PSMTI Riau Imbau Warga Tionghoa di Riau Rayakan Imlek Secara Sederhana
PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Warga Tionghoa di Riau diimbau untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2573 kongzili secara sederhana saja. Sebab saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19.
"Tahun ini kita mengimbau agar Imlek dirayakan secara sederhana," kata Ketua Paguyuan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau, Stephen Sanjaya menghimbau, Senin (31/1/2022).
Menurutnya, ada serangkaian ritual dan ibadah selama tahun baru Imlek. Ada ritual sembahyang khusus sebagai wujud syukur dan pengharapan.
Dirinya mengatakan bahwa sembahyang bisa dilakukan di klenteng dan vihara. Mereka juga bisa melaksanakannya di rumah masing-masing saat perayaan Imlek.
Stephen menambahkan bahwa klenteng dan vihara di Pekanbaru tetap buka selama momen tahun baru Imlek. Pengurus klenteng dan vihara harus tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan Covid-19.
Stephen menyebut bahwa tahun baru Imlek tahun 2573 menjadi awal masuknya tahun macan air. Ia berharap pada tahun macan air bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.
"Kita berharap tahun ini membawa perubahan ke arah yang lebih baik, namun kita tetap perlu memilki perhitungan yang matang dalam melangkah," katanya. (*)


Berita Lainnya
Bea Cukai Bengkalis Berbagi Takjil Gratis Kepada Masyarakat Sekitar
Polres Dumai Gagalkan Penyeludupan Sabu 10 Kilogram
Polres Inhu Razia PETI di Peranap, 66 Bocai Dibakar
Kunker di Dumai, Direktur Air Minum Kementerian PUPR Tinjau IPA SPAM
Ikut Seleksi Pejabat Pratama Pemko Pekanbaru, Rizal, MA, M.IP Terpanggil Benahi Pengelolaan Sampah
Dilantik Kapolri, Irjen Muhammad Iqbal Resmi Jabat Kapolda Riau
Zulkifli Hasan Titip Pesan untuk Kader PAN se-Riau: Dukung dan Sukseskan Syamsuar
Lirik Potensi Bisnis Batubara, Riau Buka Pintu Bagi Investor
Momen Bulan K3 Nasional dan HUT Satpam Ke-42, PT KPI RU Dumai Gelar Gotong Royong
Ketua DPRD dan Fraksi Rohul Terkejut Didatangi Ketua Yayasan Bening Nusantara Beserta Rombongan
19 Kelompok Tani Pola Kemitraan PT SAI Sebagai Syarat Pengajuan HGU 2 Diduga Sarat Pencitraan
Zul Ikram: Tiga Daerah di Riau Sudah Belajar Tatap Muka Terbatas