Pandemi Covid-19, Penginapan Ilegal Diduga Tetap Marak Beroperasi
Bireuen, PantauNews.co.id - Penginapan ilegal dimasa pandemi Covid-19 diduga tetap marak beroperasi, para pengusaha ini melakukan bisnis mereka secara diam-diam. Para pengusaha tersebut diduga telah menerima tamu dari zona merah dari luar Provinsi Aceh dengan waktu berkisar antara jam 18.30 WIB hingga menjelang magrib.
Lokasi penginapan gelap itu dari amatan salah seorang masyarakat Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Syarif (58) berada disela-sela bangunan walet pada pusat kota Bireuen. Hal ini terlihat jelas pada saat mereka keluar dipagi hari dari penginapan berkisar jam 6.30 hingga jam 8.00 WIB.
Kasus seperti ini sudah lama berlangsung namun menurut Syarif, Pemerintah Kabupaten Bireuen tidak tegas menyikapi persoalan ini. Kabupaten Bireuen saat ini sudah menampung 141 lebih kasus positif Covid-19 hal ini seperti disampaikan oleh juru bicara Satgas Covid-19 Bireuen, Husaini SH MM.
Menyikapi kasus penginapan gelap menerima tamu dimasa pandemi Covid-19, Kadinkes Bireuen dr Irwan A Gani saat dihubungi melalui selulernya beberapa waktu lalu mengatakan tentang penertiban sebaiknya awak media koordinasi dengan Kasatpol PP dan WH, untuk saat ini mereka sendiri belum bisa ditemui.
Terkait hal ini, Syarif, Kamis (08/10/2020) kepada awak media ini mengatakan bahwa seharusnya Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Tim Satgas Covid-19 dalam menjalankan tugasnya tidak jalan ditempat, seharusnya siapa saja yang melanggar protkes Covid-19 wajib ditindak tegas tanpa ada alasan apapun, sebab kondisi seperti ini bisa memudahkan penularan terhadap Covid -19 semakin meluas, sehingga mata rantai covid-19 di Kabupaten Bireuen mustahil untuk dilakukan pemutusan.
Lemahnya kinerja Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Tim Satgas Covid-19 yang telah dibentuk sebelumnya sangat disesalkan oleh Syarif beserta masyarakat Bireuen pada umumnya. (*)
Penulis: Hendra


Berita Lainnya
Kunjungi Bocah Bocor Jantung di Bener Meriah, Haji Uma Tanggung Biaya Selama di Jakarta
Sertijab Camat Lembah Gumanti Berlangsung dengan Penuh Khidmat
Kakanwil Kemenkumham Aceh Tinjau UKK Tapaktuan
Kapolsek Simpang Kiri Pantau Banjir di Kampong Subulussalam Timur
Harga Tomat Melonjak, Cabe dan Bawang Merah Ikut Naik
Teuku Riefky Harsya Kembali Salurkan Beasiswa PIP di Kota Subulussalam
Warga Persoalkan Ganti Rugi dan Kompensasi PLN di Aceh Singkil
Kapolda dan Forkopimda Sumbar Buka Lomba Sumdarsin Anak Usia 6-11 Tahun
Ini Jadwalnya! Seleksi PPPK Disdikbud Kota Subulussalam Segera Dilaksanakan
Terkait Banjir, Kapolsek Tapan Himbau Warga Agar selalu Waspada
Spanduk Bertuliskan "Pick up 2,7 Ton Jurus Jitu Pokja Untuk Tuan" Terpasang di Kota Subulussalam
DPRK Subulussalam Gelar Rapat Paripurna Pengantar Rancangan Qanun 2020