• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News
  • Dumai

Bansos Covid 19

Terdaftar Sebagai Penerima PKH dan tidak Menerima Bantuan,Samsiah Juga Tidak Mendapat Bantuan Covid -19

PantauNews

Rabu, 15 Juli 2020 22:11:07 WIB
Cetak

Dumai, PantauNews.co.id – Program Keluarga Harapan (PKH) yang diluncurkan pemerintah pusat sebagai upaya penanggulangan kemiskinan ternyata masih banyak kelemahan. Sudah 7 tahun atau sejak 2013, wanita janda dua orang anak ini sudah terdaftar sebagai salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), namun sama sekali belum pernah mendapatkan bantuan.

Samsiah yang hidup sebagai pencari nafkah tunggal sejak ditinggal suaminya meninggal dunia, warga RT 01, Kelurahan Gurun Panjang, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai menuturkan bahwa dirinya pernah didata oleh petugas untuk dimasukkan sebagai penerima manfaat PKH, Selasa, 14/7/2020.

“Memang saya pernah didata sejak tahun 2013, tetapi sampai saat ini saya tidak mengetahui bagaimana kelanjutannya. Malahan saya diberitahu oleh pihak kelurahan bahwa saya masuk penerima PKH,” ungkap Samsia.

TERKAIT
  • PDI Perjuangan Kota Dumai melaksanakan Bakti Sosial Dalam Rangka Memperingati Hari Lahir Pancasila
  • DPW PKS Provinsi Riau dan Partai Demokrat Dumai Bangun Komunikasi
  • Arif Fadhilah Mundur dari ASN dan Siap Hadapi Petahana

Janda yang bekerja serabutan ini mengetahui saat dirinya mengajukan sebagai penerima bantuan sosial dampak COVID-19. Dirinya sangat terkejut, saat diketahui bahwa namanya masuk sebagai penerima manfaat PKH. Diketahui awalnya, pada tahun 2017 nama Samsiah ada dua muncul di RT 01 dan RT 02 dan ternyata hanya RT 02 yang diaktifasi dan sedangkan di RT 01 namanya tidak terdaftar.

Perasaan kecewa Samsiah, timbul ketika melihat warga yang ada dilingkungannya menerima bantuan PKH. Padahal, yang menerima bantuan itu masih tergolong lebih mapan secara ekonomi dibandingkan dengannya. Ditambah lagi, namanya juga ditolak sebagai penerima bantuan dampak COVID-19 baik di kelurahan maupun di Dinas Sosial.

“Jadi sejak kapan saya menerima saya tidak tahu. Apa memang sudah sejak tahun lalu atau memang dari tahun ini. Karena ATM maupun rekening PKH-nya warnanya seperti apa, saya tidak tahu, karena memang tidak pernah pegang,” paparnya.

Ketika dikonfirmasi Koordinator Daerah Pendamping PKH Kota Dumai Hadi Setiawan diruangan kerjanya, Selasa, 14/7/2020, menyebutkan bahwa hal ini pernah dilaporkan oleh Ketua RT 01 Gurun Panjang.


“Kita sudah menyurati Kementerian Sosial dan ada sebanyak 265 penerima manfaat belum memiliki buku rekening serta ATM,” sebut Hadi.

Hadi juga menambahkan saat ini dari data penerima manfaat PKH di Kota Dumai ada pengajuan tambahan kuota dari Kemensos RI sebelumnya 5.081 KPM menjadi 6.046 KPM. Permasalahan ini, Hadi telah menyurati pihak kementerian sosial kembali dan harapannya agar cepat terproses.

“Kita mendapat kouta tambahan dari kemensos dan kami sudah mengajukan data tambahan,” tambah Hadi.

Hadi juga menyebutkan, bahwa PKM PKH yang seharusnya juga menerima program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ternyata ada juga yang tidak menerima. Hal ini juga telah dikoordinasikan, karena seyogyanya penerima manfaat PKH juga penerima program BPNT.

Terkait data penerima manfaat BPNT di Kota Dumai, Multisari Fatra, Korda BPNT Kota Dumai saat dikonfirmasi, Rabu, 15/7/2020 belum dapat dimintai keterangan.

“Penerima PKH otomatis penerima BPNT, tetapi penerima BPNT belum tentu termasuk penerima PKH,” tukas Hadi.

Samsiah yang bekerja sebagi buruh harian lepas disalah satu perkebunan di Kelurahan Gurun Panjang ini juga tinggal di barak perkebunan. Dirinya yang tinggal dipermukinan mess perkebunan, sangat sulit untuk bersosialisasi sehingga baru mengetahui saat adanya bantuan sosial dampak COVID-19.

Karena terdaftar sebagai peserta penerima manfaat PKH, maka Samsiah tidak mendapat bantuan jaringan pengaman sosial COVID-19 yang disalurkan Pemerintah Kota Dumai. Samsiah berharap agar apa yang menjadi haknya dapat diberikan kepadanya.

“Harapannya agar uang bantuannya program PKH sejak 2013, segera diberikan kepadanya,” harapnya.


 Editor : Dedi Saputra

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Melihat Nasib BLT Pekerja Tak Terdaftar BP Jamsostek

6 Kali Raih WTP Serta DID, Pemkab Bireuen Kaji Ulang Kembali Kinerja SKPK

Xiaomi Mi 10 dan 10 Pro akan Meluncur Akhir Bulan ini

Habib Bahar Kembali Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan

Syamsuar: Jangan Sampai Sudah Sarjana, tapi Keahlian Tak Ada

Kader HMI Cabang Dumai Akan Dilantik.

Ruas Jalan Watu Cie-Deno Sangat Strategis Bagi Peningkatan Ekonomi Warga

OTT Yan Piet Moso, Hingga Blundernya Mendagri Tito Karnavian

Dugaan Tak Menggantongi SIPA, Penyedia Air Bersih ini 'Nekad' Bangun Sumur Bor Tanpa Izin

Partisipasi Aktif Dalam Menjaga Lingkungan, Pertamina Raih Penghargaan Walikota Dumai

PT Timah Tbk Gelar Pekan Sehat di Empat Wilayah Dalam Memperingati HUT Ke 47

Pekerjaan Saluran Air Di Bugel Mas Indah Kota Tangerang Diduga Malah Akibatkan Banjir

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 906 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 365 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1192 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 934 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved