Pasar Murah Digelar Koperasi Merah Putih Teluk Binjai, Warga Berburu Minyak Goreng di Tengah Harga Melonjak
PANTAUNEWS, DUMAI — Di tengah keluhan masyarakat atas kenaikan harga dan kelangkaan minyak goreng di pasaran, Koperasi Merah Putih Kelurahan Teluk Binjai Kota Dumai ,Riau mengambil langkah nyata dengan menggelar kegiatan pasar murah yang langsung disambut antusias warga.
Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada Jumat, 18 April 2026 hingga Minggu, 20 April 2026, dengan fokus utama penjualan minyak goreng bersubsidi yang ditawarkan dengan harga jauh lebih terjangkau dibanding harga pasar.
Sejak pagi hari, warga terlihat memadati lokasi kegiatan. Mereka rela antre demi mendapatkan kebutuhan pokok yang belakangan semakin sulit dijangkau. Kondisi ini mencerminkan tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, akibat fluktuasi harga bahan pokok.
Ketua Koperasi Merah Putih, Rita, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian koperasi terhadap kondisi masyarakat saat ini.
“Kami melihat langsung bagaimana masyarakat mulai kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga yang wajar. Karena itu, koperasi hadir untuk membantu meringankan beban mereka,” ujarnya.
Ia menegaskan, pasar murah ini tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan langkah konkret dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok di tingkat lokal.
Senada dengan itu, Sekretaris Koperasi, Rafi, menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi untuk memastikan ketersediaan stok selama kegiatan berlangsung, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan.
“Kami berupaya menjaga distribusi tetap merata dan tertib, agar semua warga memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan minyak goreng murah ini,” jelasnya.
Sementara itu, Bendahara Koperasi, Ales Saprijon , menyebutkan bahwa harga yang ditawarkan dalam pasar murah ini telah disesuaikan dengan kemampuan daya beli masyarakat, tanpa mengesampingkan keberlanjutan operasional koperasi.
Langkah yang dilakukan Koperasi Merah Putih ini dinilai sebagai bentuk respon cepat terhadap situasi pasar yang tidak stabil. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sinyal bahwa peran koperasi di tingkat kelurahan masih sangat relevan sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.
Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala, bahkan diperluas ke komoditas lain yang juga mengalami kenaikan harga. Jika tidak, kekhawatiran akan semakin tingginya beban hidup masyarakat bisa menjadi persoalan yang lebih serius ke depan.
Dengan kondisi harga minyak goreng yang cenderung tidak menentu dan mulai langka di pasaran, inisiatif seperti ini bukan hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Berita Lainnya
Tingginya Permintaan Tanaman Hias Aglonema, Sri Rahayu: Ini Namanya Rezeki Ditengah Pandemi Corona
Sekitar 200 Produk UKM Riau Dipromosikan Via Jual.Buy.com
Berdayakan Kelompok Wanita, PT KPI RU Dumai bersama Posyandu Sehati dan PKK Dumai Timur Buka Stand Pengumpulan Jelantah
Di Hari Ke 5 Tim satgas Dlh Rohil Gercep Bersihkan Sampah di 3 Lokasi
Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG ke Masyarakat Aman
Tingkatkan Mutu Pembelajaran Dasar, Apical Group dan Tanoto Foundation Gelar Pelatihan Guru di Dumai
Kunjungi kilang Dumai, Direktur Keuangan PT KPI Apresiasi Program GHK dan MCD
Bank Emas: Solusi Keuangan Masa Depan, Lindungi Nilai Mata Uang dan Investasi Masyarakat
Cetak Milestone di Kuartal II 2026, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Lifting LPG Reborn ke Depot LPG Dumai
Kelompok Nelayan Binaan CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Konsisten Panen Ikan Nila Salin, Wujud Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan Masyarakat Pesisir
Miliki Blok Rokan, Permigastara Sebut Training Center Migas Layak Ada di Riau
Tingkatkan Mutu Pembelajaran Dasar, Apical Group dan Tanoto Foundation Gelar Pelatihan Guru di Dumai