Warga Desa Dah Dambakan Jalan Aspal Sepanjang 500 Meter
SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Warga Desa Dah, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam mendambakan jalan aspal hanya sepanjang 500 meter.
Sebelumnya pihak warga desa itu mendirikan pagar sekolah berbahan dari pelepah sawit. Kini warga Desa Dah itu sangat mendambakan jalan sepanjang 500 meter agar segera diaspalkan.
Disampaikan Rusdi, Plt Sekdes Desa Dah ke awak media ini. Kami warga Desa Dah sangat berharap kepada pemerintah Kota Subulussalam melalui dinas PUPR agar segera merealisasikan pengaspalan jalan tersebut.
"Jalan sepanjang 500 meter ini yang belum di aspalkan, dan setiap harinya warga berlalu lalang melintasi akses jalan ini," kata Rusdi
Ditambahkannya bahwa Jalan itu berada di tengah-tengah pemukiman warga, hingga hampir setiap harinya jika musim hujan Sering terjadi warga yang jatuh melintasi akses jalan tersebut.
"Mirisnya di setiap sore anak-anak yang pergi mengaji di balai pengajian kampong dah. sering tidak sampai, hingga pulang kerumah dikarenakan terpleset dalam lumpur,"tambahnya.
Rusdi juga membeberkan bahwa sudah sering menyampaikan ke instansi masing-masing yang terkait, pada saat musrenbang kecamatan.
Dilansir dari pemberitaan media ini, pada, Sabtu (21/8/2021) lalu. Bahagia Maha mengatakan kiranya pemko, melalui dinas PUPR Kota Subulussalam, agar menyelesaikan pembangunan yang sudah diawali semasa pemerintahan terdahulu, seperti ruas jalan Desa Dah.
Menurut Bahagia Maha yang sebagai wakil rakyat dari dapil 3 kecamatan Rundeng-Longkib itu, mumpung daerah kita masih mendapatkan dana Otsus dari pemerintah pusat, gunakanlah dana Otsus itu untuk pembangunan secara merata di Kota Subulussalam. (*)
Penulis: Juliadi


Berita Lainnya
Polda Sumbar Gelar "Anugerah Kapolda Sumbar 2022"
Camat Lembah Gumanti Dampingi Bupati Kabupaten Solok dalam Pengukuhan KAN Nagari Aie Dingin
Sambut HUT BRIMOB Ke 76, Batalyon C Jalin Kerja Sama dengan PMI Subulussalam
Wow! Ogek Zal Modif Roda Dua Untuk Pengangkutan Hasil Panen Warga
Terkait Amukan Gajah Liar, Kades Kapa Sesak Layangkan Surat ke BKSDA Aceh
Bupati: Kita akan Koordinasi dengan Pihak PLN
Benarkah PT MSSB Serobot Tanah Warga Sepadan?
Tarif Masuk Objek Wisata Pulau Dua Dinilai Beratkan Pengunjung
Terkait Guru Honorer, Dinas Pendidikan Kota Subulussalam Dinilai Sangat Sepele
Inspektur: Ini Surat Pernyataan Kades Lae Ikan Terkait APBDes
Warga Persoalkan Ganti Rugi dan Kompensasi PLN di Aceh Singkil
MKKS SMA/Sederajat Di Bireuen Gelar Pelatihan Skenario Pembelajaran Dimasa Pandemi Covid-19