• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Riau

Mahasiswa Meminta Kapolda Mundur, Jika Tidak Mampu Atasi Masalah Kabut Asap di Riau.

PantauNews

Selasa, 17 September 2019 14:37:00 WIB
Cetak


Pekanbaru (Pantaunews.co.id) - Beberapa perguruan tinggi di Riau yang tergabung dalam Gerakan 17 September  melakukan demonstrasi di depan Mapolda Riau, ribuan massa gabungan mahasiswa riau ini  akhirnya membubarkan diri selepas Maghrib, Selasa (17/09/19). Namun sebelum membubarkan diri, massa berjanji akan kembali melakukan demo jika kabut asap masih ada meracuni udara di Riau.

"Kami tetap meminta Kapolda untuk mundur karena tidak bisa menangani masalah kabut asap ini. Kalau (kabut asap) masih ada, kami pasti akan kembali lagi dengan jumlah yang lebih banyak," ujar salah seorang mahasiswa saat menyampaikan orasinya melalui pengeras suara.

Sementara itu, demo yang berlangsung selama dua jam lebih itu sendiri sempat berlangsung ricuh ketika mahasiswa memaksa masuk ke Polda Riau. Akibatnya gerbang Mapolda Riau roboh dan terjadi dorong-dorongan antara mahasiswa dengan polisi yang bertugas melakukan pengamanan.

Bahkan 7 personel polisi harus mengalamai luka-luka dan dirawat di RS Bhayangkara karena terinjak dan terpukul saat berusaha menghalau mahasiswa masuk. Polisi pun akhirnya bertindak tegas dengan melepakan gas air mata ke arah mahasiswa.

Insiden ricuh yang menyebabkan 7 polisi terluka itu dibenarkan juga oleh Wakapolda Riau, Brigjen Pol Wahyu Widada. Menurutnya, meski ada personelnya yang luka-luka, namun ia melihat hal itu biasa karena sudah menjadi resiko tugas yang harus diemban. Nantinya personel yang terluka itupun pasti akan diobati sampai sembuh dan bisa bertugas kembali.

"Luka-luka biasa. Kita (personel Polda Riau) ada 3, Polresta ada 4. Jadi totalnya ada 7 anggota kita yang luka. Sudah resiko dari tugas, dorong-dorongan, kegenjet (pagar). Ada sedikit gesekan tadi, itu hal yang wajar, nanti kita obati," singkatnya.

Sumber : Riauterkini.com


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

PT KPI RU Dumai Gelar Temu Media di Pekanbaru

Bantah Penyalahgunaan Helikoper BNPB, Syamsuar: Mana Mungkin Keperluan Partai

Jelang Hari Raya Idul Fitri, PT Sumber Kencana Inhu Bagikan Bingkisan Sembako

Ridayanti SH dan Kawan- Kawan Jangkau Daerah Bencana, Dari Brandan, Sibolga Hingga Ke Aceh Tamiang

Kadinsos Sebut Ada 1152 NIK Data KPM sedang Divalidasi Disdukcapil Dumai

JPU Bantah Tuduhan Indikasi Kriminalisasi Penegak Hukum Kepada Terdakwa Kades Teluk Aur

Sambut Kepulangan 18 Mahasiswa Rohul dari Sudan, Pemda dan Baznas Rohul Bantu Transportasi dari Pekanbaru ke Rohul

HUT ke-77 TNI 2022, Kodim 0302/Inhu Gelar Panggung Prajurit di Objek Wisata Danau Raja Rengat

Kapolres Inhu Minta Satpam Bank Ingatkan Nasabah Gunakan Jasa Pengamanan

Mantan Aktivis Ini Minta Hendry Wijaya Bertanggungjawab

Thermal "Robocop" Canggih Untuk Tangani Covid-19, Smart Helmed Polda Riau

Kemenkominfo RI Gelar Webinar Series III di Pekanbaru

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 792 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 362 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1191 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 932 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved