• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Riau
  • Dumai

Nama Terpampang di Papan Pengumunan, Tetapi DT dan Ibunya Pulang Tanpa Membawa Paket Bantuan

PantauNews

Rabu, 03 Juni 2020 22:10:00 WIB
Cetak


Dumai (PantauNews.co.id) – Bantuan Non DTKS (Daftar Terpadu Keluarga Sejahtera) tahap pertama gelombang kedua telah disalurkan melalui kelurahan se-Kota Dumai. Penyerahan bantuan Non DTKS dari hasil kaloborasi dana APBD Provionsi Riau dan APBD Kota Dumai, secara simbolis diserahkan oleh Walikota Dumai Zulkifli AS di Kecamatan Dumai Kota, tepatnya di Kelurahan Laksamana, Selasa kemarin (02/06/2020).

Informasi yang diterima awak media ketika penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di Kelurahan Laksamana, ada dugaan kejanggalan dalam penyaluran bantuan. Ada 2 KK yang namanya telah terdata sebagai penerima Bansos, tetapi ‘dipending’ oleh pihak kelurahan bersama PSM. Padahal, mekanisme pendataan pada gelombang kedua ini, sudah sesuai prosedur dan datanya lolos dari Dinas Sosial Kota Dumai.

“Katanya data kami dipending karena ibu saya masih menerima pensiunan dari tempat bekerja ayah saya dulu. Terus, saya juga ikutan terpending, karena saya masih bekerja,” ungkap DT, salah satu warga RT 02 Kelurahan Laksamana yang enggan namanya dipublikasikan, Rabu (03/06/2020).

Selanjutnya, DT juga menceritakan bahwa dirinya dicegat dan diintograsi salah satu petugas yang diduga PSM Kelurahan Laksamana. Data dirinya beserta ibunya jelas terpampang di papan pengumuman, DT yang tidak ingin berdebat dan langsung pulang dengan nada kesal.

Profesi DT adalah tenaga keamanan outsoursing disalah satu perusahaan CPO yang baru diterima bekerja beberapa bulan lalu dan sedangkan ibunya seorang janda istri pensiunan ASN dengan golongan biasa. DT merasa diri dan ibunya dipermainkan dengan cara penyaluran bantuan yang hampir terdengar keluhan diseluruh masyarakat Kota Dumai.

“Ibu saya sempat marah-marah di Kantor Lurah dan mengatakan apabila memang benar dia tidak berhak dan tolong dihapus namanya,” cerita DT lagi.

Ketika dikonfirmasi Lurah Laksamana Sutino diruangan kerjanya mengatakan, bahwa dirinya sudah mengetahui perihal tersebut dan kami sedang melakukan kroscek kembali terkait kategori penerima Bansos.

“Memang 2 KK tersebut kami pending dan selanjutnya kita koordinasikan dulu dengan Pak Camat dan beserta Tim 5 sebagai tim verifikasi. Kami tidak mau ambil resiko dan nantinya akan menjadi masalah,” kata Lurah Laksamana.

Informasi yang terangkum, penerima bantuan dampak COVID-19 Kota Dumai tidak ada penyebutan bahwa pensiunan ASN atau BUMN yang masih menerima aliran dana negara tidak berhak dan layak sebagai penerima bantuan.

DT berharap jangan ada dugaan tebang pilih dalam penyaluran bantuan COVID-19 yang notabene hampir seluruh masyarakat terimbas dampaknya. Dugaan ketimbangan dalam penyaluran sebelumnya pada gelombang pertama dan dengan dibukanya kembali gelombang kedua, seharusnya pihak kelurahan lebih memahami dan jangan sampai masyarakat dibuat seperti ‘bola’.

“Saya sudah pertanyakan kepada kenalan salah satu pejabat di Kota Dumai, katanya pekerja tetap yang memiliki penghasilan diatas UMP dan layak yang tidak dapat masuk dalam pendataan. Selanjutnya, seorang pensiunan ASN yang menerima dibawah UMP, menurutnya sah-sah saja dimasukan datanya,” beber DT mengutip penyataan kenalannya.     

Penulis: Edriwan


 Editor : Dedi Saputra

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Sosialisasi Green Policing, Polsek Simpang Bersama Guru dan Murid SDN 03 Simpang Kanan Tanam Bibit di Sekolah

Jelang Ramadhan, Wabup dan Kapolres Rohul Lakukan Pemusnahan Barang Bukti

Ajak Tim Gakkum LHK Pusat, KNPI Riau Siap Fasilitasi Menuju Desa di Gunung Sahilan Kampar

H. Paisal: Semoga LMPP Marda Riau Berkontribusi Untuk Dumai Lebih Baik

Pergantian 24 Pjs Penghulu di Rohil: Isu Netralitas ASN atau Manuver Politik Pilkada?

Polres Dumai Pasang Spanduk Himbauan Sebagai Sarana Edukasi Warga

PPKM Kembali Diperpanjang Hingga 14 Juni

Puncak HBP Ke-59, Lapas Pasir Pengaraian Ikuti Upacara Secara Virtual

Sudah Ketuk Palu, APBD Perubahan Segera Diajukan ke Pemprov Riau

Kapolres Rohul AKBP Budi Dampingi Bupati Pimpin Rakor Penanganan Karhutla Tahun 2023

Kapolres Rohul Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musholla Ar-Rohani Serta Peresmian Pendopo BBM

Zulfendy Ikut Bertarung Memperebutkan Kursi Ketua KONI Inhu

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 547 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1183 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved