkan dan membubuhkan tanda tangan pada surat usulan pemberhentian Kepala Desa Sialang Jaya Yuherman Daulay
Salah seorang Tokoh Adat Desa Sialang Jaya, Bahari Nasution mengungkapkan, bahwa pengumpulan tanda tangan oleh warga dikarenakan adanya dugaan Kepala Desa Sialang Jaya Yuherman Daulay berbuat asusila beberapa pekan lalu.
"Tanda tangan warga sudah dikumpulkan. Warga menginginkan Kepala Desa itu diberhentikan oleh Bupati Rokan Hulu," ujar Bahari,dikutip dari Riaubisa.com, Sabtu (9/4/2022).
Dari surat dan tanda tangan yang sampai ke Riaubisa.com, terlihat ada sebanyak 94 orang warga Desa Sialang Jaya yang telah membubuhkan tanda tangan untuk mengusulkan pemberhentian Kepala Desa Sialang Jaya.
Dari Informasi yang beredar, Badan Perwakilan Desa ( BPD) Sialang Jaya akan melakukan rapat untuk melakukan pembicaraan usulan pemberhentian Kepala Desa oleh warga.
Sementara itu, Kepala Desa Sialang Jaya Yuherman Daulay membantah telah melakukan tindak asusila sebagaimana yang diasumsikan oleh masyarakat. (DAS)


Berita Lainnya
Pesan Bupati Rohul Kepada 19 Kades Terpilih Tahun 2021
Lis Hafrida: Tujuan Dari Kegiatan Ini Membentuk Karakter Seorang Bundo Kanduang
Meliput Isu Imigran dan Pengungsi Perlu Komprehensif
Dugaan Buang Limbah B3 Ke Sungai Langlam, Suharto: Cabut Izin Operasional PKS PT KAS
Selama Ramadhan Berbagi Takjil di Simpang Tugu Patin, Polsek Rengat Barat Imbau Masyarakat
Kapolda Riau Tinjau Vaksinasi Serentak di Kampar Kiri, Target 70 % untuk Wujudkan Herd Immunity
DPD II Golkar Inhu Gelar Jalan Sehat
BNNK Dumai Gelar Workshop Penguatan Kapasitas Insan Media
New Normal di Pelindo I Cabang Dumai
Ahli Waris Pemilik Sah Lakukan Eksekusi Lahan di Sebelah Kantor DPRD Inhu
Polres Inhu Ringkus Pelaku Curanmor, Satu Unit Sepeda Motor dan Sabu Disita
Dirut PT PDB Memohon Maaf, Lukman: Kami Akan Lakukan Pembenahan Atas Ketidaknyaman Para Penumpang