IPA Subulussalam Buka Puasa Bersama dengan 40 Anak Yatim
SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Inspirasi Pemuda Aktif (IPA) menggelar buka puasa bersama dengan 40 orang anak yatim sekaligus menyerahkan penyantunan di Masjid Agung Kota Subulussalam, Selasa (27/4/2021).
Jauh hari, Inspirasi Pemuda Aktif (IPA) membuka donasi ke publik, IPA mendapat dukungan masyarakat dengan berhasil mengumpulkan rasa syukur kepada relawan yang telah berdonasi.
"Alhamdulillah ya, atas izin Allah. Usaha teman-teman tidak sia-sia dan terimakasih kepada semua orang baik yang turut membantu sesama dibulan yang suci ini," ungkapnya
Hal senada juga disampaikan Ketua Umum IPA Rahmad Haikal, bahwa kegiatan ini adalah tugas kita bersama antar sesama pemuda agar terus aktif turun ke masyarakat, salah satunya anak yatim ini adalah tanggung jawab kita bersama.
"Sudah menjadi kewajiban kita mengasihi anak yatim, ayolah kita tunjukkan semangat pemuda, mumpung kita masih muda ini," ajak Rahmad Haikal.
ia juga berharap, dengan diselenggarakan kegiatan ini dapat menginspirasi orang banyak supaya terus berlomba dalam kebaikan. (*)
Penulis : Hanafi


Berita Lainnya
Ditengah Pandemi Covid-19, Pemko Subulussalam Usulkan Empat Unit Mobil Dinas
Tujuh Unit Rumah dan Dua Rusak Ringan di Lalap Sijago Merah
Kunjungi Korban Kebakaran di Singgersing, Dewita Karya Terima Keluhan Warga
Prof.DR.Ir.H.Abdullah Puteh Bertemu Ramah Bersama Ratusan simpatisan masyarakat Kota Langsa
Rapat Konsolidasi DPD, DPC Partai NasDem Se-Kota Subulussalam Dihadiri Muslim Ayub
Kapolda Sumbar: Tugas Rutin Tetap Dilaksanakan, Kinerja Kepolisian Tidak Turun
Ini Tanggapan Kapolres Subulussalam Terkait Laporan Masyarakat Dugaan Ijazah Palsu Di Pilmukim
Optimis Empat Kursi, Dedy: PKS Terbukti Memprioritaskan Kepentingan Masyarakat
Penerapan Larangan Mudik Lebaran di Sumbar, Ini Kata Kabid Humas
Jaringan Telkomsel di Pedesaan Kabupaten Simeulue Sulit di Akses
Mari Donasikan Bantuan Melalui Yayasan Generasi Peduli Sungai Nanam
MKKS SMA/Sederajat Di Bireuen Gelar Pelatihan Skenario Pembelajaran Dimasa Pandemi Covid-19