• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Internasional

Pejabat Kontraterorisme AS Mundur, Singgung Perang Iran Dipicu Tekanan Israel

PantauNews

Rabu, 18 Maret 2026 13:45:07 WIB
Cetak
Kepala Pusat Kontraterorisme Nasional (NCTC), Joe Kent

PANTAUNEWS, INTERNASIONAL - Keputusan mengejutkan datang dari lingkaran keamanan nasional Amerika Serikat. Kepala Pusat Kontraterorisme Nasional (NCTC), Joe Kent, resmi mengundurkan diri pada Selasa (17/3/2026), di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran. 

Pengunduran diri tersebut bukan sekadar pergantian jabatan biasa. Dalam pernyataan terbukanya, Kent menyampaikan kritik keras terhadap kebijakan perang yang sedang berlangsung. Ia mengaku tidak dapat, “dengan hati nurani yang baik,” mendukung operasi militer tersebut. 

Lebih jauh, Kent secara tegas menyebut bahwa Iran tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap Amerika Serikat. Pernyataan ini menjadi sorotan tajam, mengingat narasi resmi pemerintah selama ini justru menempatkan Iran sebagai ancaman strategis. 

Tak hanya itu, Kent juga menyinggung faktor eksternal yang dinilai berpengaruh besar terhadap keputusan perang. Ia menyebut adanya tekanan dari Israel serta kuatnya lobi politik di dalam negeri Amerika sebagai pendorong utama konflik. 

Pernyataan tersebut sontak memicu kontroversi. Pemerintah Amerika Serikat dengan cepat membantah klaim Kent, menegaskan bahwa keputusan militer didasarkan pada intelijen yang menunjukkan adanya ancaman nyata dari Iran. 

Sejumlah analis menilai pengunduran diri ini mencerminkan adanya perpecahan di internal pemerintahan terkait arah kebijakan luar negeri, khususnya dalam menangani konflik Timur Tengah. Langkah Kent dinilai sebagai bentuk protes terbuka yang jarang terjadi dari pejabat tinggi keamanan nasional. 

Di sisi lain, pernyataan Kent juga membuka ruang perdebatan publik yang lebih luas: apakah perang ini benar-benar didasarkan pada kepentingan keamanan nasional, atau justru dipengaruhi dinamika politik dan tekanan sekutu. 

Hingga kini, belum ada indikasi perubahan kebijakan dari pemerintah AS. Namun, mundurnya sosok kunci seperti Joe Kent berpotensi menjadi sinyal adanya ketegangan serius di balik layar pengambilan keputusan. 

Situasi ini diprediksi akan terus berkembang, seiring meningkatnya perhatian dunia terhadap konflik yang berisiko meluas dan berdampak global.

 


Sumber : Redaksi /  Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Ditengah Badai Corona,Trump Tetap Gelar Kampanye

Bakamla RI Kunjungi Mabes Coastal and Maritime Guarda Civil Spanyol

Athan RI Sambut Kedatangan Pesawat CN 235-220 MPA di Senegal

Cegah Kasus Impor Corona, Thailand Setop Penerbangan Internasional Hingga Senin

Positif Covid-19, Mantan PM Italia Silvio Berlusconi Isolasi Mandiri

China Tolak Ucapkan Selamat kepada Joe Biden, Kenapa?

Family Lintas Negara Hadir Dan Bertaraf Internasional

Sah, Yasonna Berikan Paspor untuk WNI Keturunan Di Filipina

Athan RI Sambut Kedatangan Pesawat CN 235-220 MPA di Senegal

Positif Covid-19, Mantan PM Italia Silvio Berlusconi Isolasi Mandiri

Gila! Maguire Habiskan Rp 1,2 M di Bar Sebelum Ditangkap Polisi

Ditengah Badai Corona,Trump Tetap Gelar Kampanye

Terkini +INDEKS

Pejabat Kontraterorisme AS Mundur, Singgung Perang Iran Dipicu Tekanan Israel

18 Maret 2026
Polsek Sungai Sembilan Amankan Pelaku Pencurian Buah Sawit di Kelurahan Sungai Geniot
17 Maret 2026
Apical Wujudkan Kebersamaan Lewat Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Duma
17 Maret 2026
THR Dipotong Tanpa Pemberitahuan, Ratusan Guru ASN dan PPPK Geruduk Bank Riau Kepri Syariah Dumai
17 Maret 2026
Promosikan Produk Lokal, UMKM Rohil Turut Ambil Bagian Stand Bazar Provinsi Riau
17 Maret 2026
FSPMI Dumai dan Media Turun ke Jalan, Tebar Takjil dan Santunan untuk Kaum Dhuafa di Bulan Ramadan
16 Maret 2026
Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Mundur Setelah 6 Bulan, Joao Mota: Saya Belum Bisa Berkontribusi untuk Negara
15 Maret 2026
Pertamina Dumai Aktifkan Satgas RAFI 1447 H, Pastikan Pasokan Energi Aman Selama Ramadan dan Idulfitri
14 Maret 2026
KPK Tahan Mantan Menteri Agama Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji, Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar
12 Maret 2026
21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal
12 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Apical Wujudkan Kebersamaan Lewat Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Duma

Dibaca : 296 Kali
THR Dipotong Tanpa Pemberitahuan, Ratusan Guru ASN dan PPPK Geruduk Bank Riau Kepri Syariah Dumai
Dibaca : 1151 Kali
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
Dibaca : 276 Kali
Sepi Pengunjung, Pedagang Kampung Kuliner Bukit Gelanggang Terancam Gulung Tikar
Dibaca : 204 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 317 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved