Koperasi Jasa Pariwisata Pertama di Labuan Bajo Resmi Terdaftar di Kemenkumham RI
MANGGARAI BARAT, PANTAUNEWS.CO.ID - Koperasi Tiba Meka Mandiri (KTMM) merupakan koperasi jasa pariwisata pertama yang berkedudukan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI).
Hal tersebut diungkapkan Ketua KTMM, Aloysius Suhartim Karya kepada media ini usai serah terima SK tersebut dari salah satu Notaris di Labuan Bajo, Selasa (26/10/2021) siang.
"Koperasi Tiba Meka Mandiri Labuan Bajo secara resmi telah terdaftar di Kemenkumham Republik Indonesia. Dan hari ini, kami (para pendiri KTMM, red) sudah mendapatkan legal standingnya berupa Surat Keputusan (SK) dari Kemenkumham Republik Indonesia," ujar pria yang biasa disapa Louis itu.
Sebelum SK. Kemenkumham ini diterbitkan oleh pemerintah pusat, jelas Louis, tentu saja kami (para pendiri koperasi) telah melewati berbagai proses/tahapan berupa diskusi dan dinamika yang menyita cukup banyak waktu dan tenaga. Namun kata dia, kami merasa sangat senang dan bersyukur karena perjuangan kami selama ini, hasilnya telah kami peroleh hari ini.
"Kami telah melewati banyak tahapan serta menyita waktu dan tenaga sebelum SK. Koperasi ini diterbitkan oleh Kemenkumham RI. Dan hari ini, seluruh perjuangan tersebut telah terjawab dan membuahkan hasil yang memuaskan," jelas Ketua Koperasi KTMM itu dengan penuh antusias.
Koperasi yang sudah mengantongi NIK (Nomor Induk Koperasi) 5315010090017 itu, lanjut Louis merupakan koperasi pertama di Labuan Bajo yang akan bergerak di bidang usaha jasa pelayanan kepariwisataan. Koperasi ini bakal berbeda dengan jenis koperasi pada umumnya yang ada di Manggarai Barat selama ini.
"Koperasi ini akan fokus pada bidang usaha jasa pelayanan kepariwisataan. Dan ini merupakan koperasi pertama dan satu-satunya koperasi yang bergerak di bidang jasa pelayanan khususnya di sektor pariwisata," kata Louis.
Louis juga menambahkan, dasar pemikiran terbentuknya koperasi ini dalam rangka menjemput peluang usaha di bidang jasa pelayanan kepariwisataan di Manggarai Barat, apalagi daerah ini, ungkap Louis, telah disematkan sebagai destinasi pariwisata super premium oleh pemerintah pusat.
"Pemerintah pusat telah membaptis daerah ini menjadi 'super premium tourism destination'. Ini berarti banyak peluang usaha di sektor pariwisata yang bisa digarap oleh Koperasi Tiba Meka ini ke depannya," ujar pria lulusan Politeknik El-Bajo Commodus itu.
Louis juga berharap agar kehadiran KTMM di Labuan Bajo akan memberi manfaat secara ekonomi bagi seluruh anggota terutama para pelaku pariwisata lokal yang akan bergabung ke koperasi ini. Sehingga warga Manggarai Barat tidak menjadi orang asing di daerahnya sendiri, atau 'long ata lonto, lonto ata long'.
Secara terpisah, saat media ini menghubungi Sekretaris KTMM Jefry Hampu juga membenarkan bahwa SK dari Kemenkumham tentang pendirian Koperasi Tiba Meka Mendiri secara resmi telah diterima para pendiri koperasi hari ini.
"Betul sekali, SK tersebut telah kami terima hari ini dari Notaris," jawabnya singkat via pesan WA.
Selain itu, kata Jefry, dalam waktu dekat para pendiri akan melakukan sowan ke beberapa dinas terkait untuk memperkenalkan koperasi ini, sambil menunggu dokumen penting lainnya yang akan diterbitkan Pemda setempat.
"Kami akan berkunjung ke beberapa instasi terkait dalam waktu dekat, seraya menunggu legalitas lainnya yang diterbitkan oleh Pemda Mabar," tutup pria lulusan Unika St. Paulus Ruteng itu. (Richard Bon)


Berita Lainnya
Dahulu Rusak, Kini Bawah Laut Calabai di NTB Memesona
Akibat Asap Pekat, Belum Ada Pesawat Berani Mendarat di Pekanbaru
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
PAW Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat, Hasbi Resmi Dilantik
DPR Restui Kemenag Pakai Dana Haji APBN untuk Atasi Corona
NX Max Adventure Dumai Adakan Kegiatan Cinta Lingkungan
Gauli Pacarnya yang Masih Dibawah Umur Sampai Hamil, Pemuda di Kampar Dijemput Polisi di Rumahnya
Cabuli Anak Dibawah Umur, Kakek Asusila Diancam Hukuman 15 Tahun
Aktivis GAMARI Soroti Proyek Green House Pekanbaru, Yunus: Sebelum Kami Layangkan Laporan, Mohon Ditindak
Sekdes Margasari: Panitia Pilkades Sudah Dalam Tahapan DPT
Apical Dumai Rayakan RGE Founder Day 2024 dengan Beragam Kegiatan Sosial dan Lingkungan
Hadiri Musrenbang RKPD Riau 2024, Bupati Rohil Minta Perbaikan Infrastruktur Jalan