• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Edukasi
  • Pekanbaru

Siswa Miskin Tetap Diberikan Sekolah Gratis Pada Sekolah Swasta Melalui BOSDA

PantauNews

Kamis, 16 Juli 2020 09:12:30 WIB
Cetak

Pekanbaru, PantauNews.co.id - Dinas Pendidikan Provinsi Riau melalui Sekretaris Dinas Pendidikan, Ahyu Suhendra, mengimbau kepada masyarakat Riau, terutama siswa yang mendaftar jalur afirmasi dan tidak diterima di sekolah Negeri, akan tetap bisa bersekolah sesuai dengan program pemerintah wajib belajar 12 tahun.

Ahyu menjelaskan, bahwa siswa miskin tetap akan diberikan sekolah gratis pada sekolah swasta. Dimana Pemerintah juga telah memberikan solusi dengan memberikan dan Bosda, kepada sekolah swasta sebesar Rp400 ribu persiswa. Sesuai dengan arahan Gubernur, dengan cara pemberian Bosda bagi swasta.

“Jadi terkait dengan pemberitaan yang anak yatim yang terancam putus sekolah, kami telah memberikan solusi. Dari awal sudah disampaikan tidak ada anak-anak Riau yang putus sekolah. Sekarang kan ada Bosda yang Rp400 ribu persiswa bagi sekolah swasta,” jelas Ahyu, Senin (13/7/2020).

“Jadi siswa miskin apalagi anak yatim akan kami usahakan sekolahnya tetap gratis di swasta, melalui dana Bosda untuk swasta yang ada di Riau. Bisa saja kami masukkan ke sekolah swasta yang sudah punya nama. Tapi sekarang ini saya juga belum mendapatkan berapa banyak siswa kita yah tidak diterima di sekolah negeri setelah PPDB ini,” kata Ahyu.

Dijelaskam Ahyu, pihaknya dalam waktu dekat ini akan mengumpulkan seluruh sekolah swasta, untuk membicarakan sekolah gratis bagi siswa tidak mampu, termasuk biaya uang pembangunan dan biaya lainnya dari sekolah swasta, melalui anggaran Bosda yang telah tersedia.

“Segera kita kumpulkan sekolah swasta yang ada di Riau, berapa mereka sanggup menerima siswa miskin, yang biaya sekolahnya gratis lewat Bosda. Misalnya mereka sanggup menampung 15 persen, yah kita masukkan, dan berapa biaya sekolah siswa miskin yang miskin ini,” jelas Ahyu.

“Untuk sekolah Negeri, kita juga masih mendata, sekolah mana saja yang masih bisa menampung siswa dan kuotanya masih kurang. Memang saat ini kuota sekolah negeri banyak yang sudah full. Nah nantikan ada solusi lain, seperti sekolah SMA atau SMK kuotanya bisa ditambah, tapi kekurangan meubelernya. Nah kekurangan meubelernya bisa saja kita tambah, jadi dicarikan solusinya,” kata Ahyu lagi.

Sebelumnya diberitakan, mulai hari ini, seluruh siswa sudah memulai pelajaran tahun ajaran baru, dengan sistem daring di masa pandemi Covid-19. Tapi bagi Riyan, anak yatim yang tinggal di Rumbai ini terancam putus sekolah, karena hingga saat ini belum juga ada negeri yang mau menerimanya untuk masuk di jalur afirmasi atau siswa miskin.

Riyan hanya menerima pasrah dengan kondisi ibunya yang hanya tukang ojek, dan menghidupi 3 adik-adiknya yang duduk dibangku SD dan SMP, tak akan mampu menyekolahkannya di sekolah swasta. Kini Riyan hanya berharap bantuan dari Gubernur Riau, agar ia bisa sekolah di sekolah SMK negeri yang ditujunya.

“Saya sangat ingin sekali melanjutkan sekolah, tapi apa daya ibu saya hanya tukang ojek, ayah saya sudah meninggal dunia. Saya sudah mendaftar di SMK 7 Pekanbaru dengan jalur afirmasi saat PPDB lalu, tapi hanya waktu dua hari nama saya hilang,” kata Riyan.

“Saya mencoba lagi mendaftar ke SMK 5, sama lewat jalur afirmasi, tapi di akhir-akhir pendaftaran nama saya kembali hilang. Padahal pada saat pendaftaran terakhir dan penutupan pendaftaran nama saya masih ada. Mau masuk sekolah swasta ibu saya bilang tidak ada biaya, kini saya berharap kepada pak Gubernur mau memasukkan satu nama saya di sekolah Negeri,” harap Riyan.

Dikatakan Riyan, ia banyak membaca berita bahwa Pemerintah Provinsi Riau akan menggratiskan sekolah bagi siswa tidak mampu. Namun kenyatannya yang diterimanya tidak seperti yang dikatakan pemerintah Provinsi Riau. Ternyata siswa miskin seperti dirinya yang juga anak yatim tidak bisa sekolah di sekolah negeri yang katanya tidak berbayar.

“Mewah, mewah yang dikatakan Gubernur ternyata memang hanya untuk yang mewah saja. Bukan bagi kami siswa miskin dan yatim ini. Saya hanya mengandalkan surat miskin dari RT, RW dan Lurah, ternyata tak diterima,” cerita Riyan


Sumber: Cakaplah


 Editor : Dedi Saputra

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Gelar Wisuda XVI, STT Dumai 'Cetak' 104 Sarjana Lulusan Terbaik

Catatkan Sejumlah Kinerja Gemilang di Tahun 2021, PT KPI RU Dumai Diganjar 4 Penghargaan Pada Ajang Refinery Award

KKN UMT Bantu Program RW 03 Cimone Jaya Karawaci Tangerang

Peduli Lingkungan, Polres Rohil Giatkan Program Green Policing dengan Menanam Pohon di Sekolah

Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau

Test PWI Riau, Wartawan Dumai Rio Danger Masuk 5 Besar Lulusan Terbaik

Kolaborasi Pemko Dumai dan STIA Lancang Kuning, Bahas Rencana Tenaga Kerja Daerah 2025-2029

Ambil Peran Bangun Generasi dan Menginspirasi, Pertamina Energi Negeri Sambangi 2 Sekolah di Dumai

Pengamat Pendidikan Riau Nilai Pembangunan Gedung SMKN 2 Pinggir Sesuai Perencanaan

Gandeng LAZ MHC, PT KPI RU Dumai Gelar Pelatihan Welder dan Safety

Wahyudi El Panggabean Lulus Uji Kompetensi Pembicara Publik oleh BNSP, Jakarta

Wartawan Sharing Terkait Jurnalistik pada Ajang Penguatan Kelembagaan Bawaslu Rohil

Terkini +INDEKS

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera di Dumai

29 April 2026
Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadhli Pimpin PWI Rohil Periode 2026-2029
29 April 2026
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
29 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP
28 April 2026
Dugaan Kelalaian Serius PT Ivo Mas Tunggal Resmi dilaporkan, Sikap Tegas Dinantikan
28 April 2026
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat

Dibaca : 1095 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1028 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 381 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1216 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 738 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved