• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

BMKG menjelaskan Indonesia berpotensi bencana Gempa dan Tsunami

PantauNews

Ahad, 21 Oktober 2018 13:58:00 WIB
Cetak

PantauNews - Jakarta , Dengan bertebarnya isu gempa susulan  yang akan terjadi di beberapa daerah indonesia ,Kepala Badan Meteorologi,Klimatologi,dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati angkat bicara untuk meluruskan kabar tersebut.
Beliau mengatakan potensi gempa bukan hanya terjadi di Surabaya dan Madura namun bisa terjadi di sebagian besar  wilayah indonesia karna indonesia berada pada lingkaran cincin api pasifik yang terbentuk oleh lempengan tektonik aktif.

"cincin api pasifik adalah zona berbentuk tapal kuda dan menjadi zona serbuk gempa paling aktif di dunia.Bukan hanya indonesia,negara lain seperti Jepang,Taiwan dan Selandia baru juga masuk dalam cincin api tersebut," ucapnya memberi penjelasan di kantor BMKG jakarta jumat (19/10/2018)

Dwikarita menghimbau supaya masyarakat untuk lebih pro aktif dalam bekerjasanma dengan pemerintah dan stakeholder lainnya dalam mempersiapkan upaya migitasi bencana gempa dan Tsunami.

"Jangan mudah terpengaruh oleh isu isu yang di buat oleh pihak yang sengaja membuat kegaduhan dan kecemasan," ujarnya

Dwikarita mengatakan upaya mengurangi resiko bencana dapat dilakukan dengan mengedukasi masyarakat tentang cara penyiapan perlindungan dan keselamatan saat dan setelah gempa bumi terjadi.
Selanjutnya menurut beliau membangun bangunan dan infrastruktur yg tahan gempa,menetapkan tata ruang wilayah berbasis peta rawan bencana,menyiapkan jalur evakuasi,dan membangun Shalter untuk evakuasi vertikal dari ancaman Tsunami di daerah pantai

"Janagn lupa berdoa kepada allah untuk memohon perlindungan karna belum ada teknologi yang bisa mengetahui datangnya gempa dan Tsunami,"ucapnya.


sumber: BMKG 


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Total 313 Unit, 123 Halte di Pekanbaru Rusak Berat

Polres Dumai Ikuti Upacara Hari Bhayangkara Ke-74 Secara Virtual

Memaksimalkan Fungsi Surau Sebagai Tempat Pendidikan Dasar Karakter Anak Minang

Program CSR FILAGAM PT KPI Unit Sei. Pakning Kembali Raih Penghargaan di Tingkat Nasional

Ratna Serumpeat Berbohong Atas penganiayaan yang terjadi Pada Dirinya

Anggota DPRD PDI-P Dumai Andi Silitonga 'Tak Henti' Berbuat untuk Rakyat

Panglima TNI Dan Kapolri Resmikan Aplikasi Lancang Kuning Nusantara

Dua Orang Laka Kerja di PT MSSP Dumai Alami Luka Bakar

Kesal Tak Dipinjami Uang, Menantu Tega Bunuh Mertua

Warga Kelurahan Bukit Batrem Indikasi Terkena DBD.

Menag Kaji Larangan Cadar di Instansi Pemerintah, PBNU: Jika Positif Laksanakan

Presiden Jokowi Umumkan Kabinet Indonesia Maju

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved