• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Internasional

Pejabat Kontraterorisme AS Mundur, Singgung Perang Iran Dipicu Tekanan Israel

PantauNews

Rabu, 18 Maret 2026 13:45:07 WIB
Cetak
Kepala Pusat Kontraterorisme Nasional (NCTC), Joe Kent

PANTAUNEWS, INTERNASIONAL - Keputusan mengejutkan datang dari lingkaran keamanan nasional Amerika Serikat. Kepala Pusat Kontraterorisme Nasional (NCTC), Joe Kent, resmi mengundurkan diri pada Selasa (17/3/2026), di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran. 

Pengunduran diri tersebut bukan sekadar pergantian jabatan biasa. Dalam pernyataan terbukanya, Kent menyampaikan kritik keras terhadap kebijakan perang yang sedang berlangsung. Ia mengaku tidak dapat, “dengan hati nurani yang baik,” mendukung operasi militer tersebut. 

Lebih jauh, Kent secara tegas menyebut bahwa Iran tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap Amerika Serikat. Pernyataan ini menjadi sorotan tajam, mengingat narasi resmi pemerintah selama ini justru menempatkan Iran sebagai ancaman strategis. 

Tak hanya itu, Kent juga menyinggung faktor eksternal yang dinilai berpengaruh besar terhadap keputusan perang. Ia menyebut adanya tekanan dari Israel serta kuatnya lobi politik di dalam negeri Amerika sebagai pendorong utama konflik. 

Pernyataan tersebut sontak memicu kontroversi. Pemerintah Amerika Serikat dengan cepat membantah klaim Kent, menegaskan bahwa keputusan militer didasarkan pada intelijen yang menunjukkan adanya ancaman nyata dari Iran. 

Sejumlah analis menilai pengunduran diri ini mencerminkan adanya perpecahan di internal pemerintahan terkait arah kebijakan luar negeri, khususnya dalam menangani konflik Timur Tengah. Langkah Kent dinilai sebagai bentuk protes terbuka yang jarang terjadi dari pejabat tinggi keamanan nasional. 

Di sisi lain, pernyataan Kent juga membuka ruang perdebatan publik yang lebih luas: apakah perang ini benar-benar didasarkan pada kepentingan keamanan nasional, atau justru dipengaruhi dinamika politik dan tekanan sekutu. 

Hingga kini, belum ada indikasi perubahan kebijakan dari pemerintah AS. Namun, mundurnya sosok kunci seperti Joe Kent berpotensi menjadi sinyal adanya ketegangan serius di balik layar pengambilan keputusan. 

Situasi ini diprediksi akan terus berkembang, seiring meningkatnya perhatian dunia terhadap konflik yang berisiko meluas dan berdampak global.

 


Sumber : Redaksi /  Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

TNI Bantu Penyelamatan Hingga Pemulangan 4 WNI Korban Penculikan Abu Sayyaf

Cegah Kasus Impor Corona, Thailand Setop Penerbangan Internasional Hingga Senin

Pandemi Covid-19 Ungkap Ketimpangan Sosial dan Kesehatan di AS

Presiden Kosovo Didakwa Lakukan Kejahatan Perang, Penyiksaan-Pembunuhan

Bakamla RI dan Turkish Coast Guard Sepakati Kerja Sama di Bidang Keamanan Maritim

Pemerintah Evakuasi Warga Indonesia dari Lebanon Akibat Situasi Konflik

Pimpin Delegasi Parlemen DPD RI, Haji Uma Ajak Jordania Jajaki Peluang Investasi Di Aceh

Bakal Diblokir di AS, TikTok Siap Tempuh Jalur Hukum

Pemerintah Evakuasi Warga Indonesia dari Lebanon Akibat Situasi Konflik

Ditengah Badai Corona,Trump Tetap Gelar Kampanye

TNI Bantu Penyelamatan Hingga Pemulangan 4 WNI Korban Penculikan Abu Sayyaf

Menkumham Promosikan Kebebasan Beragama Indonesia di Hadapan Anggota Parlemen Inggris

Terkini +INDEKS

Jum'at Curhat Kapolsek Sabak'auh Jalin Silaturahmi bersma Awak media dan Masyarakat

31 Juli 2026
Reses di Kelurahan Ratu Sima, dr. H. Sunaryo Serap Aspirasi Warga
30 Juli 2026
Peroses Hukum Persoalan PT.KIMI dan Kapal KM.Gading 2.di perairan Industri Tanjung Buton 4 nyawa melayang , Sampai Saat ini Belum Ada Kejelasan
30 Juli 2026
FSPMI Dumai Laporkan Mitra RS Awal Bros ke Pengawas Ketenagakerjaan, Diduga Bayar Upah di Bawah UMK dan Langgar Aturan Lembur
29 Juli 2026
Polres Dumai Musnahkan 30,80 Kilogram Sabu Jaringan Internasional, Selamatkan Lebih dari 155 Ribu Jiwa
29 Juli 2026
Aparat Bongkar Dugaan Penimbunan Miras Berpita Cukai Palsu Senilai Rp12,55 Miliar di Bali
29 Juli 2026
Bipartit Gagal Dua Kali, FSPMI Dumai Bawa Sengketa PHK PT Tridaya Dimensi Indonesia ke Disnaker
29 Juli 2026
PT ITA dan Pemkab Siak Tanam 5.000 Mangrove, Perkuat Kolaborasi Jaga Pesisir
28 Juli 2026
Ketua Petani Plasma Rohil Zulfakar Tuntut Kejelasan Data, Transparansi
28 Juli 2026
DKPP Dumai Luncurkan LENTERA, Inovasi Edukasi Pertanian untuk Cetak Generasi Petani Muda
28 Juli 2026

Terpopuler +INDEKS

PT KIMI Berdarah Ketua PWRI Kabupaten Siak desak Seluruh Pihak yang Melanggar Hukum Dipidana Biar Ada Efek Jera

Dibaca : 342 Kali
Dituding Alihkan Pokir ke Luar Dapil, Anggota DPRD Dumai Muhammad Al Ichwan Hadi Beri Klarifikasi
Dibaca : 314 Kali
Tebar Kepedulian di Jumat Berkah, JMSI Kota Dumai Berbagi Rezeki untuk Masyarakat
Dibaca : 247 Kali
Erwin Sitompul Sebut Data Kemendagri Membuktikan Program MBG Tidak Menurunkan PAD Riau, Justru Menghemat APBD Rp45 Miliar
Dibaca : 360 Kali
Dua Perusahaan Galangan Kapal di Siak Riau Kebanggan Bupati Afni.z di Hentikan, Dugaan Memanfaatkan Ruang Laut Tanpa Izin
Dibaca : 398 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved